Tanah Sumber Kehidupan Tuntunan Ibadah Anak 17 Januari 2021

5 January 2021

Tahun Gerajawi : Bulan Penciptaan
Tema
: Darat/Tanah
Bacaan Alkitab
: Kejadian 3:17-23
Ayat Hafalan : “Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah.” (Mazmur 104:14)
Lagu Tema : KJ 69 “Pada Mulanya”

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Dengan sengaja Adam dan Hawa telah melanggar perintah Tuhan dengan memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat. Kesengajaan ini telah membuat mereka berdosa di hadapan Tuhan. Perbuatan dosa Adam dan Hawa telah memberikan dampak yang fatal bagi kehidupan mereka sendiri. Dampak itu juga dirasakan oleh kehidupan yang lain yang ada di sekitar mereka, yaitu tanah telah dikutuk karena apa yang telah Adam dan Hawa perbuat.

Jika sebelumnya mereka bisa memakan apa saja di taman Eden dengan mudah, sekarang mereka harus bersusah payah. Mereka harus bekerja keras dalam mengupayakan rejeki, maka manusia harus berdamai dengan tanah. Menghargai tanah akan menjadi salah satu cara untuk bertahan hidup.

Pada masa sekarang ini ada banyak pencemaran kepada tanah karena manusia tidak lagi menghargai tanah. Ada bagian Firman Tuhan yang menjelaskan bahwa tanah adalah sumber kehidupan: Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan   dari dalam tanah (Mazmur 104:14). Rusaknya tanah akan merusak kehidupan manusia sendiri. Atas dasar inilah kita harus menjaga dan menghargai tanah agar rejeki dari Allah tetap mengalir dalam kehidupan kita. Ada sebuah fakta jika tanah di suatu daerah sudah tidak bisa lagi menumbuhkan rumput sekalipun maka kehidupan manusia di tempat itu akan ikut punah. Para pamong bisa memulai penghargaan kepada tanah melalui sikap tidak membuang sampah sembarangan. Semakin baik kualitas tanah maka kehidupan manusia juga akan menjadi baik.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

TujuanAnak dapat menceritakan kembali bahwa tanah adalah sumber kehidupan bagi Adam dan Hawa setelah diusir dari taman Eden.

Alat Peraga:  Pamong menyiapkan gambar di bawah ini. Gambar terdapat di CD.

Pendahuluan
Selamat pagi semuanya,

Bagaimana kabar anak-anak semua?

(Pamong menunjukkan gambar Alat Peraga). Coba lihat gambar ini, ini adalah Adam dan Hawa di taman Eden. Mereka bisa memakan semua makanan yang ada di taman Eden. Mereka tinggal memetik dan tidak perlu menanam. Wah senang ya.

Inti Penyampaian
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Namun sayang, Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan maka Tuhan menghukum mereka dengan bersuyah payah atau kerja keras dalam mencari rejeki. Tanah juga dikutuk. Adam dan Hawa harus bekerja keras dalam mengolah tanah agar bisa menghasilkan makanan bagi mereka. Jika mereka tidak menanam dan merawat tanamananya maka mereka tidak bisa makan.

Penerapan
Tanah harus dijaga dengan baik. Bagaimana caranya menjaga agar tanah tetap subur? Hal mudah yang bisa kita lakukan adalah membuang sampah harus pada tempatnya khususnya sampah plastik agar tanah tetap baik keadaannya supaya tanah bisa memberi kehidupan maka tanah harus diolah dengan baik dan diberi pupuk. Tanah yang diolah dengan baik akan menghasilkan hasil tanaman yang baik dan subur.

Aktivitas
Pamong menyiapkan gambar yang terdapat di CD. Perbanyak sejumlah anak.

Anak-anak lihat gambar ini, senang ya Adam dan Hawa bisa makan dengan bebas di taman Eden. Jika kita merawat tanah pemberian Tuhan dengan baik maka kita juga bisa memakan dengan baik sebab tanah akan selalu menumbuhkan bahan makanan bagi kita. Mari kita mewarnai gambar Adam dan Hawa di taman Eden.

 Lagu Tema : KJ 69


TUNTUNAN IBADAH ANAK  PRATAMA

Tujuan :

  1. 1. Anak dapat menunjukkan bahwa tanah adalah sumber kehidupan bagi Adam dan Hawa setelah diusir dari taman Eden.
  2. 2. Anak dapat menyadari bahwa tanah adalah sumber kehidupan bagi manusia.

Alat Peraga:  Video menanam sayur di pot

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Bagaimana kabarnya hari ini? Tadi sebelum datang apakah semua sudah makan? Wah ada yang belum ya? bagaimana rasanya lapar ya? Menahan lapar sementara semua bisa khan? Adam dan Hawa juga harus mengubah cara makannya. Biasanya kalau mau makan tinggal ambil di Taman Eden. Lalu kemudian sekarang mereka harus mengusahakannya dulu. Mari kita baca Alkitab dulu.

Inti Penyampaian
Minta anak-anak menjawab pertanyaan di bawah ini, dilakukan dengan dialog interaktif.

  1. Apakah yang menyebabkan Adam dan Hawa mendapatkan hukuman ?
  2. Apakah bentuk hukumannya?
  3. Apakah dampak hukumannya itu bagi Adham dan Hawa?
  4. Apakah dampaknya bagi tanah ?

