Merawat Binatang Tuntunan Ibadah Anak 6 Februari 2022

24 January 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Penciptaan
Tema: Binatang

Bacaan Alkitab: Mazmur 50 :7-11

Ayat Hafalan: Mazmur 50:10 – “Sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung.”
Lagu: Belalai Gajah Yang Panjang.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Dalam bacaan kali ini, Pemazmur menggambarkan bahwa Tuhan adalah Sang Pencipta, Pemilik dan Penguasa atas segala binatang. Oleh karena itu pemberian/persembahan manusia berupa korban bakaran (binatang) yang dilakukan sebenarnya bukan yang utama yang dikehendaki Tuhan. Karena yang dikehendaki Allah adalah “persembahan” sikap batin yang benar yaitu pengakuan bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu dan manusia bergantung sepenuhnya kepada-Nya. Oleh karena itu manusia harus bersyukur dan memuji Allah atas anugerah-Nya itu.

Dalam bulan penciptaan ini (sesuai kalender gerejawi GKJW), di mana dalam ibadah kita kali ini mengambil tema binatang, kita akan mengajak anak-anak untuk merawat dan memperlakukan binatang dengan baik sebagai salah satu bentuk tanggung jawab ikut menjaga dan memelihara binatang sebagai bagian dari ciptaan Allah. Sekaligus sebagai ungkapan syukur atas anugerah Allah, karena Allah telah menciptakan alam semesta termasuk binatang yang bermanfaat bagi manusia.

Refleksi untuk Pamong:
Meskipun saat ini kita tidak lagi mempersembahkan binatang sebagai korban bakaran, tapi kita masih mempunyai tanggung jawab untuk “merawat” binatang sebagai ciptaan Tuhan dengan baik. Menjaga binatang sebagai bagian dari ekosistem juga merupakan salah satu cara kita bersyukur pada Tuhan dan sebagai bukti bahwa kita mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan dan mendengarkan perintah Tuhan untuk merawat alam. Misalnya tidak menembak burung sembarangan. Dan juga berani mengingatkan jika mengetahui ada yang menembak burung sembarangan. Tidak membuang limbah secara sembarangan misalnya air sabun /detergent yang bisa membunuh cacing. Sebagai pamong kita juga hendaknya bisa menjadi teladan bagi anak-anak untuk bisa menjaga kelestarian dan keseimbangan alam.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak merawat dan memperlakukan binatang dengan baik.

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan gambar atau mainan atau boneka binatang

Pendahuluan
Pamong mengajak anak-anak menyanyikan lagu “Belalai Gajah Yang Panjang“

Belalai gajah yang panjang, sayap burung dara.
Ikan di laut berenang, Tuhan penciptanya.

(atau bisa diganti dengan lagu dengan tema binatang ciptaan Tuhan).

Gajah siapa yang menciptakan? (tanyakan juga beberapa nama binatang yang lain).

Inti Penyampaian
Ya….semua binatang adalah ciptaan Tuhan. Binatang peliharaan apa yang kalian miliki ? apakah kalian menyanyanginya ? siapa yang merawat binatang tersebut? (berikan kesempatan pada anak-anak untuk menceritakan binatang peliharaan mereka).

Binatang-binatang yang kita pelihara harus kita rawat dengan baik ya.

Lalu kalau ada binatang yang lain, yang lewat di dekat kita juga jangan kita lempari batu atau kita tendang ya. Misalnya ada ayam atau kucing yang lewat, jangan kita tendang, atau kita pukul atau kita lempari batu.

Penerapan
Binatang apa saja yang diciptakan Tuhan? (menyebutkan beberapa nama binatang) Benar, semua binatang adalah ciptaan Tuhan. Kita harus merawat binatang yang kita pelihara dengan baik dan tidak menyakiti binatang ya….

Aktivitas
Anak-anak diajak untuk “membuat” binatang ( bahan bebas, disesuaikan dengan situasi dan kondisi jemaat masing-masing dan kreativitas pamong.)

(setelah selesai, hasil karya anak-anak disimpan oleh pamong untuk dilanjutkan / digabungkan dengan karya anak-anak minggu depan).


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak dapat merawat binatang dengan baik dan tidak menyakiti binatang.

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan gambar atau mainan atau boneka binatang

Pendahuluan:
Pamong bisa membuat permainan tebak nama binatang. Misalnya: pamong bisa menirukan suara binatang-binatang tersebut atau menyebutkan ciri-cirinya, lalu anak-anak menebak nama binatang tersebut (Atau dengan cara/permainan yang lain sesuai kreativitas pamong ).

Inti Penyampaian
Anak-anak apakah kalian tahu apa manfaat binatang-binatang itu bagi manusia?

(beri kesempatan pada anak-anak untuk memberikan jawaban).

Ya binatang-binatang itu bisa membantu pekerjaan manusia dan bisa juga dimanfaatkan dagingnya untuk dimakan, bisa juga kulit/bulunya digunakan untuk pakaian. Banyak manfaat binatang bagi manusia. Oleh karena itu kita harus bersyukur dan berterimakasih pada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan yang menciptakan semua binatang itu.

Salah satu cara kita mengucap syukur adalah menjaga kelestarian binatang. Bagaimana caranya? Sejak kita masih kecil, kita harus belajar untuk menyayangi binatang. Kalau kita mempunyai binatang peliharaan, kita harus merawat dengan baik. Jangan sampai lupa memberi makan dan minum, membersihkan kandangnya, memandikannya (untuk binatang yang bisa dimandikan). Dan jika kita melihat binatang orang lain atau tetangga yang lewat di dekat kita, jangan kita sakiti. jangan kita tendang atau dilempar dengan batu. Apalagi kalau menyakiti binatang itu hanya untuk iseng-iseng saja atau hanya untuk bersenang-senang saja

Penerapan
Nah, mulai sekarang kita harus menjadi anak-anak pecinta binatang. Rajin merawat binatang peliharaan kita dan tidak menyakiti binatang yang ada di sekitar kita. Termasuk tidak “menembak” burung dengan ketapel ya.

Aktivitas
Anak-anak diajak untuk “membuat” binatang ( bahan bebas, disesuaikan dengan situasi dan kondisi jemaat masing-masing dan kreativitas pamong.)

Setelah selesai, hasil karya anak-anak disimpan oleh pamong untuk dilanjutkan atau digabungkan dengan karya anak-anak minggu depan.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat merawat binatang dengan baik dan tidak menyakiti binatang.
  2. Anak dapat menjelaskan binatang sebagai salah satu ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya untuk menjaga keseimbangan alam.

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan gambar atau mainan atau boneka binatang

Pendahuluan
Pamong bisa membuat permainan tebak nama binatang. Misalnya : pamong bisa menirukan suara binatang-binatang tersebut atau menyebutkan ciri-cirinya, lalu anak-anak menebak nama binatang tersebut.

Permainan ini bisa diganti sesuai dengan kreativitas masing-masing pamong.              

Inti Penyampaian
Anak-anak apakah kalian tahu apa ya manfaat binatang-binatang itu bagi manusia? (beri kesempatan pada anak-anak untuk memberikan jawaban)

Ya, binatang-binatang itu bisa membantu pekerjaan manusia dan bisa juga dimanfaatkan dagingnya untuk dimakan, bisa juga kulit/bulunya digunakan untuk pakaian.

Selain bermanfaat secara langsung bagi manusia, binatang juga bermanfaat secara tidak langsung. (beri kesempatan pada anak-anak untuk menjelaskan apa yang dimaksud manfaat binatang bagi manusia secara tidak langsung). Contohnya: cacing bermanfaat untuk menyuburkan tanah. Dari tanah yang subur, bisa tumbuh sayuran atau tumbuhan yang subur. Nah sayuran itu bisa dikonsumsi manusia. Banyak sekali manfaat binatang bagi manusia. Oleh karena itu kita harus bersyukur dan berterimakasih pada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan yang menciptakan semua binatang itu.

Salah satu cara kita mengucap syukur adalah menjaga kelestarian binatang . Kita bisa mulai belajar untuk menyayangi binatang. Kita bisa mulai dengan merawat binatang peliharaan kita. Jangan sampai lupa memberi makan dan minum, membersihkan kandangnya atau memandikannya. Membawa kedokter hewan jika binatang peliharaan kita sakit. Selain itu, jika kita melihat binatang orang lain (ayam, kucing) atau binatang tetangga yang lewat di dekat kita, jangan kita sakiti. Jangan kita tendang atau dilempar dengan batu.

Penerapan
Nah, mulai sekarang kita harus menjadi anak-anak pecinta binatang. Bisa merawat binatang peliharaan kita dan tidak menyakiti binatang yang ada disekitar kita. Termasuk tidak “menembak” burung dengan ketapel. Atau “menembak” cicak dengan karet hanya untuk bersenang-senang saja. Karena keberadaan binatang itu juga mempunyai fungsi untuk menjaga keseimbangan alam secara keseluruhan. Pasti anak-anak sudah mempelajarinya dalam pelajaran IPA di sekolah khan.

Aktivitas
Anak-anak diajak untuk “membuat” binatang (bahan bebas, disesuaikan dengan situasi dan kondisi jemaat masing-masing dan kreativitas pamong).

Beri kesempatan pada anak-anak untuk menjelaskan manfaat binatang yang mereka buat.

Setelah selesai, hasil karya anak-anak disimpan oleh pamong untuk dilanjutkan atau digabungkan dengan karya anak-anak minggu depan

Renungan Harian

Renungan Harian Anak