Ia Menang Atas Maut Tuntunan Ibadah Paskah Anak 21 April 2019

4 April 2019

Bacaan Alkitab : Lukas 24:1-12
Tahun Gerajawi : PASKAH
Tema : PASKAH
Lagu Tema : KJ No. 188 Yesus bangkit soraklah
Ayat Hafalan : “Janganlah kamu takut, sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini sebab Ia sudah bangkit seperti yang dikatakan-Nya”( Matius 28:5b-6a)

Penjelasan Teks

Tentu tidak mudah mempercayai bahwa orang yang sudah meninggal bisa bangkit lagi. Tetapi sebenarnya fakta kebangkitan orang mati sudah terjadi dalam kitab suci. Nabi Elia membangkitkan anak janda di Sarfat. Yesus sendiri pernah membangkitkan seorang muda di Kota Nain dan membangkitkan Lazarus. Banyak fakta yang telah didengar oleh para murid tidak cukup untuk meyakinkan mereka tentang kebangkitan orang mati. Sayang sekali para murid kurang peka untuk mengingat peristiwa-peristiwa tersebut.

Namun pada sisi yang lain, ada para perempuan yang pagi-pagi benar pergi ke kubur Yesus. Mereka adalah sosok pribadi yang rajin dan bertanggung jawab. Pada hari Jumat mereka tergesa-gesa menurunkan tubuh Yesus dari salib karena sebentar lagi datang hari Sabat. Lalu karena belum sempat memberikan rempah-rempah pada tubuh Yesus maka mereka segera datang ke kubur Yesus pagi-pagi benar di hari Minggunya untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka.
Mereka merasa harus bertanggung jawab menyelesaikan tugasnya dengan baik yaitu merawat jenazah Tuhan Yesus sesuai dengan tradisi Yahudi. Dalam tradisi Yahudi mayat harus diberi rempah-rempah dan dikapani lalu dalam kubur. Sebelum mayat dikuburkan, biasanya dibalsam dengan rempah-rempah yg ditaruh pada kain kafan, termasuk campuran mur dan gaharu (Yohanes 19:39), atau ‘rempah-rempah dan minyak mur’ (Lukas 23:56). Rempah-rempah itu tidak menahan pembusukan, tapi berguna sebagai pembasmi bau busuk.

Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. Yoh 19:39-40
Para perempuan murid Yesus mungkin telah lupa bahwa Yesus pernah mengatakan bahwa beliau akan bangkit lagi dari kematian tetapi kepergian mereka ke kubur telah membuktikan cinta mereka kepada Tuhan Yesus. Sebagai para pamong kebaktian anak, kita juga harus menunjukkan cinta kita kepada Yesus dengan bertanggung jawab dalam pelayanan kebaktian anak. Salah satunya adalah dengan persiapan sebelum mengajar anak-anak. Sebab dengan kita persiapkan secara baik sebenarnya kita sudah sungguh melayani Tuhan Yesus dalam diri anak-anak yang kita layani, dan hal itu juga bagian dari memenuhi panggilan pelayanan kita.


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah kebangkitan Tuhan Yesus.

Persiapan Cerita

Untuk alat peraga : Pamong menyiapkan gambar atau boneka malaikat dan ke-3 perempuan murid Yesus

Contoh Cerita :

Selamat pagi anak-anak. Hari ini kita ibadah pagi pagi sekali ya. Ada yang masih mengantuk ? Luar biasa kalian semua terlihat tidak mengantuk.

Hari ini kita kebaktian pagi-pagi sekali karena para murid Tuhan Yesus juga bangun pagi-pagi sekali ketika matahari belum terbit. (Tunjukkan 3 gambar / boneka perempuan murid Yesus  dan sebut namanya satu persatu ) Mereka semua pergi ke kubur Yesus untuk memberikan wewangian pada tubuh Yesus yang sudah meninggal.

