Pengantar Memasuki BULAN KITAB SUCI Untuk Ibadah Anak

Dalam kalender grejawi GKJW, Bulan Kitab Suci ditata setiap bulan September (Hari Minggu setelah penutupan Bulan Pembangun GKJW). Untuk tahun ini Bulan Kitab Suci jatuh pada tanggal 29 Agustus 2019 – 25 September 2019 dengan tema “Firman Allah Menerangi dan Menuntun Umat Kepada Kebenaran” .Perayaan Bulan Kitab Suci bermula dari Hari Doa Syukur Alkitab yang sesungguhnya sudah dilakukan oleh orang Kristen mula-mula di pulau Pharos karena terselesaikannya Alkitab Saptuaginta/LXX (Tejemahan Alkitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani ke bahasa Yunani). Di Indonesia perayaan Hari Doa Alkitab sebagai wujud syukur atas diterbitkannya Alkitab (PL dan PB) secara ekumenis karena diterima oleh gereja Protestan dan Katolik.

Dalam Konteks GKJW ketika jaman pendudukan Jepang juga pernah mengalami peristiwa yang memilukan terkait banyaknya orang Kristen yang membakar Alkitab karena ketakutan kepada militer Jepang. Oleh sebab itu Bulan Kitab Suci sejatinya mengajak jemaat untuk mensyukuri kasih karunia dan kesempatan bagi setiap warga untuk memiliki dan memelihara Alkitab.

Dalam Bahan TIAR, tema setiap minggu selama Bulan Kitab Suci ini adalah berkesinambungan. Tema yang diambil berupa sikap-sikap mulai dari membaca, mendengar, merenungkan, sampai melakukan firman Tuhan dalam kehdiupan sehari-hari. Sikap-sikap ini dipandang sebagai suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Firman Tuhan di dalam Kitab Suci tidak bisa hanya dibaca tapi tidak direnungkan, apalagi dibaca didengar tetapi tidak dilakukan. Oleh sebab itu dalam mengahayati Bulan Kitab Suci ini, sikap-sikap tersebut digambarkan seperti sebuah puzzle yang saling terkait antara bagian yang satu dan lainnya.

Setiap akhir pertemnuan anak akan diberikan potongan puzzle yang berisi simbol, sikap yang dipelajari dan ayat hafalan. Kepingan atau bagian puzzle ini akan menjadi lengkap di akhir bulan september. Oleh sebab itu pamong disilahkan mencetak pola puzzle yang ada dan diperbanyak sesuai dengan jumlah anak di masing-masing jemaat. Pamong juga diminta untuk membuat selembar kertas karton (sesuai dengan kretaivitas pamong) untuk menempelkan bagian puzzle disetiap minggunya. Jadi potongan atau kepingan puzzle diberikan satu persatu setiap minggu setiap akhir kebaktian. Jika sudah sampai minggu terakhir atau akhir bulan sepetember, tandanya bahwa Bulan Ktab Suci juga sudah berakhir. Anak yang rajin akan berhasil melengkapi kepingan puzzlenya dan membentuk suatu puzzle yang utuh dengan latar belakang Alkitab. Tugas pamong diminggu terakhir adalah memberikan penjelasan tentang maksud dari aktivitas mengumpulkan dan menyusun puzzle selama Bulan Kitab Suci.

(Gambar di atas dapat dilihat di CD alat peraga TIAR)

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •