Janji Kasih Setia Pancaran Air Hidup 8 April 2022

8 April 2022

Bacaan: Yesaya 54 : 9 – 10 ǀ Pujian: KJ. 370 : 1, 2
Nats:Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.” (Ayat 10).

Dalam hidup kita sebagai manusia tentunya kita sering berjumpa, mendengar, atau mengatakan secara langsung tentang sebuah janji. Entah itu janji kepada keluarga, sahabat, rekan kerja, atau bahkan kepada diri sendiri. Yang menarik di dalam janji itu adalah seringkali kita mudah untuk mengatakannya, namun di satu sisi yang lain kita pun juga diperhadapkan kepada sebuah tantangan akan komitmen untuk memegang teguh janji tersebut. Pada akhirnya pada keterbatasan dan kelemahan kita sebagai manusia, kita akan diuji seberapa jauh kita berkomitmen pada janji yang kita ucapkan.

Bacaan kita pada hari ini mengajarkan kepada kita betapa besar janji setia Allah kepada kita. Keadaan dunia digambarkan dengan situasi dan keadaa yang penuh dengan berbagai bencana besar, tetapi Tuhan Allah selalu setia dengan janji-Nya untuk selalu mengiringi dan menyertai umat-Nya setiap saat. Janji Allah itu tetap untuk selama-lamanya, sekalipun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang. Janji Allah tidak akan pernah berubah dalam menaungi setiap kehidupan umat-Nya. Semua yang telah Tuhan tata dan persiapkan dalam kehidupan umat-Nya senantiasa membawa rancangan yang penuh dengan kebaikan bagi semua orang.

Melalui firman Tuhan saat ini, kita diajak untuk mengupayakan dan menepati semua janji yang kita ucapkan. Dari apa yang telah kita ucapkan melalui janji-janji kita itu tentunya akan terwujud jika kita memegang teguh dan menepati janji kita tersebut. Tentu kesemuanya itu akan membuahkan kebaikan dalam setiap kehidupan kita. Kita memang manusia yang lemah, yang terkadang seringkali lupa dan mengingkari janji kita kepada Tuhan dan sesama kita, tetapi percayalah ketika dengan tulus hati, kita memohon kepada Tuhan untuk dikuatkan dan dimampukan dalam memenuhi janji-janji kehidupan kita, niscaya Tuhan akan menolong dan memampukan kita dalam mewujudkan janji-janji kita. Amin. [cito].

“Janji yang manis, Kau tak’ ku lupakan.”

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak