Yesus Kembali ke Sorga Tuntunan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 26 Mei 2022 untuk Anak

16 May 2022

Tahun Gerejawi: Kenaikan Tuhan Yesus
Tema: Kenaikan Tuhan Yesus

Bacaan Alkitab: Lukas 24: 50-53
Ayat Hafalan:Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” (Yohanes 14:3)

Lagu Tema: Yesus Naik ke Sorga

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Yesus tidak pergi dalam keadaan sedih, melainkan dalam keadaan penuh kasih. Dia meninggalkan berkat-Nya bersama para murid: Ia mengangkat tangan-Nya, sebagaimana yang dilakukan Imam Besar saat memberkati bangsanya (Imamat 9:22). Hal ini menunjukkan bahwa Ia mengasihi orang-orang milik-Nya sampai pada kesudahannya. Walaupun kini Dia terpisah ragaNya dengan para murid, tetapi berkat-Nya tetap ada bersama dengan mereka. Sekarang tugas para murid adalah mengabarkan Injil dan berbagi berkat kepada dunia. Bukan hanya untuk mereka saja, tetapi supaya dianugerahkan dalam nama-Nya kepada semua orang yang percaya kepada-Nya melalui perkataan mereka. Sebab, oleh-Nya semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

Demikian juga para murid Yesus. Mereka tidak bersedih ditinggal Yesus, sebab berkat Yesus telah tercurah atas mereka. Para murid kembali ke Yerusalem dengan hati dipenuhi sukacita. Para murid kembali ke Yerusalem untuk menerima pencurahan Roh Kudus sebagai penggenapan jaji Yesus.

Refleksi untuk Pamong

  1. Tugas dan tanggung jawab pelayanan Yesus di dunia (sebagai manusia) telah selesai, tetapi berita Injil Yesus Kristus harus tetap didengungkan. Sebagai murid-murid Yesus, kita mempunyai tugas meneruskan pelayanan itu yaitu menjadi berkat bagi dunia, terutama pada anak-anak yang kita layani setiap minggu.
    Anak-anak juga berhak mendapatkan berkat dari Tuhan Yesus oleh sebab itu para Pamong harus memastikan anak-anak mendapatkan berkat dari Tuhan dengan mendapatkan pelayanan yang terbaik dari para Pamong.
  2. Yesus tidak meninggalkan umat-Nya begitu saja tetapi Dia memberikan berkat-Nya yang akan senantiasa menyertai umat-Nya. Memang kita tidak sempurna sebagai manusia, tetapi Tuhan menginginkan kita menjadi sempurna (Matius 5:48). Berkat Tuhan akan menuntun kita menuju kesempurnaan, oleh sebab itu kita harus berjuang dengan sungguh-sungguh untuk menuju kesempurnaan. Keputus-asaan dan kegagalan akan mengikuti kita menjadi sempurna, tetapi bangkit dan berjalan lagi melakukan yang terbaik adalah cara yang tepat untuk menjadi sempurna.

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah Yesus naik ke sorga

Alat Peraga: Pamong menyiapkan alat peraga di bawah ini:

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Nina sudah tinggal 5 tahun di kota Surabaya. Selama tinggal di Surabaya, ia mempunyai sahabat 3 orang yaitu Sashi, Riani dan Tasya. Mereka telah bersahabat sejak Nina masuk di sekolah itu. Meskipun mereka beberpa kali pernah bertengkar, tetapi persahabatan mereka tetap berlangsung baik.

Ayah Nina seorang tentara. Kali ini ayah Nina akan dipindah tugas ke Sumatera. Hati Nina sangat sedih karena berpisah dengan teman-temannya. Demikian juga Sashi, Riani dan Tasya sangat sedih karena harus berpisah dari Nina.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Perpisahan selalu membuat kita sedih karena kita tidak akan bertemu untuk beberpa waktu, apalagi kita sudah akrab dengan teman. Seperti yang dialami Nina dan teman-temannya. Mereka sangat sedih karena harus berpisah. Meskipun sekarang sudah ada HP dan bisa saling bertemu lewat HP, tetap saja perpisahan itu membuat Nina dan teman-temannya bersedih.

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan,
Cerita kita hari ini juga tentang perpisahan seperti perpisahan Nina dengan teman-temannya, tetapi ada bedanya. Apa ya bedanya. Yuk…kita simak cerita selanjutnya.

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Ini adalah gambar tentang Yesus yang mengajak para murid-Nya keluar kota. Yesus mengaja mengajak para murid-Nya ke luar kota sebab Ia hendak meninggalkan para murid-Nya. Lho…Yesus mau ke mana ya? Yach….Yesus akan pergi meninggalkan mereka setelah 3 tahun lamanya Yesus dan para murid-Nya selalu bersama-sama. Yesus akan kembali ke Surga, tempat-Nya berasal

(Pamong menunjukkan gambar 2)

Sebelum Yesus kembali ke surga, Ia memberkati para murid-Nya.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Meskipun para murid berpisah dengan Yesus, mereka tidak bersedih, seperti teman-teman Nina yang ditinggalkan oleh Nina. Para murid malah dipenuhi dengan hati yang gembira. Mengapa para murid tetap gembira meskipun ditinggal oleh Yesus? Karena para murid yakin bahwa Yesus tetap ada di dalam hati mereka. Apalagi mereka akan meneruskan tugas yang telah dilakukan Yesus yaitu : Memberitakan Injil pada semua orang. Itulah yang membuat gembira hati para murid.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Hari ini kita memperingati hari kenaikan Tuhan Yesus, hari di mana Yesus meninggalkan para murid untuk kembali ke surga. Memang…para murid tidak bisa lagi melihat tubuh Yesus karena Yesus tidak lagi bersama-sama mereka, tetapi semangat Yesus untuk memberitakan Injil selalu ada bersama-sama dengan para murid. Itulah yang membuat para murid tidak bersedih berpisah dengan Yesus.

Kita juga tidak pernah melihat Yesus, tetapi semangat untuk memberitakan Injil juga ada dalam hidup kita. Yach…Yesus ada dalam hati kita. Dengan memperingati

hari kenaikan Tuhan Yesus, kita diingatkan untuk tidak lupa memberitakan Injil melalui kata-kata yang sedap didengar, hati yang gembira menolong orang lain, mudah tersenyum jika bertemu dengan orang lain, tidak mudah marah dan selalu setia dekat dengan Tuhan melalui doa dan ibadah.

Yuk…kita menyanyi: Yesus Naik Ke Surga dengan hati yang gembira.

Aktivitas
Pamong mengajak anak-anak menempel gambar “Yesus naik ke Surga” pada kertas manila yang berbentuk hati.
Bahan-bahan yang perlu disiapkan :

  1. Kertas manila berbentuk hati. Buatlah sejumlah anak
  2. Memperbanyak gambar Yesus memberkati para murid
  3. Lem dan tusuk sate

TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah Yesus naik ke sorga

Alat Peraga:  Alat Peraga bisa dilihat pada Alata Peraga BALITA

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Nina sudah tinggal 5 tahun di kota Surabaya. Selama tinggal di Surabaya, ia mempunyai sahabat 3 orang yaitu Sashi, Riani dan Tasya. Mereka telah bersahabat sejak Nina masuk di sekolah itu. Meskipun mereka beberpa kali pernah bertengkar, tetapi persahabatan mereka tetap berlangsung baik.

Ayah Nina seorang tentara. Kali ini ayah Nina akan dipindah tugas ke Sumatera. Hati Nina sangat sedih karena berpisah dengan teman-temannya. Demikian juga Sashi, Riani dan Tasya sangat sedih karena harus berpisah dari Nina.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Perpisahan selalu membuat kita sedih karena kita tidak akan bertemu untuk beberpa waktu, apalagi kita sudah akrab dengan teman. Seperti yang dialami Nina dan teman-temannya. Mereka sangat sedih karena harus berpisah. Meskipun sekarang sudah ada HP dan bisa saling bertemu lewat HP, tetap saja perpisahan itu membuat Nina dan teman-temannya bersedih.

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan,
Siapa yang pernah mengalami berpisah dengan teman-teman bermain seperti cerita di atas? (Beri waktu anak-anak menjawab). Jika pernah, bagaimana perasaanmu ketika berpisah dengannya? Senag, sedih atau biasa-biasa saja.
Pada umumnya, perpisahan membuat orang bersedih karena perpisahan membuat kita tidak lagi bertemu dalam waktu tertentu. Cerita kita hari ini juga tentang perpisahan seperti perpisahan Nina dengan teman-temannya, tetapi ada bedanya. Apa ya bedanya. Yuk…kita simak cerita selanjutnya.

(Pamong menunjukkan gambar 1)

Ini adalah gambar tentang Yesus yang mengajak para murid-Nya keluar kota. Yesus mengaja mengajak para murid-Nya ke luar kota sebab Ia hendak meninggalkan para murid-Nya. Lho…Yesus mau ke mana ya? Yach….Yesus akan pergi meninggalkan mereka setelah 3 tahun lamanya Yesus dan para murid-Nya selalu bersama-sama. Yesus akan kembali ke Surga, tempat-Nya berasal.

(Pamong menunjukkan gambar 2).

Sebelum Yesus kembali ke surga, Ia memberkati para murid-Nya.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Meskipun para murid berpisah dengan Yesus, mereka tidak bersedih, seperti teman-teman Nina yang ditinggalkan oleh Nina. Para murid malah dipenuhi dengan hati yang gembira. Mengapa para murid tetap gembira meskipun ditinggal oleh Yesus? Karena para murid yakin bahwa Yesus tetap ada di dalam hati mereka. Apalagi mereka akan meneruskan tugas yang telah dilakukan Yesus yaitu : Memberitakan Injil pada semua orang. Itulah yang membuat gembira hati para murid.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Hari ini kita memperingati hari kenaikan Tuhan Yesus, hari di mana Yesus meninggalkan para murid untuk kembali ke surga. Memang…para murid tidak bisa lagi melihat tubuh Yesus karena Yesus tidak lagi bersama-sama mereka, tetapi semangat Yesus untuk memberitakan Injil selalu ada bersama-sama dengan para murid. Itulah yang membuat para murid tidak bersedih berpisah dengan Yesus, malah sebaliknya mereka sangat bersukacita. Apalagi Tuhan
Yesus telah memberi berkat pada mereka untuk meneruskan tugas memberitakan Injil.

(Pamong dapat menunjukkan gambar 3)

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Yesus adalah Tuhan yang senantiasa kita rasakan baik kasih dan kuasaNya. Yach…Yesus ada dalam hati kita. Karena ada di dalam hati kita, Maka hidup kita harus bisa memberitakan kasih Yesus bagi yang lainnya. Dengan memperingati hari kenaikan Tuhan Yesus, kita diingatkan untuk tidak lupa memberitakan Injil. Lalu….bagaimana caranya kita memberitakan Injil Yesus Kristus? Saya punya beberapa contoh gambar di bawah ini dan berilah pendapatmu (Pamong dapat menyiapkan gambar-gambar yang lain):

Melalui gambar-gambar ini kita bisa belajar apa yang dapat kita lakukan untuk memberitakan Injil karena tugas memberitakan Injil juga diberikan pada kita semua meskipun kalian masih kecil.

Yuk…kita menyanyi: Yesus Naik Ke Surga dengan hati yang gembira.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:
1. Anak dapat menceritakan kembali kisah Yesus naik ke sorga
2. Anak dapat memberikan contoh mengabarkan Injil dalam kehidupan sehari-hari

Alat Peraga:
Pamong dapat menyiapkan alat Peraga di bawah ini dan Pamong dapat menambahkan atau mencari gambar lain yang sesuai:

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Firman Tuhan hari ini kita awali dengan mendiskusikan gambar yang telah saya siapkan. Setiap kelompok akan mendiskusikan 1 gambar dalam kelompoknya lalu dipresentasikan di hadapan kita semua (Pamong dapat membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok sesuai dengan gambar yang disiapkan oleh Pamong. Beri anak-anak waktu 10 menit untuk berdiskusi)

Okey… waktu sudah habis. Silahkan masing-masing kelompok mempresentasi-kan hasil diskusi kelompoknya.

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Dari gambar-gambar tadi, manakah yang menunjukkan sikap memberitakan Injil? Yach…betul. (pamong dapat menunjukkan lagi gambar-gambar yang dipilih oleh anak-anak yang menunjukkan sikap memberitakan Injil) Ternyata…. .memberitakan Injil dapat kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika di rumah, di jalan, di sekolah, bermain dengan teman-teman dan di manapun kita berada.

Memberitakan Injil adalah perintah yang disampaikan oleh para murid-Nya ketika Yesus hendak meninggalkan para murid-Nya untuk kembali ke sorga. Yuk…kita baca firman Tuhan hari ini yang terambil dari Lukas 24:50-53 dan Matius 28:18-20.

Setelah Yesus bangkit dari kematian, Yesus tidak langsung meninggalkan para muird. Selama 40 hari Yesus masih bersama-sama dengan para murid-Nya. Yesus mau menguatkan hati para murid agar mereka tidak takut untuk memberitakan Injil. Setelah 40 hari tinggal bersama-sama dengan para murid setelah kebangkitan-Nya, tibalah saatnya Yesus harus kembali ke sorga. Yesus memberkati para muird-Nya sebelum naik ke surga. Dengan berkat dari Yesus itulah, para murid kembali ke Yerusalem dengan gembira. Mereka tidak bersedih ketika berpisah dengan Yesus, malah sebaliknya mereka kembali ke Yerusalem dengan wajah yang gembira.

Selama menunggu kedatangan Roh Kudus, para murid berada di Bait Allah dan memuliakan Allah. Mereka mempersiapkan diri untuk memberitakan Injil Yesus Kristus.

Penerapan
Anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,
Memberitakan Injil itu tidak mudah. Banyak tantangan atau hambatan yang akan kita alami, tetapi kita tidak boleh menyerah dan putus asa untuk memberitakan Injil sebab banyak orang membutuhkan pertolongan untuk bisa bebas dari jerat dosa. Tentu sebagai teman, kita tidak ingin membiarkan teman terjerumus pada hal-hal yang buruk sehingga mereka mendapat hukuman dari Tuhan.

Nah…sekarang. Saya akan membagikan tabel tentang hambatan atau tantangan yang dihadapi ketika kalian mengabarkan Injil Yesus Kristus (Pamong membagikan tabel di bawah ini. Minta anak-anak mengisi hambatan atau tantangan apa yang mereka alami ketika mengabarkan Injil Yesus di rumah, di sekolah dan di gereja).

Renungan Harian

Renungan Harian Anak