Lawan Terberat Renungan Harian 20 September 2019

20 September 2019

Bacaan : Roma 8 : 31 – 39   |    Pujian  : KJ. 439 : 1, 2
Nats:
“Jika Allah di pihak kita, siapakah lawan kita ?“ (ayat 39b)

Siapakah sebenarnya lawan terberat manusia? Iblis, sesamanya manusia atau sosok-sosok lain? Banyak orang mengatakan sesungguhnya lawan terberat manusia adalah dirinya sendiri. Kedagingan, egoisme, hawa nafsu tak terkendali adalah lawan terberat yang sulit ditundukkan manusia itu sendiri. Berapa banyak manusia jatuh dalam dosa akibat ketidakmampuannya mengatasi dan mengendalikan dirinya sendiri.

Kota Roma saat itu adalah kota gemerlap yang dihuni banyak orang mapan. Maka gemerlapnya kota itu berpengaruh pula pada gemerlapnya gaya hidup para penduduknya. Banyak warga Jemaat yang memiliki persoalan hidup sebagai dampak kehidupan kota yang gemerlap itu. Aneka ragam persoalan dihadapi warga Jemaat Roma yang sebenarnya bersumber pada sikap hidup yang tidak benar. Tak ada upaya untuk memelihara spiritualitas agar menjadi benteng dalam menghadapi godaan duniawi.

Dalam suratnya, Rasul Paulus berupaya meyakinkan Jemaat Roma tentang jaminan penyelesaian atau kemenangan atas setiap tantangan dan persoalan  yang dihadapi. Namun kepastian penyelesaian persoalan itu bukan karena kemampuan manusia sendiri melainkan karena kekuatan pertolongan Tuhan. Hanya kekuatan Tuhanlah yang mampu mengatasi beratnya persoalan-persoalan yang terjadi di tengah kehidupan warga Jemaat.
Maka yang menjadi hal penting adalah bagaimana agar memiliki kekuatan pertolongan Tuhan tersebut. Rasul Paulus mengajak untuk menjalani hidup menurut Roh Allah. Jika setiap manusia hidup menurut Roh Allah maka kekuatan pertolongan Allah itu akan didapatkan manusia.

Dengan Roh Allah yang diam dan tinggal dalam kita, kita akan dimampukan untuk mengatasi lawan terberat dalam hidup yakni kedagingannya sendiri. Dia akan menjadi penjaga yang mengingatkan dan menguatkan, sehingga kita memiliki kesadaran untuk menjaga pola hidupnya agar berkenan kepada Allah, dengan demikian kita bisa meraih kemenangan dari lawan terberat kita yakni kedagingan diri sendiri.(Oka)

“Roh Kudus, diam dan tinggallah dalam hidupku, mampukan aku melawan kedaginganku, Amin.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak