Bacaan: Keluaran 3 : 1 – 12
Nats: “Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.”(Keluaran 3 : 2)
Selama hidupnya, Musa pernah melarikan diri ke tanah Midian dan tinggal di sana selama 40 tahun. Pada suatu hari, Musa sedang menggembalakan kambing domba Imam Yitro. Tiba-tiba ia melihat sebuah peristiwa aneh, yaitu semak duri yang penuh nyala api tapi tidak terbakar. Wah, ajaib ya? Musa sangat terkejut dengan peristiwa itu. Ditambah lagi, ia bisa mendengar langsung suara Tuhan Allah yang mengutusnya. Iya, Musa diutus Tuhan untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.
Saat ini, kita juga dapat mendengarkan suara Tuhan yang berbicara pada kita. Bagaimanakah caranya? Tuhan dapat berbicara melalui ayat-ayat di Alkitab atau melalui perkataan dari orang tua. Jadi, itulah sebabnya kita harus taat pada orang tua kita. Karena taat kepada orang tua juga berarti taat kepada Tuhan.
Sekarang dengarkanlah suara Tuhan melalui ayat Alkitab di Amsal 1 : 8. Lengkapi kalimat di bawah ini lalu jadikan ayat hafalan ya.
Hai ______ , dengarkanlah _______ ayahmu, dan janganlah menyiakan-nyiakan ajaran ______ .
Doa: “Ya Tuhan, ajarilah aku untuk selalu taat dan patuh kepada ayah dan ibu yang selalu menyayangiku. Amin.”