Allah Penolongku Renungan Harian 28 Juni 2019

28 June 2019

Bacaan : 2 Raja-raja 1 : 1 – 17 | Pujian : KJ 457
Nats : “… seolah-olah tidak ada Allah di Israel untuk ditanyakan firman-Nya, maka sebab itu engkau tidak akan bangun lagi dari tempat tidur dimana engkau berbaring, sebab engkau pasti mati.”[ayat 16]

Ahazia adalah salah seorang Raja Israel berlaku jahat dihadapan Allah. Ia beribadah dan menyembah kepada Baal-Zebub, illah di Ekrom. Akibatnya ia mendapat hukuman Tuhan. Berbeda dengan Elia, ia adalah hamba Tuhan yang taat dan setia kepada Tuhan Allah. Ia dipanggil Tuhan untuk memperbaiki keadaan bangsa Israel yang mengalami kehancuran rohani. Elia dalam melaksanakan misi yang diberikan Tuhan memandang Allah sebagai Sang Penolong. Allah yang mampu mengubah tabiat kita, dari yang semula hanya mengutamakan diri sendiri menjadi mengutamakan Allah dalam hidup. Allah memberikan kepada orang percaya suatu kekuatan batiniah untuk menghasilkan buah-buah roh yang selalu memuliakan dan bersujud menyembah Tuhan dengan rendah hati.

Elia yang diutus Allah, datang untuk mengatakan kepada Ahazia “Beginilah firman Tuhan: Oleh karena engkau telah mengirimkan utusan-utusan untuk meminta petunjuk kepada Baal-Zebub, allah Ekron, seolah-olah tidak ada Allah di Israel untuk ditanyakan firman-Nya, maka sebab itu engkau tidak akan bangun lagi dari tempat tidur, dimana engkau berbaring sebab engkau pasti mati.”(ay. 16). Maka sesuai firman yang diterima Elia tersebut, Raja Ahasia meninggal.
Allah menolong kita untuk percaya, membawa kebenaran Kristus serta membawa mereka ke hadirat Kristus. Membimbing orang percaya untuk hidup menurut prinsip-prinsip dasar orang Kristen yang hidup sesuai dengan pikiran dan kehendak Kristus, untuk memuji dan memuliakan Tuhan Allah. Mereka tidaklah hidup untuk diri sendiri melainkan untuk Kristus. Orang percaya akan merasakan kehadiran Roh Kudus dan pertolongan-Nya yang menerangi hati kita di jalan terang. Oleh karena itu, dengan segala pengharapan marilah kita buka hati dan diri kita untuk menerima kehadiran-Nya. [Sri]

“Roh Kudus adalah pelita dalam hati dan hidupku”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak