Eksis ditengah Krisis Pancaran Air Hidup 18 Agustus 2021

18 August 2021

Bacaan : Kejadian 47 : 13 – 26 | Pujian : KJ. 439
Nats:
“Lalu mereka membawa ternaknya kepada Yusuf dan Yusuf memberi makanan kepada mereka ganti kuda, kumpulan kambing domba dan kumpulan lembu sapi dan keledainya, jadi disediakannyalah bagi mereka makanan ganti segala ternaknya pada tahun itu.” (Ayat 17).

Presiden Joko Widodo resmi menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapatkan vaksin Covid-19 ketika dokter Istana menyuntikkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac di lengan kirinya pada hari Rabu, 13 Januari 2021, pukul 09.42 WIB. Sebagai orang no. 1 di negeri ini, Jokowi seolah ingin memberikan jaminan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses vaksinasi Covid-19, lantaran banyaknya keraguan mengenai efektivitas dan bahkan efek samping dari vaksin tersebut. Demikianlah memang seharusnya seorang pemimpin bersikap.

Demikian pula sikap yang diambil Yusuf ketika bangsanya mengalami krisis pangan pada masanya. Yusuf adalah pemimpin bijak yang selalu memikirkan kesejahteraan dan kebaikan bangsanya. Meski ia dipercaya oleh Firaun, raja Mesir, namun ia tidak berlaku curang menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi dan memperkaya dhirinya sendhiri. Malahan ia membawa seluruh uang hasil penjualan gandum diserahkan kepada Firaun. Ia bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas. Dengan kebijakan-kebijakannya, Yusuf telah memelihara kelangsungan hidup rakyatnya dan menjaga stabilitas politik di Mesir. Hal itu tercermin dari ucapan terima kasih seluruh rakyat Mesir kepadanya. Yusuf merupakan contoh nyata umat Tuhan yang sungguh bisa menjadi berkat bagi bangsanya di masa krisis sekalipun.

Saat ini bangsa kita juga berada dalam masa krisis akibat pandemi Covid-19. Dalam situasi serba sulit sekarang ini, kita sebagai orang percaya tidak bisa cuek dan masa bodoh dengan kondisi sekitar dan hanya memikirkan keselamatan serta kepentingan dhiri sendhiri saja. Eksistensi Gereja baik sebagai sebuah institusi agama maupun pribadi orang percaya (orang Kristen) justru harus nyata hadir dengan berbagai fungsi dan perannya yang sesuai dengan tri tugas Gereja yaitu Koinonia, Diakonia, dan Marturia. Kita semua diajak untuk bersedia berkarya dan bertindak bersama-sama mendatangkan kebaikan dan kesejahteraan bagi dunia ini. (RS).

 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak