Aku Istimewa Tuntunan Ibadah Anak 26 Juni 2022

13 June 2022

Tahun Gerajawi: Minggu biasa
Tema:
Karakter Keluarga Kristiani: Dipilih untuk melanjutkan

Bacaan Alkitab: Ulangan 31:1-8
Ayat Hafalan:Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (
Kolose 3:23)

Lagu Tema: Aku Bisa, Aku Pasti Bisa.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Yosua memiliki peran sebagai abdi Musa. Mungkin Yosua tidak memiliki kekuatan, kharisma, dan kekuasaan seperti Musa. Selama Musa memimpin Israel sebagai seorang nabi, Yosua senantiasa dekat sebagai seorang abdi/hamba/orang kepercayaan. Justru pengalaman-pengalaman selamat menjadi seorang abdi nabi Musa, karakter Yosua dibentuk.

Yosua memiliki karakter yang berbeda dengan Musa. Yosua lebih mengarah pada seorang organisator. Yosua memiliki pertimbangan yang berbeda dari seorang Musa. Yosua lebih mengarah kepada pemimpin militer. Selama kepemimpinan Musa, orang-orang Israel bergantung penuh kepada figur Musa, baik dari kepemimpinan, keputusan strategis sampai hal kecil yakni detail mendirikan kemah. Berbeda dengan Yosua, tatanan religius dan umat Israel sudah dimulai dalam era kepemimpinan Musa. Yosua lebih mengedepankan keberlangsungan Israel sebagai sebuah bangsa ditengah bangsa-bangsa lain selain Israel. Walaupun secara karakteristik sangat berbeda, Allah tetap menunjukkan karya, berkat dan jalanNya kepada bangsa Israel dalam kepemimpinan Yosua.

Seperti Musa dan Yosua,masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, sebagai pamong, kita juga pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Meskipun demikian Tuhan tetap memanggil kita untuk melayani di Kebaktian anak. Namun kita harus tetap menyadari bahwa kita memiliki keterbatasan, akhirnya waktu tidak berpihak pada kita, usia akan bertambah. Kita perlu kaderisasi terhadap para pemuda agar ketersediaan tenaga pamong untuk anak-anak terus ada di gereja kita. Diperlukan kerendahan hati untuk menyerahkan tongkat estafet ke generasi yang lebih muda. Kita perlu menanamkan kepercayaan diri kepada pemuda bahwa mereka bisa dan mampu juga menjadi pamong.

Seperti kita yang memiliki kekurangan dan kelebihan tapi Tuhan mau mempercayakan pelayanan Kebaktian Anak kepada kita demikian juga kita harus mempercayai para pemuda juga sanggup melakukannya. Para pamong perlu mengadakan pembinaan rutin kepada para pemuda agar ada pemuda yang bersedia menjadi pamong. Salah satunya pada waktu katekisasi calon sidi, selama katekisasi para calon sidi wajib mendampingi pamong sebagai syarat untuk dilayani sidi. Dengan pengondisian ini diharapkan pemuda terbiasa dalam pelayanan kebaktian anak. Mungkin ada yang mengeluh , wah sulit…di sini pemudanya gak aktif dll. Sebelum menjadi pesimis, yang penting adalah bahwa apapun yang kita lakukan, kita melakukannya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kol 3:23) maka kita akan mendapatkan hal yang berkualitas dari usaha kita yang sungguh-sungguh. Karena kesungguhan hati itu, Tuhan pasti akan memberkati usaha kita. Regenerasi adalah berkat bagi GKJW.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kisah penunjukan Yosua sebagai pengganti Musa.

Alat Peraga:  Pamong menyiapkan gambar di bawah ini:

Pendahuluan
Hallo selamat pagi, anak-anak semua. Bagaimana kabarnya pagi ini semua baik-baik saja bukan ? pagi ini kita akan bersama-sama mendengarkan cerita tentang Musa dan Yosua. Siapa ? Musa dan Yosua…benar. Sekali lagi ya, siapa? Musa dan Yosua.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Musa mengatakan kepada bangsa Israel bahwa dia tidak giat lagi karena umurnya 100 tahun

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Musa menunjuk Yosua yang akan menggantikan dirinya memimpin bangsa Israel

(Pamong menunjukkan gambar 3)

Jadi Musa merasa sudah tidak kuat karena sudah tua, dan Yosua yang ditunjuk menggantikan Musa juga bersedia.

Penerapan
Yosua jauh lebih muda dari Musa, tetapi dia luar biasa. Seperti anak-anak semua, masih muda dan luar biasa. Ada yang bisa menyanyi, ada yang pandai membaca Alkitab, semua pandai berdoa, anak-anak luar biasa. Anak-anak akan seperti Yosua juga suatu saat nanti ketika dewasa. Yang suka menyanyi terus latihan supaya semakin hebat, yang suka menggambar juga terus berlatih menggambar. Semakin hari maka kalian akan semakin terampil. Kalian sungguh istimewa dan luar biasa.

Aktivitas: Menyusun kata YOSUA

Bahan dan Alat:

  • Gambar Musa memilih Yosua
  • Lem, pensil warna atau crayon

Bahan: Tulisan YOSUA di cetak besar. Dipisah perhuruf. Gambar dibawah ini diperbesar dicetak di kertas HVS. Anak-anak diminta menyusun dan menempelkan huruf-huruf nama YOSUA di kotak-kotak yang tersedia dan diwarnai. Kertas peraga ada di CD alat peraga.

Contoh:


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan kisah penunjukan Yosua sebagai pengganti Musa .
  2. Anak dapat menunjukkan sikap yang harus Yosua lakukan dalam memimpin bangsa Israel.
  3. Anak dapat menunjukkan sikap mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Alat Peraga: Pamong menyiapkan gambar yang terdapat di Alat Peraga BALITA

Pendahuluan
Hallo selamat pagi, anak-anak semua. Bagaimana kabarnya pagi ini semua baik-baik saja bukan ? pagi ini kita akan bersama-sama mendengarkan cerita tentang Musa dan Yosua.

Inti Penyampaian:

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Musa mengatakan kepada bangsa Israel bahwa dia tidak giat lagi karena umurnya 100 tahun

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Musa menunjuk Yosua yang akan menggantikan dirinya memimpin bangsa Israel

(Pamong menunjukkan gambar 3)

Jadi Musa merasa sudah tidak kuat karena sudah tua, dan Yosua yang ditunjuk menggantikan Musa juga bersedia.

Yosua jauh lebih muda dari Musa, tetapi dia luar biasa. Seperti anak-anak semua, masih muda dan luar biasa. Ada yang bisa menyanyi, ada yang pandai membaca Alkitab, semua pandai berdoa, anak-anak luar biasa. Anak-anak akan seperti Yosua yang dipilih Tuhan menggantkan Musa, suatu saat nanti ketika dewasa Tuhan juga akan mempercayakan tugas-tugas kepada anak-anak semua.

Diberi tanggungjawab menggantikan Musa bukanlah hal yang mudah bagi Yosua. Karena Yosua harus memimpin bangsa yang besar yaitu Israel. Coba anak-anak baca Alkitab lagi. Apa ya yang menjadi kunci kepemimpinan Yosua ? apa kata Musa kepada Yosua ? ya benar :
Yosua diminta tidak kuatir dan percaya jika Tuhan menyertai Yosua memimpin bangsa Israel.

Penerapan
Dalam kehidupan sehari-hari anak-anak juga mungkin menghadapi banyak tantangan, seperti pelajaran sekolah yang kadang tidak mudah, menghadapi guru, teman-teman dan orang tua. Banyak hal dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menghadapi semua itu ada yang merasa bisa ada yang merasa kesulitan. Yang perlu diingat adalah kita memiliki Tuhan Yesus yang menyertai kita. Yosua diminta Musa untuk percaya kepada Tuhan, bahwa ia akan disertai Tuhan dalam memimpin bangsa Israel. Tetapi tentu saja dalam menjalankan tugas kita, apapun itu harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia ( Kol 3 :23), maka banyaknya tantangan dapat kita hadapi dengan baik. Jka kalian sekolah dengan belajar sungguh-sungguh karena kalian merasa bahwa sekolah ini kalian lakukan seperi untuk Tuhan maka kalian akan melakukan yang terbaik dengan belajar sungguh-sungguh.

Aktivitas
Bahan : kertas manila , spidol berwarna, foto diri, lem.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menjelaskan kisah penunjukan Yosua sebagai pengganti Musa.
  2. Anak dapat menunjukkan sikap yang harus Yosua lakukan dalam memimpin bangsa Israel.
  3. Anak dapat menunjukkan sikap mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Alat Peraqa: Pamong menyiapkan gambar yang terdapat di Alat Peraga BALITA

Pendahuluan
Hallo selamat pagi, anak-anak semua. Bagaimana kabarnya pagi ini semua baik-baik saja bukan ? pagi ini kita akan bersama-sama mendengarkan cerita tentang Musa dan Yosua.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Musa mengatakan kepada bangsa Israel bahwa dia tidak giat lagi karena umurnya 100 tahun

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Musa menunjuk Yosua yang akan menggantikan dirinya memimpin bangsa Israel

(Pamong menunjukkan gambar 3)

Jadi Musa merasa sudah tidak kuat karena sudah tua, dan Yosua yang ditunjuk menggantikan Musa juga bersedia.

Yosua jauh lebih muda dari Musa, tetapi dia luar biasa. Seperti anak-anak semua, masih muda dan luar biasa. Ada yang bisa menyanyi, ada yang pandai membaca Alkitab, semua pandai berdoa, anak-anak luar biasa. Anak-anak akan seperti Yosua yang dipilih Tuhan menggantkan Musa, suatu saat nanti ketika dewasa Tuhan juga akan mempercayakan tugas-tugas kepada anak-anak semua.

Diberi tanggungjawab menggantikan Musa bukanlah hal yang mudah bagi Yosua. Karena Yosua harus memimpin bangsa yang besar yaitu Israel. Coba anak-anak baca Alkitab lagi. Apa ya yang menjadi kunci kepemimpinan Yosua ? apa kata Musa kepada Yosua ? ya benar :
Yosua diminta tidak kuatir dan percaya jika Tuhan menyertai Yosua memimpin bangsa Israel.

Penerapan
Dalam kehidupan sehari-hari anak-anak juga mungkin menghadapi banyak tantangan, seperti pelajaran sekolah yang kadang tidak mudah, menghadapi guru, teman-teman dan orang tua. Banyak hal dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menghadapi semua itu ada yang merasa bisa ada yang merasa kesulitan. Yang perlu diingat adalah kita memiliki Tuhan Yesus yang menyertai kita. Yosua diminta Musa untuk percaya kepada Tuhan, bahwa ia akan disertai Tuhan dalam memimpin bangsa Israel. Tetapi tentu saja dalam menjalankan tugas kita, apapun itu harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia ( Kol 3 :23), maka banyaknya tantangan dapat kita hadapi dengan baik. Jka kalian sekolah dengan belajar sungguh-sungguh karena kalian merasa bahwa sekolah ini kalian lakukan seperi untuk Tuhan maka kalian akan melakukan yang terbaik dengan belajar sungguh-sungguh.

Aktivitas
Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok, mendiskusikan bebarpa pertanyaan ini :

  1. Apa isi pesan Musa kepada Yosua ?
  2. Berikan beberapa contoh sikap kalian yang mengandalkan Tuhan!
  3. Mengapa kalian mengandalkan Tuhan?

 

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak