Yuk Mendengarkan Nasehat Tuntunan Ibadah Anak 27 Juni 2021

13 June 2021

Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga
Tema:
Karakter Kristiani dalam keluarga
Bacaan Alkitab
: Amsal 1 : 8 – 9
Ayat Hafalan:
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena yang itulah yang indah di dalam Tuhan (Kolose 3:20)
Lagu Tema: Firman Tuhan kudengar

Penjelasan Teks
Pendahuluan kitab Amsal adalah suatu kumpulan ajaran tentang cara hidup yang baik. Ajaran-ajaran itu disampaikan dalam bentuk petuah, peribahasa dan pepatah. Kebanyakan di antaranya menyangkut persoalan-persoalan yang timbul dalam hidup sehari-hari. Di mana bukan hanya tentang hubungan Allah dengan manusia, tetapi juga hubungan antar manusia. Salah satunya adalah hubungan antara orang tua dengan anak tentang bagaimana orang tua mendidik anaknya dan seorang anak mendengarkan perkataan orang tuanya.

Kata sapaan “hai anakku” menunjukkan adanya tempat yang mendasar dari hikmat orang tua. Didikan seorang ayah bersifat tegas, keras, kalau perlu dilakukan dengan menggunakan hukuman, bertujuan untuk mengoreksi dan mendisiplinkan anak-anaknya dalam seluruh aspek kehidupannya. Didikan ayah yang tegas dipasangkan dengan ajaran ibu yang merupakan dorongan penuh kasih sayang.Ayah dan ibu sama-sama bertanggung jawab dan saling melengkapi di dalam mendidik anak-anak mereka. Sehingga anak-anak itu kelak akan menjadi orang yang berguna dan tidak jatuh ke dalam hal-hal yang tidak diinginkan.

Ayat 9, mempertegas manfaat hikmat atau manfaat didikan orang tua. Ketaatan pada ajaran orang tua akan memberi berkat. Manfaat didikan dan dorongan itu adalah untuk kehidupan masa kini dan masa depan, dalam bentuk kehidupan indah, mulia bahkan terhormat. Anak yang memperhatikan, mendengarkan dan mematuhi didikan orang tua diibaratkan dengan mendapatkan rangkaian bunga dan kalung karena pada masa itu, rangkaian bunga dan kalung merupakan hiasan mulia dan indah dan kalung itu bisa meningkatkan predikat baik bagi orang muda. Bukan hanya dalam kehidupan berkeluarga tetapi juga dalam pekerjaan atau peran lain di dalam masyarakat. Kehidupan anak itu akan seindah dan semulia emas yang selalu berharga.

Refleksi untuk pamong :
Ketika kita berada dalam posisi sebagai orang tua, kita mempunyai kewajiban untuk mendidik anak
agar menjadi orang yang berguna di masyarakat. Dalam mendidik anak, antara suami dan istri harus saling mendukung. Artinya bahwa didikan yang dilakukan kepada anak haruslah sesuai dengan yang dikehendaki Allah dan dilakukan kompak bersama-sama oleh ayah dan ibu.

Sebagai pamong kita juga menjadi orang tua bagi anak-anak di gereja. Maka kita juga punya tanggung jawab yang besar untuk mendidik/membentuk karakter anak. Sebagai seorang anak, kita harus memperhatikan didikan orang tua, karena Tuhan memberikan hikmat pada anak-anak melalui orang tua. Ketika anak mentaati dan menghormati orang tua, berarti ia juga mentaati dan menghormati Tuhan.

Hendaklah setiap manusia menaati segala perintah Tuhan yang adalah sumber dari segala sesuatu dan sumber dari hikmat itu sendiri.


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat mengulang penjelasan pentingnya mendengarkan didikan orang tua.

Alat Peraga:

Gambar anak-anak mendengarkan nasehat orang tua

Pendahuluan
Tunjukkan gambar 1, dan minta pada anak-anak untuk menceritakan tentang gambar tersebut. 

Inti Penyampaian
Ya, ini adalah gambar orang tua yang sedang menasihati anaknya. Apakah orang tua kalian memberi nasihat atau memberi tahu kalian untuk melakukan perbuatan yang baik (ajak anak-anak berdiskusi secara sederhana tentang pengalaman mereka).

Tuhan memberikan tugas pada orang tua untuk memberitahukan hal/perbuatan yang baik yang harus dilakukan oleh anak-anaknya. Tuhan juga memerintahkan pada anak-anak untuk mendengarkan dan mematuhi didikan/ajaran dari orang tuanya. Mengapa ? supaya kita bisa menjadi anak yang baik di sekolah, di rumah, di gereja, dan di manapun kita berada. Selain itu kita juga menjadi anak Tuhan yang baik dengan menghormati orang tua kita.

Penerapan
Mendengarkan dan mematuhi didikan orang tua adalah hal yang harus kita lakukan setiap hari. Karena semua nasihat atau didikan orang tua itu untuk kebaikan anak-anaknya. Mau kan berjanji untuk selalu mendengarkan dan mematuhi nasihat orang tua?

Aktivitas
Membuat kartu yang di dalamnya ditempelkan foto bersama keluarga(bisa ayah, ibu dan saudara kandung, atau dengan siapa mereka tinggal. Bisa dengan kakek, nenek, pakde,bude, paman, bibi, atau teman-teman dan pengasuh di panti asuhan, dsb). Lalu di bawahnya ditulisi “………( nama anak) patuh pada orang tua”. Kemudian anak diminta memberikan kartu tersebut pada orang tua.

Pamong bisa membantu membuat kartu yang menarik.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak dapat mengulang penjelasan pentingnya mendengarkan didikan orang tua

Alat Peraga
Alat Peraga sama dengan Balita (Gambar ini bisa diperbesar dan dipasang pada papan tulis atau di tempat yang mudah dilihat anak-anak)

Pendahuluan
Ajak anak-anak untuk melakukan permainan “pesan berantai” (Setelah permainan selesai, ajak anak-anak untuk mendiskusikan: mengapa ada kelompok yang kalah/ gagal dan mengapa yang lain bisa menang/berhasil)

Inti Penyampaian
Ternyata mendengarkan itu tidak mudah ya. Jika kita tidak memperhatiian dengan baik, pesan yang kita terima bisa salah. Dan kalau pesan itu berupa perintah, kita bisa salah melakukan tugas yang diberikan.

Apa saja yang sulit kita dengarkan? Ternyata mendengarkan nasihat orang tua dan melakukannya adalah hal juga sulit. Siapa yang kadang-kadang tidak mau mendengarkan nasehat/perintah orang tua? Mengapa? (beri kesempatan anak-anak untuk menceritakan pengalamannya).

Salah satu tugas orang tua yang diberikan Tuhan adalah mengajarkan hal-hal yang baik pada anak-anaknya. Supaya anak-anaknya kelak menjadi anak/orang yang baik dan berguna di manapun mereka berada. Jadi, karena tujuan nasihat orang tua itu untuk kebaikan anaknya, maka Tuhan juga memerintahkan pada anak-anak untuk mendengarkan dan mematuhi nasehat orang tuanya.

Penerapan
Orang tua pasti mendidik anaknya untuk melakukan kebaikan-kebaikan dan sebagai anak, kita mendengarkan dan mematuhinya. Selain karena itu adalah perintah Tuhan, juga karena anak yang selalu patuh pada orang tua untuk melakukan kebaikan akan berlimpah berkat.

Aktivitas
Membuat surat “minta maaf” pada orang tua jika kadang-kadang mengabaikan perintah/ nasihat orang tua. Serta berjanji akan lebih memperhatikan didikan orang tua.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat memberikan contoh didikan orang tua yang diajarkan kepada mereka.
  2. Anak dapat memberikan contoh hambatan-hambatan untuk melaksanakan didikan orang tua.
  3. Anak dapat membiasakan diri melaksanakan didikan orang tua yang bermanfaat bagi hidupnya.

Alat Peraga
Alat Peraga sama dengan Balita (Gambar ini bisa diperbesar dan dipasang pada papan tulis atau di tempat yang mudah dilihat anak-anak)

Pendahuluan
Ajak anak-anak untuk melakukan permainan “pesan berantai” (Setelah permainan selesai, ajak anak-anak untuk mendiskusikan: mengapa ada kelompok yang kalah/ gagal dan mengapa yang lain bisa menang/berhasil)

Inti Penyampaian
Apa sih bedanya mendengar dan mendengarkan? Kalau mendengar itu hanya sepintas saja dan kita tidak fokus memperhatikan sumber bunyi/ suara. Misalnya mendengar suara mobil yang lewat di depan rumah. Kalau mendengarkan kita lebih focus, misalnya mendengarkan guru yang mengajar di sekolah. Ternyata mendengarkan itu tidak mudah ya. Jika kita tidak memperhatiian dengan baik, pesan yang kita terima bisa salah. Kalau pesan itu berupa perintah, kita bisa salah melakukan tugas yang diberikan.

Apa saja yang sulit kita dengarkan ? (beri kesempatan anak-anak menjawab). Ternyata mendengarkan nasihat orang tua dan melakukannya adalah hal juga sulit. Siapa yang kadang-kadang tidak mau mendengarkan nasehat/perintah orang tua ? Mengapa? Nasehat apa yang biasa tidak kalian sukai? (beri kesempatan anak-anak untuk menceritakan pengalamannya).

Salah satu tugas orang tua yang diberikan Tuhan adalah mengajarkan hal-hal yang baik pada anak-anaknya. Supaya anak-anaknya kelak menjadi anak/orang yang baik dan berguna dimanapun mereka berada. Jadi, karena tujuan nasihat orang tua itu untuk kebaikan anaknya, maka Tuhan juga memerintahkan pada anak-anak untuk mendengarkan dan mematuhi nasehat orang tuanya.

Penerapan
Orang tua pasti mendidik anaknya untuk melakukan kebaikan-kebaikan dan sebagai anak, kita mendengarkan dan mematuhinya. Selain karena itu adalah perintah Tuhan, juga karena anak yang selalu patuh pada orang tua untuk melakukan kebaikan akan berlimpah berkat.

Nah kalau sekarang kita sudah tahu bahwa menjadi anak yang mendengarkan dan melakukan nasihat orang tua itu adalah hal yang penting. Apa yang kalian lakukan untuk membiasakan diri mendengarkan nasihat orang tua? (tulislah jawaban anak-anak di papan tulis atau di sekitar gambar 1 alat peraga).

Aktivitas
Supaya kita selalu ingat perintah Tuhan hari ini maka kita akan membuat dekorasi ayat Alkitab dan menuliskan pesan/nasehat orang tua yang paling diingat.

Setelah selesai diwarnai, gambar dan tulisan ini bisa dipasang di rumah.

Contoh:

Renungan Harian

Renungan Harian Anak