Bacaan: Yoel 2 : 18 – 29 | Pujian: KJ. 393 : 1
Nats: “Kamu akan mengetahui bahwa Aku ini ada di antara orang Israel, dan bahwa Aku ini, TUHAN adalah Allahmu dan tidak ada yang lain dan umatKu tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.” (Ayat 27)
Lazim bagi pemancing atau yang hobbi memancing memiliki palesan – joran pancing yang tepat, cocok, sesuai dengan spot dan jenis ikan yang dipancing karena itu adalah kiat kunci sukses bagi seorang pemancing. Palesan – joran untuk memancing di pantai berbeda dengan palesan – joran untuk memancing di sungai, baik ukuran panjang maupun bahannya. Kendati demikian palesan yang digunakan di spot pantai/laut dan sungai memiliki karakter yang sama yaitu di bagian ujung selalu lebih kecil dan lentur dibandingkan bagian bawah. Sedangkan joran selalu tegak lurus simetris sehingga membuat joran terlihat tegak kaku di bagian bawah tetapi lentur di bagian atas.
Palesan dan Joran setidaknya dapat dipakai untuk menggambarkan kepribadian Tuhan yang menyertai umatNya. Ia tegas dalam seluruh perintah, hukum, aturan untuk menjaga kekudusan umat pilihanNya tetapi hatiNya mudah luluh lantak ketika umatNya menderita akibat hukuman maupun ujian yang diberikanNya. Pertobatan adalah sebuah tindakan umat yang disampaikan oleh nabi Yoel untuk menggetarkan dan meluluh lantakan hati Allah. Seperti pada bacaan kita hari ini bahwa dengan pertobatan yang serius dan tulus membuat Allah memulihkan keadaan bangsa Israel menjadi lebih baik.
Beberapa teladan dapat kita petik hari ini antara lain : 1. Selama masih ada waktu, kesempatan dan umur, mari kita berbenah diri karena itu semua akan berlalu dengan cepat. 2. Pertobatan kita bukan sekedar demi menjaga kehormatan dan harga diri semata tetapi benar – benar lahir dari kesadaran dan hati nurani sebagai bagian dari hidup. Akhirnya tidak satupun di antara kita memiliki gegayuhan hidup dalam kesia-siaan tetapi marilah kita hidup penuh makna dan itu dapat kita peroleh dengan cara memanfaatkan waktu pemberian Tuhan dengan bertobat. (japri).
“Bertobat bukanlah pilihan tetapi bagian hidup yang utama.”