Daud di Nob Pancaran Air Hidup Junior 11 Mei 2022

11 May 2022

Bacaan: 1 Samuel 21: 1-9
Nats:Maka sekarang, apa yang ada padamu? Berikanlah kepadaku lima roti atau apapun yang ada.” (1 Samuel 21:3)

Riana sedang asyik makan kue bersama ibunya di teras rumah. Kemudian datanglah seorang anak yang menawarkan dagangan sama persis dengan kue yang sedang dimakan oleh Riana. Riana memandang ibunya. Lalu ibu bertanya pada anak yang sedang menawarkan dagangannya, “berapa harganya nak perbiji?”. Jawab anak itu, “seribu rupiah perbiji”. Lalu ibu menjawab, “Baiklah. Saya beli 10 biji ya.” Riana memperhatikan dengan
seksama wajah anak tersebut. Wajah anak itu berseri-seri. Ibu memberikan uang 10 ribu pada anak itu. Dan anak itu berlalu.

Setelah anak itu berlalu, bertanyalah Riana pada ibunya, “Ibu, kenapa ibu membel jajan yang sama dengan ibu buat hari ini”. Jawab ibu, “Dia anak yang hebat. Mau bersusah payah membantu orang tuanya. Ibu kasihan jika jajan itu tidak habis. Dan kau tahu wajah anak itu”. Jawab Riana, “Ya. Aku tahu. Wajahnya sangat berseri-seri. Dia bahagia sekali.” Sambil mengelus rambut Riana, ibu berkata, “Kita hanya memberi pertolongan kecil saja. Dan sangat menyenangkan jika kita bisa berbagi. Maka jangan lupa berbagi sebab berbagi membuat kita bahagia. Sekecil apapun”. Riana mengangguk mendengar nasihat ibu.

Demikian juga yang dilakukan oleh imam Ahimelek ketika menolong Daud yang sedang kelaparan. Rupanya Daud tidak membawa bekal dengan cukup karena dikejar-kejar oleh Saul. Meskipun imam Ahimelekh tidak mempunyai roti yang banyak, dia tetap mau berbagi pada Daud. Yuk…kita belajar berbagi dengan apa yang kita miliki. Berbagi tidak usah menunggu kita punya banyak dan berlebihan. Karena berbagi bisa dilakukan sekarang dengan apa yang kita miliki.

Kebaikan apa yang sudah kau lakukan sepanjang minggu ini? ….

Doaku:Tuhan Yesus, aku berdoa untuk teman-temanku yang berjuang membantu orang tuanya dengan berjualan. Berilah rejeki secukupnya, Amin.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak