Tahun Gerejawi: Bulan Pembangunan GKJW
Tema: Gereja Sumber Kebaikan
Judul: Mengasihi
Bacaan: Roma 12 : 9 – 21
Ayat Hafalan: Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (1 Yohanes 4:20)
Lagu Tema: Kasih, Kasih, Kasih
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Kita diciptakan Tuhan untuk berdampingan berbagi ruang dengan manusia yang lain dan makluk hidup yang lain. Untuk itulah kita harus hidup berdampingan dengan baik dan saling menjaga satu sama lain. Demikian juga dalam kehidupan gereja, kita harus hidup dalam kasih, karena Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:8). maka gereja harus mencerminkan sifat Allah itu dalam karyanya di dunia. Dimulai dari setiap warga gereja yang memberlakukan kasih sebagai kebiasaan dan jati diri kehidupan.
Dalam bacaan kita, Paulus menjelaskan hal-hal yang harus dilakukan sebagai wujud nyata dari kasih, antara lain :
- Jangan dengan pura-pura atau munafik, saling mengasihi di antara saudara, di dunia yang penuh dengan kebencian,permusuhan dan kedengkian, sikap kita jelas yaitu berbuat kasih. Kasih yang tulus tidak hanya diberikan kepada orang-orang yang dicintai saja, bahkan kepada mereka dalam persekutuan atau dalam kehidupan sehari-hari yang tidak ada kait mengkaitnya dengan kita atau bahkan yang menyakiti.
- Mendahului dalam memberi hormat, menghormati lahir dari rasa menghargai dan kerendahan hati. Dengan menghormati orang lain kita melihat mereka berharga di mata Tuhan apapun keadaannya.
- Melayani Tuhan, melayani Tuhan adalah dasar dari semua sikap
- Membantu orang-orang yang berkekurangan, kesediaan membantu adalah kesediaan memberi diri kepada orang lain dan belas kasihan.
- Memberi tumpangan, membuang sekat relasi antara sesama manusia. Orang yang membutuhkan tumpangan sebagai musafir dalam konteks dunia Alkitab, benar-benar orang yang membutuhkan bantuan karena suhu ekstrim wilayah padang gurun dan keamanan.
- Bersukacita dengan orang yang bersukacita,merangkul sesama apapun keadaaannya dengan tulus, sesuai dengan konteks keadaan batin mereka.
- Menangis dengan orang yang menangis, merangkul sesama apapun keadaaannya dengan tulus, sesuai dengan konteks keadaan batin mereka.
- Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, menekankan pentingnya ketulusan hati dan menjauhi sikap mendendam atau balas dendam.
- Tidak menganggap diri pandai, sikap rendah hati yang mencegah perpencahan dan konflik
- Hidup dalam perdamaian dengan semua orang. Menjaga kedamaian akan mendatangkan damai sejahtera.
Paulus merinci tindakan nyata dalam kasih supaya kata kasih jangan hanya menjadi slogan dari iman Kristen. Dengan dijelaskan secara rinci maka orang akan mudah melakukan dan mengevaluasi. Apakah tindakannya sudah menggambarkan tindakan kasih atau belum? Dengan melakukan kasih maka gereja akan menjadi damai dan hidup. Dengan melakukan kasih kepada sesama secara nyata kita juga memiliki kasih kepada Allah (1 Yohanes 4:19-20 – Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.)
Dengan memiliki kasih maka gereja akan hidup dalam kerukunan dan kedamaian. Energi gereja difokuskan kepada menjadi rekan kerja Allah dalam menyataka kasih-Nya di dunia, sehingga energi gereja tidak dihabiskan untuk menangani konflik di dalam gereja.
Refleksi Untuk Pamong
Kasih adalah jati diri orang Kristen, yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih sebagai pamong, kasih harus menjadi jati diri bukan sekedar slogan ketika pelayanan di gereja. Ini sungguh menjadi tantangan bagi komunitas pamong di jemaat-jemaat. Sebagai komunitas, pamong memiliki tantangan untuk menjaga kerukunan, kekompakan dan kedamaian dalam iklim pelayanan yang penuh kasih. Komunitas pamong yang terdiri atas begitu banyak warga bertalenta, memiliki potensi terjadi konflik jika tidak disertai kerendahan hati. Jika pamongnya tidak rukun bagaimana integritas pamong di depan anak-anak yang seharusnya menjadi teladan dalam kasih.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan:
Dengan bimbingan pamong, dengan kreatif anak dapat membuat kartu “Terima Kasih” sederhana untuk diberikan kepada pelayan gereja sebagai tanda apresiasi kasih
Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak bagaimana kabarnya hari ini ? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan Alkitab melalui Alkitab suara. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu.(Anak-anak melihat dan mendengarkan Alkitab suara Roma 12:9-21)
Inti Penyampaian
Alkitab yang kita baca bercerita tentang apa ya ? (biarkan anak-anak menjawabnya), ya benar Alkitab tadi bercerita tentang KASIH. Apa anak-anak ? KASIH. KASIH itu apa ya ? kasih itu adalah tindakan kita yang sayang kepada orang tua, teman dan semua orang. Huruf dari kata kasih apa saja ya ? K…A…S…I…H (menyiapkan tulisan KASIH yang dicetak dengan ukuran besar), ayo kita ulangi lagi ya, K…A…S…I…H. Ada lagunya, ayo kita menyanyikannya bersama-sama. (Menyanyikan lagu KASIH,KASIH,KASIH dengan gerakan)
Penerapan
Ya itu tadi arti dari kasih, kita sayang kepada teman, orang tua seperti Tuhan Yesus yang sudah mengasihi kita. Jika kita sayang kepada orang tua apa yang harus dilakukan? (biarkan anak-anak menjawabnya) wah benar sekali, hebat… ya kita mendengarkan dan mengikuti nasehat orang tua. Kalau sayang kepada teman apa yang dilakukan ? (biarkan anak-anak menjawabnya), ya benar main bersama yang rukun, gantian memakai mainan, berbagi makanan.
Selain mereka di gereja kita ini ada banyak orang yang harus kita sayangi juga, ada pendeta, penatua dan diaken (bisa juga memakai kata majelis karena mereka akan lebih mengerti ), ada pamong, ada merbot, ada pegawai TU, ada satpam. Mereka juga adalah bagian dari gereja, yang disebut sebagai saudara seiman. Bukan Saudara kandung tetapi bersaudara karena kita satu gereja dan satu iman kepada Tuhan Yesus. Mereka sangat membantu kita semua sehingga kebaktian bisa dilakukan dengan baik. Kita harus berterima kasih kepada mereka karena sudah bekerja keras melayani kita semua di gereja ini. Mari kita membuat kartu cantik untuk mengucapkan terima kasih dan sayang kita kepada mereka.
Aktivitas
Alat dan bahan :
- Kertas bufalo beraneka warna, dipotong menjadi dua. satu anak mendapatkan satu. Tiap kertas sudah diprint kalimat : TERIMA KASIH ATAS PELAYANANNYA DI GEREJA
- Spidol/ pulpen
- Pensil warna/ spidol warna warni
- Aneka pita
- Aneka gliter
- Lem
Cara:
- Kertas bufallo dibagikan kepada anak-anak.
- anak-anak menghias sesuka hati mereka
Ditutup dengan menyanyi KASIH, KASIH,KASIH
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan:
Dalam kegiatan persembahan kasih, Anak dapat mengumpulkan alat tulis layak pakai untuk dibagikan kepada anak lain yang membutuhkan dengan sukarela
Pendahuluan
Tadi Alkitab yang kita baca bercerita tentang apa ya ? (biarkan anak-anak menjawabnya), ya benar Alkitab tadi bercerita tentang KASIH. Apa anak-anak ? KASIH. KASIH itu apa ya ? kasih itu adalah tindakan kita yang sayang kepada orang tua, teman dan semua orang tanpa pamrih. Ayo kita ulangi lagi ya, K…A…S…I…H. biasanya kalau mengatakan KASIH, gerakannya bagaimana ya ? (bebaskan anak-anak membuat gerakan) Ada lagunya, ayo kita menyanyikannya bersama-sama.(menyanyikan lagu KASIH,KASIH,KASIH dengan gerakan)
Inti Penyampaian
Anak-anak, dalam bacaan kita Paulus meminta kita semua hidup dalam kasih. Coba sebutkan sikap apa saja yang diajarkan oleh Paulus ? (Biarkan anak-anak menjawabnya) benar sekali semuanya sangat pintar. Ada 10 sikap yang harus dilakukan untuk menunjukkan kasih.
- Jangan dengan pura-pura atau munafik, saling mengasihi di antara saudara, di dunia yang penuh dengan kebencian ,permusuhan, dan kedengkian, sikap kita jelas yaitu berbuat kasih. Kasih yang tulus tidak hanya diberikan kepada orang-orang yang dicintai saja , bahkan kepada mereka dalam persekutuan atau dalam kehidupan sehari-hari yang tidak ada kait mengkaitnya dengan kita atau bahkan yang menyakiti.
- Mendahului dalam memberi hormat, menghormati lahir dari rasa menghargai dan kerendahan hati. Dengan menghormati orang lain kita melihat mereka berharga di mata Tuhan apapun keadaannya.
- Melayani Tuhan , melayani Tuhan adalah dasar dari semua sikap
- Membantu orang-orang yang berkekurangan, kesediaan membantu adalah kesediaan memberi diri kepada orang lain dan belas kasihan.
- Memberi tumpangan, membuang sekat relasi antara sesama manusia. Orang yang membutuhkan tumpangan sebagai musafir dalam konteks dunia Alkitab, benar-benar orang yang membutuhkan bantuan karena suhu ekstrim wilayah padang gurun dan keamanan.
- Bersukacita dengan orang yang bersukacita,merangkul sesama apapun keadaaannya dengan tulus , sesuai dengan konteks keadaan batin mereka.
- Menangis dengan orang yang menangis, merangkul sesama apapun keadaaannya dengan tulus , sesuai dengan konteks keadaan batin mereka.
- Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan,menekankan pentingnya ketulusan hati dan menjauhi sikap mendendam atau balas dendam.
- Tidak menganggap diri pandai, sikap rendah hati yang mencegah perpencahan dan konflik
- Hidup dalam perdamaian dengan semua orang. Menjaga kedamaian akan mendatangkan damai sejahtera.
Penerapan
Ya itu tadi arti dari kasihyang diajarkan Paulus, bagaimana dalam kehidupan kita sehari-hari? Kita sayang kepada teman, orang tua dan semua makluk hidup lainnya seperti Tuhan Yesus yang sudah mengasihi kita. Jika kita sayang kepada orang tua dan teman apa yang harus dilakukan? Nah….ayo sekarang kita membentuk kelompok ya (Bisa dibentuk 4 kelompok. 2 kelompok menjawab pertanyaan yang sama). Pertanyaan yang harus dijawab anak-anak di kelompok adalah:
- Berikan contoh sikap yang benar dalam mengasihi orang tua
- Berikan contoh sikap yang benar dalam mengasihi teman
Anak-anak mendiskusikan di kelompok lalu dipresentasikan bergantian.
Ternyata ada di sekitar kita ada pula teman-teman yang perlu kita bantu untuk keperluan sekolahnya. Minggu kemarin sudah diumumkan untuk membawa alat tulis yang akan diberikan kepada yang membutuhkan. Mari sekarang kita siapkan bersama-sama. Jika kita saling membantu dan peduli seperti ini dengan sukacita maka gereja kita tercinta GKJW akan menjadi gereja yang kuat, rukun dan damai . Karena kita hidup saling mengasihi maka di bulan pembangunan GKJW ini gereja kita akan sungguh-sungguh terbangun untuk kemuliaan nama Tuhan. Mari kita saling rukun dan kasih dan mengingat ayat I Yohanes 4:20 : ”Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.” Dihafalkan ya.
Aktivitas
Alat dan bahan
- Plastik 2 kg, setiap anak mendapat 1
- Pita untuk mengikat plastik, setiap anak mendapatkan satu.
- Kertas
- Alat tulis
Cara :
Anak menuliskan kalimat semangat untuk yang akan menerima alat tulis. Kertas dimasukkan plastik lalu plastik ditali pita dan dikumpulkan ke tempat yang telah disediakan.
Ditutup dengan menyanyi KASIH,KASIH,KASIH
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan:
Dalam kegiatan kerja bakti gereja, Anak dapat memindahkan kursi atau merapikan ruang kelas sekolah minggu bersama timnya secara gotong royong
Pendahuluan
Tadi Alkitab yang kita baca bercerita tentang apa ya? (biarkan anak-anak menjawabnya), ya benar Alkitab tadi bercerita tentang KASIH. Apa anak-anak? KASIH. KASIH itu apa ya ? Kasih itu adalah tindakan kita yang sayang kepada orang tua, teman dan semua orang tanpa pamrih. Ayo kita ulangi lagi ya, K…A…S…I…H. biasanya kalau mengatakan KASIH, gerakannya bagaimana ya? (bebaskan anak-anak membuat gerakan) Ada lagunya, ayo kita menyanyikannya bersama-sama.(menyanyikan lagu KASIH,KASIH,KASIH dengan gerakan)
Inti Penyampaian
Anak-anak, dalam bacaan kita Paulus meminta kita semua hidup dalam kasih. Coba sebutkan sikap apa saja yang diajarkan oleh Paulus? (Biarkan anak-anak menjawabnya) Benar sekali semuanya sangat pintar. Ada 10 sikap yang harus dilakukan untuk menunjukkan kasih.
- Jangan dengan pura-pura atau munafik, saling mengasihi di antara saudara, di dunia yang penuh dengan kebencian, permusuhan, dan kedengkian, sikap kita jelas yaitu berbuat kasih. Kasih yang tulus tidak hanya diberikan kepada orang-orang yang dicintai saja, bahkan kepada mereka dalam persekutuan atau dalam kehidupan sehari-hari yang tidak ada kait mengkaitnya dengan kita atau bahkan yang menyakiti.
- Mendahului dalam memberi hormat, menghormati lahir dari rasa menghargai dan kerendahan hati. Dengan menghormati orang lain kita melihat mereka berharga di mata Tuhan apapun keadaannya.
- Melayani Tuhan , melayani Tuhan adalah dasar dari semua sikap
- Membantu orang-orang yang berkekurangan, kesediaan membantu adalah kesediaan memberi diri kepada orang lain dan belas kasihan.
- Memberi tumpangan, membuang sekat relasi antara sesama manusia. Orang yang membutuhkan tumpangan sebagai musafir dalam konteks dunia Alkitab, benar-benar orang yang membutuhkan bantuan karena suhu ekstrim wilayah padang gurun dan keamanan.
- Bersukacita dengan orang yang bersukacita,merangkul sesama apapun keadaaannya dengan tulus , sesuai dengan konteks keadaan batin mereka.
- Menangis dengan orang yang menangis, merangkul sesama apapun keadaaannya dengan tulus, sesuai dengan konteks keadaan batin mereka.
- Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, menekankan pentingnya ketulusan hati dan menjauhi sikap mendendam atau balas dendam.
- Tidak menganggap diri pandai, sikap rendah hati yang mencegah perpencahan dan konflik
- Hidup dalam perdamaian dengan semua orang. Menjaga kedamaian akan mendatangkan damai sejahtera
Penerapan
Ya itu tadi arti dari kasihyang diajarkan Paulus, bagaimana dalam kehidupan kita sehari-hari? Kita sayang kepada teman, orang tua dan semua makluk hidup lainnya seperti Tuhan Yesus yang sudah mengasihi kita. Jika kita sayang kepada orang tua dan teman apa yang harus dilakukan? Nah ayo sekarang kita membentuk kelompok ya (Bisa dibentuk 3 kelompok). Pertanyaan yang harus dijawab anak-anak di kelompok adalah :
- Berikan contoh sikap yang benar dalam mengasihi orang tua
- Berikan contoh sikap yang benar dalam mengasihi teman
- Berikan contoh sikap yang benar dalam peduli dan kasih kepada gereja
Anak-anak mendiskusikan di kelompok lalu dipresentasikan bergantian.
Aktivitas
Semuanya luar biasa dalam menjawab. Nah sebagai langkah nyata rasa peduli dan cinta kita kepada gereja mari hari ini nanti jika kebaktian selesai kita membersihkan kelas kita secara bergotong royong. Kita akan saling membantu satu dnegan yang lainnya. Jika kalian memiliki sikap saling peduli dan bergotong royong dalam kasih maka gereja kita tercinta GKJW akan menjadi gereja yang kuat, rukun dan damai. Karena kita hidup saling mengasihi maka di bulan pembangunan GKJW ini gereja kita akan sungguh-sungguh terbangun untuk kemuliaan nama Tuhan. Mari kita saling rukun dan kasih dan mengingat ayat I Yohanes 4:20 ”Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”di hafalkan ya.
Ditutup dengan menyanyi KASIH,KASIH,KASIH