Minta Tolong dan Bersyukur Tuntunan Ibadah Anak 13 Februari 2022

31 January 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Penciptaan
Tema:
Manusia

Bacaan Alkitab: Mazmur 144:1-15
Ayat Hafalan: 
Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu.” (Mazmur 144:9)

Lagu Tema: Duduk senang, berjalan senang

 

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Mazmur 144 merupakan doa permintaan tolong. Ketika kita membaca narasi Mazmur ini sangat kentara bagaimana permintaan tolong ini diutarakan sebagai bagian dari pengalaman historis Kerajaan Israel. Ayat 11 menggambarkan bagaimana memori Pemazmur masih mengingat bagaimana pertolongan Allah terjadi ketika Israel dipimpin oleh Daud.

Secara utuh narasi Mazmur 144 dibagi menjadi dua bagian yakni pertolongan dan ucap syukur. Pembagian ini sangat terlihat dalam pola yang ada di setiap bagian Mazmur 144. Pemazmur menekankan bahwa manusia tidak bisa terlepas dari pertolongan dan ucap syukur. Bahwa manusia tetap membutuhkan pertolongan Tuhan, di sisi lainnya ucap syukur senantiasa menguatkan bahwa Allah tidak akan pernah keluar dari kesetiaan. Ucap syukur yang dimaksud adalah mengingat kembali apa yang sudah pernah terjadi ketika Allah menolong kita sebagai manusia (ayat 11). Oleh karena itu selain manusia meminta pertolongan kepada Allah, sikap yang harus dilakukan juga adalah ucap syukur, mengingat kembali pertolongan Allah yang pernah terjadi dalam kehidupan kita. Meminta pertolongan dan mengucap syukur (mengingat pertolongan yang pernah terjadi) adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Refleksi untuk Pamong:
Sebagai pamong, kita tentu pernah merasa jenuh, lelah atau kadang-kadang merasakan ada kesulitan. Atau bahkan juga pernah merasa kesal dan marah karena merasa kita hanya bekerja sendiri atau tidak kompak dengan pamong yang lain. Hal tersebut biasanya terjadi karena kita hanya mengandalkan kemampuan kita sendiri dan lupa bahwa ada Tuhan yang menyertai kita dan selalu berkenan untuk menolong kita jika kita memintanya. Atau kadang-kadang kita kurang peka dengan pertolongan dan penyertaan Tuhan sehingga kita tidak bisa “melihat” penolong/pertolongan yang disediakan Tuhan bagi kita. Oleh karena itu alangkah baiknya jika kita mengurangi keluh kesah kita dan segera meminta pertolongan Tuhan serta melihat hal-hal positif yang sudah Tuhan berikan pada kita sehingga kita bisa mengucap syukur atas pertolongan-Nya.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali cerita Mazmur 144:1-15 tentang sikap meminta pertolongan dan mengucap syukur (mengingat pertolongan)

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan beberapa gambar atau mainan atau boneka manusia

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak,

Siapa yang menolong kalian (sebutkan nama anak-anak) mandi tadi pagi? (berikan pertanyaan-pertanyaan lain tentang hal-hal yang belum bisa dilakukan anak-anak secara mandiri).

Ya, kalau kalian belum bisa mengambil baju di dalam lemari sendiri (bisa juga disebutkan hal-hal lain), kalian bisa minta tolong kepada ibu, bapak, kakak atau eyang. Senang ya kalau ada yang menolong kita. Badan kita bisa bersih dan wangi setelah ditolong ibu untuk mandi. (bisa juga sebutkan hal-hal lain sesuai jawaban anak-anak pada pendahuluan). Kalau kita sudah ditolong, jangan lupa mengucapkan terimakasih. Apa yang kita lakukan setelah kita ditolong? Ya benar, kita harus BERTERIMAKASIH.

Penerapan
Ajak anak-anak menyanyikan lagu:

Duduk senang, berjalan senang
Dimana-mana hatiku senang.
Sejak Yesus tolong saya,
Hatiku slalu senang.

(lagu ini bisa diganti dengan lagu bertema pertolongan Tuhan).

Senang ya kalau kita punya Tuhan yang selalu menolong kita. Kita harus bersyukur, berterimakasih pada Tuhan karena Tuhanlah yang memberikan pada kita orang tua, kakak, dan orang lain yang selalu menolong kita.

Aktivitas
Kalau minggu kemarin kita sudah membuat binatang, maka sekarang kita akan membuat manusia. Yuk kita buat ayah, ibu, (atau bisa juga orang lain yang sering menolong anak-anak)

Pamong menyediakan bahan-bahan yang dibtuhkan untuk membuat manusia.

Hasil karya anak-anak akan disimpan pamong dan akan digabungkan dengan karya minggu yang lalu dan minggu yang akan datang.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Anak dapat menceritakan kembali cerita Mazmur 144:1-15 tentang sikap meminta pertolongan dan mengucap syukur (mengingat pertolongan)

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan beberapa gambar atau mainan atau boneka manusia

Pendahuluan
Berikan pertanyaan pada anak-anak tentang kegiatan yang sudah bisa mereka lakukan secara mandiri dan yang belum bisa mereka lakukan secara mandiri.

Inti Penyampaian
Apa yang akan kalian lakukan jika ada sesuatu yang belum bisa kalian lakukan secara mandiri ? Ya jika ada sesuatu yang tidak bisa kita lakukan, kita akan meminta tolong. Pada siapa kalian minta tolong? (ajak anak-anak berdiskusi pada siapa saja mereka minta tolong, dan pertolongan apa yang mereka harapkan)

Ternyata banyak orang baik di sekitar kita yang siap dan mau membantu kita ya. Kita bias minta tolong pada ibu dan bapak guru jika kita tidak bisa dalam pelajaran kita. Kadang-kadang orang tua, kakak juga membantu kita mengerjakan PR (beri beberapa contoh yang lain).

Setelah kita mendapatkan pertolongan, apa yang kalian rasakan? Merasa senang ya. Lalu apa yang kalian lakukan setelah mendapatkan pertolongan dan merasa senang? Benar, kita akan mengucapkan terimakasih pada orang yang sudah menolong kita. Dan yang lebih penting lagi kita harus bersyukur, berterimakasih pada Tuhan karena sudah memberikan orang-orang yang baik untuk kita.

Penerapan
Kita harus bersyukur pada Tuhan jika kita menghadapi masalah atau mengalami kesulitan sebab kita bisa meminta tolong pada Tuhan melalui doa dan Tuhan akan membantu melalui orang-orang di sekitar kita.

Aktivitas
Kalau minggu kemarin kita sudah membuat binatang, maka sekarang kita akan membuat manusia. Tanyakan pada anak-anak, “replika” siapa yang akan mereka buat? (bahan bebas, disesuaikan dengan kondisi masing-masing jemaat dan kreativitas pamong).

Hasil karya anak-anak akan disimpan pamong dan akan digabungkan dengan karya minggu yang lalu dan minggu yang akan datang.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  • Anak dapat menceritakan kembali cerita Mazmur 144:1-15 tentang sikap meminta pertolongan dan mengucap syukur (mengingat pertolongan)
  • Anak dapat bercerita tentang pengalaman dirinya yang pernah ditolong orang lain atau orang tua
  • Anak dapat menyimpulkan bahwa pertolongan Allah juga bisa hadir melalui pertolongan orang lain.

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan beberapa gambar atau mainan atau boneka manusia  

Pendahuluan
Tanyakan atau diskusikan dengan anak-anak tentang apa yang tidak atau belum bisa mereka lakukan serta apa saja yang mereka lakukan untuk mengatasinya.

Inti Penyampaian
Kita bukanlah superman. Bukan manusia hebat yang bisa melakukan segala sesuatu. Ada beberapa hal yang sudah bisa kita lakukan sendiri, tetapi masih banyak juga yang belum bisa kita lakukan sendiri. Dan jika kita tidak bisa melakukan sesuatu hal atau menghadapi masalah tentu saja kita akan meminta pertolongan. Yang pasti dan pertama kali kita lakukan adalah meminta pertolongan pada Tuhan melalui doa. Kemudian kepada siapa kita meminta tolong itu tergantung pada apa masalah yang kita hadapi. Misalnya kita kesulitan mengerjakan tugas sekolah, kita minta tolong ke teman atau guru. Jika masalah kita tentang kesehatan atau kita sakit, kita minta tolong pada tenaga kesehatan atau dokter (bisa juga ditambahkan beberapa contoh yang lain yang relevan dengan kondisi anak-anak atau lingkungan jemaat masing-masing).

Setelah kita mendapatkan pertolongan, apa yang kalian rasakan? Merasa senang ya. Lalu apa yang kita lakukan setelah mendapatkan pertolongan dan merasa senang? Benar, kita akan mengucapkan terimakasih pada orang yang sudah menolong kita. Dan yang lebih penting lagi kita harus bersyukur, berterimakasih pada Tuhan karena sudah memberikan orang-orang yang baik untuk kita.

Penerapan
Kita harus bersyukur pada Tuhan karena jika kita menghadapi masalah atau mengalami kesulitan, tidak perlu takut atau bingung lagi. Kita bisa meminta tolong pada Tuhan melalui doa dan Tuhan akan membantu melalui orang-orang di sekitar kita.

Aktivitas
Kalau minggu kemarin kita sudah membuat binatang, maka sekarang kita akan membuat manusia (bahan bebas, disesuaikan dengan kondisi masing-masing jemaat dan kreativitas pamong ). Anak-anak diminta membuat “replika” orang yang sering menolong mereka.

Hasil karya anak-anak akan disimpan pamong dan akan digabungkan dengan karya minggu yang lalu dan minggu yang akan datang.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak