Cermin Renungan Harian 2 Agustus 2019

2 August 2019

Bacaan :  Efesus 4 : 17 – 24   l  Pujian : KJ. 395
Nats:
“Dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kedudukan yang sesunggunya” (ayat 24)

Siapa yang tidak tahu akan barang yang satu ini, bahkan dalam setiap rumah tentu memilikinya paling tidak satu buah. Kecil atau besar itu bukan soal, tetapi fungsinya yang begitu luar biasa. Bagaimana tidak, setiap orang yang akan keluar rumah pasti melakukan sebuah “ritual” khusus yaitu, bercermin. Tujuannya hanya satu yaitu untuk melihat bagaimana penampilannya, sudah rapi atau belum, pakaian yang dipakai sudah matching atau belum, bedak dan lipstick tidak belepotan dan lain sebagainya. Hal ini membuat kita akan percaya diri sebelum pergi ke luar rumah untuk bertemu banyak orang dan beraktifitas. Bagaiamana jadinya jika lupa untuk bercermin? Tentunya ada yang kurang dalam berpenampilan. Barang yang sederhana tetapi tanpa kita sadari kita selalu membutuhkan benda ini.

Lantas bagaimana dengan penampilan iman kita? Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus mengingatkan akan penampilan iman jemaat disana. Pada ayat 17, “….jangan hidup lagi seperti orang-orang yang tidak menggenal Allah…” yang artinya ada sebuah masa dimana jemaat belum mengenal dan merasakan cinta kasih dan anugerah Allah lalu kemudian dalam proses kehidupan itu terjadi perjumpaan bersama dengan Allah melalui Kristus. Menjadi manusia yang baru dan meninggalkan manusia lama. Paulus melihat situasi yang ada di sekitar lingkungan jemaat Efesus, dan mengharakan bahwa jemaat tersebut tidak terpengaruh dan melihat proses anugrah yang diberikan Allah dalam diri mereka. Hidup dengan penampilan yang berbeda bukan secara fisik tetapi secara iman yang tentunya akan berengaruh pada sebuah sikap dan tindakan yang lebih baik dari yang lalu.

Jika cermin menjadi sebuah kebutuhan yang tidak disadari, maka firman Tuhan menjadi kebutuhan yang wajib untuk disadari dan dilakukan setiap saat. Melihat diri dengan firman Tuhan untuk menjaga anugerah dan kehidupan baru. (gantrung)

Diri adalah cerminan dari iman”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak