Bacaan: 1 Samuel 21:10-15
Nats: “Sebab itu ia berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan berbuat pura-pura gila di dekat mereka.” (1 Samuel 21:13)
Dalam bacaan ini, kita melihat Daud melarikan diri sampai ke Gat. Sesampainya di Gat, ternyata pegawa-pegawai Akhis, raja Gat, mengenali Daud. Lalu apa yang dilakukan Daud agar ia tidak dikenali? Tulislah jawabanmu pada selembar kertas.
Yang dilakukan Daud: …
Sungguh kasihan ya Daud. Ia harus pergi jauh dari hadapan Saul yang sangat membencinya. Daud harus melarikan diri dari satu tempat ke tempat lain agar nyawanya selamat.
Teman-teman, melalui bacaan ini kita dapat belajar jika kita membenci orang maka kita telah membuat orang lain menjadi sengsara. Mungkin teman yang kita benci tidak akan berlari jauh dari kita, tetapi dia pasti akan bingung bersikap ketika bertemu dengan kita. Mari kita perhatikan nasihat yang terdapat dalam 1 Yohanes 2:11:
“Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan.
Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.”
Jika saat ini kamu sedang membenci teman, maka kamu harus segera meminta maaf sebab orang yang membenci menurut Rasul Yohanes hidup dalam kegelapan. Tentu tidak enak hidup dalam kegelapan. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah gelap. Jika kita hidup dalam kegelapan maka kita tidak bisa melihat kebaikan-kebaikan Tuhan, seperti yang terjadi pada Saul tidak bisa melihat kebaikan-kebaikan yang dilakukan Daud. Sungguh sayang!
Doaku: “Ya Tuhan berikanlah kemampuan kepadaku, agar tidak membenci. Aku ingin hidup dalam terang, Amin.”