 Wah….kehidupan Adam dan Hawa seketika berubah ya karena mereka telah melanggar perintah Tuhan. Tuhan sudah memberi perintah bahwa semua pohon di taman itu boleh dimakan tetapi buah tentang pengetahuan yang baik dan jahat tidak boleh dimakan. Karena pelanggaran ini tanah dikutuk maka Adam dan Hawa harus bersusah payah mengusahakan tanah agar menghasilkan rejeki bagi makanan mereka.

Jika sebelumnya mereka bisa makan apa saja dengan bebas di taman Eden tanpa menanam dan memelihara kini situasi berubah. Kini mereka harus bekerja keras mengusahakan tanah agar menghasilkan rejeki bagi mereka. Kini kehidupan mereka bergantung kepada tanah. Jika mereka tidak mengusahakan tanah dengan baik maka mereka tidak akan mendapat rejeki untuk kehidupan mereka.

Penerapan
Pada masa sekarang ini ada banyak pencemaran kepada tanah karena manusia tidak lagi menghargai tanah. Dalam Mazmur dituliskan : Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan   dari dalam tanah (Mazmur 104:14). Tanah adalah sumber kehidupan. Rusaknya tanah akan merusak kehidupan manusia sendiri. Atas dasar inilah kita harus menjaga dan menghargai tanah agar rejeki dari Allah tetap mengalir dalam kehidupan kita. Bagaimana cara mengolah tanah? Mungkin ada yang punya halaman tetapi ada juga yang tidak. Kita bisa memanfaatkan pot untuk menanam sayuran atau tanaman yang lain. Dengan memberikan pupuk dan disiram maka tanah akan memberi hasil yang baik.

Mari sekarang kita menyaksikan video cara menanam sayuran di pot.

Aktivitas: Anak belajar menanam tanaman dalam pot.
Bahan :

  • Gelas plastik bekas
  • Tanah, pupuk, pangkal batang sayur kangkung yang ada akarnya dipakai sebagai bibit ( mgp kankung karena mudah, jika tanaman yg lain jg boleh )
  • Cetok
  • Tanaman di bawapulang pada tanggal 31 Januari dibawa kemabali ke gereja

TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menunjukkan bahwa tanah adalah sumber kehidupan bagi Adam dan Hawa setelah diusir dari taman Eden.
  2. Anak dapat menyadari bahwa tanah adalah sumber kehidupan bagi manusia.
  3. Anak dapat mengolah tanah dengan benar sebagai wujud ucapan syukur kepada Tuhan.

Alat Peraga: Video menanam sayur di pot.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus,

Bagaimana kabarnya hari ini? Tadi sebelum datang apakah semua sudah makan? Wah…ada yang belum ya? Bagaimana rasanya lapar ya? Menahan lapar sementara semua bisa khan? Adam dan Hawa juga harus mengubah cara makannya. Biasanya kalau mau makan tinggal ambil di Taman Eden. Lalu kemudian sekarang mereka harus mengusahakannya dulu. Mari kita baca Alkitab dulu.

Inti Penyampaian
Minta anak-anak menjawab pertanyaan di bawah ini, dilakukan dengan dialog interaktif.

  1. Apakah yang menyebabkan Adam dan Hawa mendapatkan hukuman?
  2. Apakah bentuk hukumannya?
  3. Apakah dampak hukumannya itu bagi Adham dan Hawa ?
  4. Apakah dampaknya bagi tanah ?

 Wah….kehidupan Adam dan Hawa seketika berubah ya karena mereka telah melanggar perintah Tuhan. Tuhan sudah memberi perintah bahwa semua pohon di taman itu boleh dimakan tetapi buah tentang pengetahuan yang baik dan jahat tidak boleh dimakan. Karena pelanggaran ini tanah dikutuk maka Adam dan Hawa harus bersusah payah mengusahakan tanah agar menghasilkan rejeki bagi makanan mereka.

Jika sebelumnya mereka bisa makan apa saja dengan bebas di taman Eden tanpa menanam dan memelihara kini situasi berubah. Kini mereka harus bekerja keras mengusahakan tanah agar menghasilkan rejeki bagi mereka. Kini kehidupan mereka bergantung kepada tanah. Jika mereka tidak mengusahakan tanah dengan baik maka mereka tidak akan mendapat rejeki untuk kehidupan mereka.

Penerapan
Pada masa sekarang ini ada banyak pencemaran kepada tanah karena manusia tidak lagi menghargai tanah. Dalam Mazmur dituliskan : Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan   dari dalam tanah (Mazmur 104:14). Tanah adalah sumber kehidupan, Rusaknya tanah akan merusak kehidupan manusia sendiri. Atas dasar inilah kita harus menjaga dan menghargai tanah agar rejeki dari Allah tetap mengalir dalam kehidupan kita. Bagaimana cara mengolah tanah ? mungkin ada yang punya halaman tetapi ada juga yang tidak. Kita bisa memnfaatkan pot untuk menanam sayuran atau tanaman yang lain. Dengan memberikan pupuk dan disiram maka tanah akan memberi hasil yang baik.

 Mari sekarang kita menyaksikan video cara menanam sayuran di pot.

Aktivitas: Anak belajar menanam tanaman dalam pot.
Bahan :

  • Gelas plastik bekas.
  • Tanah, pupuk, pangkal batang sayur kangkung yang ada akarnya dipakai sebagai bibit.
  • Cetok.
  • Tanaman di bawa pulang pada tanggal 31 Januari dibawa kemabali ke gereja.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak