Bacaan: 1 Tawarikh 28:11-21
Nats: “Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertaimu,…” (1 Tawarikh 28:11)
Renungan kita hari ini masih kelanjutan dari cerita kemarin. Jika kemarin bercerita tentang rencana Daud membangun bait Suci tetapi tidak diijinkan oleh Tuhan, maka hari ini bercerita tentang nasihat pada Salomo, anaknya, yang ditunjuk oleh Tuhan untuk mewujudkan rencana Daud mendirikan Bait Suci.
Daud tahu bahwa tanggungjawab Salomo untuk mendirikan Bait Suci sangat berat. Daud melihat Salomo, anaknya, yang ragu-ragu untuk mengemban tugas itu. Apalagi tugas tersebut harus dikerjakan setelah Daud berhenti menjadi raja. Tentu saja Salomo belum berpengalaman memimpin bangsa Israel yang jumlahnya sangat banyak. Oleh sebab Daud menasihati Salomo agar jangan takut dan bimbang. Mengapa Salomo tidak boleh takut dan bimbang hatinya? Sebab Tuhan tidak akan membiarkan Salomo sendirian memimpin pembangunan Bait Suci. Tuhan akan menyertainya.
Teman-teman…..pernahkah kalian mendapatkan tugas yang sangat berat dan kamu mulai ragu apakah bisa mengerjakan tugas itu? Jika pernah, tulislah tugas itu pada sebuah kertas. Apa pula yang kamu lakukan agar tugas tersebut dapat diselesaikan dengan baik?
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih jika Engkau telah menyertai aku ketika aku dapat tugas yang berat dan dapat kuselesaikan dengan baik, Amin.“