Begitu sampai di kubur Yesus mereka terkejut sebab kubur Yesus sudah terbuka (tunjukkan gambar kubur Yesus tebuka)

Tiba-tiba ada dua sosok malaikat yang menjumpai mereka dan memberi tahu bahwa Yesus sudah bangkit dan tidak ada di dalam kubur. Lalu mereka memberitahukan kepada murid-murid yang lainnya.

Yesus sudah bangkit, mari kita bersukacita dan menyanyikan lagu Yesus bangkit soraklah KJ No. 188.

Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya!
Bumi, sorga bergema: Haleluya!
Berbalasan bersyukur: Haleluya!
Muliakan Tuhanmu! Haleluya!

 


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah kebangkitan Tuhan Yesus.

Persiapan Cerita
terdapat gambar di CD TIAR  untuk alat peraga 21 April 2019 gambar 1-4

Contoh cerita :
Adik-adik selamat pagi. Pagi ini, kebaktian kita dimulai pagi-pagi sekali. Saya berharap kalian tidak mengantuk ya. Ada yang tahu mengapa ibadah kita dilakukan pagi-pagi sekali ?

Wah betul sekali. Hari ini kita beribadah pagi-pagi sekali karena kita merayakan Paskah yaitu kebangkitan Tuhan Yesus. Pada waktu itu ada 3 murid perempuan Yesus. Coba ada yang tahu tidak siapakah namanya? (Tunjukkan gambar 1 di CD alat peraga) Beri kesempatan anak-anak untuk menjawab. Setelah itu ajak anak-anak untuk membuka Alkitab membaca Lukas 24 :1-12.

Ternyata mereka pergi ke kubur Yesus untuk memberi wewangian pada tubuh Yesus. Mereka lalu pergi menuju ke kubur Tuhan Yesus dan mereka sangat terkejut sebab kubur Yesus sudah terbuka. Kubur Yesus tidak sama dengan kuburan di Indonesia. Kubur Yesus seperti gua batu coba lihat gambar ini (Tunjukkan gambar 2 dan 3 di CD alat peraga)

Lalu nampaklah 2 orang berpakaian berkilauan. Mereka adalah 2 orang malaikat. Mereka memberitahukan bahwa Yesus sudah bangkit dan tidak ada lagi di dalam kubur. (Tunjukkan gambar 4)

Adik-adik semua, para murid perempuan telah menunjukkan rasa sayangnya kepada Tuhan Yesus dan bertanggung jawab menyelesaikan tugas mereka yang belum selesai dalam merawat jenazah Yesus. Begitulah cara mereka menunjukkan sayangnya kepada Yesus. Bagaimana dengan kalian apakah yang bisa kalian berikan untuk menunjukkan rasa sayang kepada Tuhan Yesus ? Beri kesempatan anak-anak untuk menjawab.

Luar biasa sekali…kalian memang hebat. Ya betul dengan menjadi anak-anak yang baik, menghormati orang tua, sayang kepada saudara dan teman-teman kalian telah menunjukkan rasa sayang kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pasti bangga kepada kalian.

Aktivitas
Kita akan membuat ketiga murid perempuan Yesus. Masing-masing anak boleh memilih akan membuat nama siapa.

Alat dan bahan
Piring kertas untuk roti tart beraneka warna , sejumlah anak-anak, gunting, lem, kertas manila warna putih untuk kepala, spidol hitam untuk melukis mata dan mulut, stik es krim sejumlah anak-anak.

Cara membuat ke-3 perempuan murid Yesus: (gambar ada di CD TIAR)

Yesus sudah bangkit, mari kita bersukacita dan menyanyikan lagu Yesus bangkit soraklah KJ No. 188.

Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya!
Bumi, sorga bergema: Haleluya!
Berbalasan bersyukur: Haleluya!
Muliakan Tuhanmu! Haleluya!


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan

  1. Anak dapat menceritakan kembali kisah kebangkitan Tuhan Yesus.
  2. Anak dapat menunjukkan reaksi para perempuan dan para rasul ketika Tuhan Yesus bangkit.
  3. Anak dapat menyatakan percaya bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit.

 

Contoh Cerita

Anak-anak tidak diajak membaca Alkitab terlebih dahulu.

Anak-anak selamat pagi… Sekarang masih gelap gulita, anak-anak sudah berkumpul di gereja. Ada apa ya?
Iya benar hari ini adalah hari Paskah memperingati kebangkitan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus bangkit pada hari yang ke-3. Tetapi para murid tidak mengetahui hal itu. Sehingga pagi-pagi benar mereka pergi ke kubur Yesus untuk merawat jenazah Tuhan Yesus. Hal itu dilakukan sebab pada hari Jumat sore sudah mendekati hari Sabat mereka harus segera bersiap untuk hari Sabat dan tidak sempat lagi merawat jenazah Yesus .

Lalu kemudian apakah yang terjadi ? nah ayo anak-anak kita membagi diri menjadi 2 kelompok. Masing-masing kelompok akan meneruskan cerita saya tadi. Tapi caranya kalian harus memperagakannya di depan kelas.

Kemudian minta anak-anak menceritakan lanjutan cerita kebangkitan Yesus dengan diperagakan di depan kelas.

Kalian sungguh hebat sudah memperagakan kisah kebangkitan Yesus. Nah sekarang menurut kalian apakah perbedaan sikap para murid perempuan Yesus dengan sikap Petrus? Iya benar. Para perempuan percaya kalau Yesus sudah bangkit sedangkan Petrus tidak. Bagaimana dengan kalian apakah kalian percaya kebangkitan Tuhan Yesus ?

Dengan bangkitnya Tuhan Yesus menunjukkan bahwa beliau lebih berkuasa dan sangat berkuasa. Dengan kebangkitan-Nya kita dimenangkan dari dosa. Jika kita sudah menang apakah kita mau menjadi orang yang kalah lagi ? Tentu tidak kan ? Maka dari itu kalian harus mengalami perubahan hidup sebagai tanda bahwa kalian adalah orang-orang yang telah menang dan bebas dari dosa. Caranya dengan tidak lagi melakukan perbuatan yang tidak baik. Sehingga kita mengalami perubahan hidup karena Yesus bangkit untuk kita.

Aktivitas

Telur Komitmen
Telur adalah lambang akan harapan baru, termasuk harapan perubahan hidup karena kebangkitan Yesus. Maka telur komitmen ini harapannya dapat mengingatkan anak-anak untuk selalu melakukan perubahan sikap atau perbuatan dari yang tidak baik dengan melakukan hal baik sebagai wujud perubahan hidup dalam Yesus yang sudah bangkit.

Bahan dan Alat :

  1. Kertas manila warna hijau muda dipotong dengan pola telur sejumlah anak-anak,
  2. kertas HVS warna hijau dipotong dengan ukuran yang sama dengan kertas manila,
  3. pita,
  4. spidol/ pulpen,
  5. pelubang kertas.

Jika kalian mempunyai kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan tuliskan itu pada kertas telur kalian.

Lubangi kedua kertas telur ini dengan pelubang kertas lalu satukan dengan pita. Setelah itu pada kertas HVS tuliskan nama kalian dan pada kertas manila di bawah kertas HVS ( Bagian yang tertutup kertas HVS) Tuliskan kebiasaan baik yang ingin kalian lakukan dalam kehidupan sehari-hari.Sekarang mari kita menyanyikan KJ No. 188:1,2

Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya!
Bumi, sorga bergema: Haleluya!
Berbalasan bersyukur: Haleluya!
Muliakan Tuhanmu! Haleluya!

Karya kasihNya genap,
kemenanganNya tetap;
Surya s’lamat jadi t’rang,
Takkan lagi terbenam.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak