Setia Tuntunan Ibadah Anak 7 April 2019

26 March 2019

Bacaan : Lukas 22:3-6
Tahun Gerejawi : Masa Pra Paskah V
Tema : Setia
Ayat Hafalan “Sebab itu haruslah kau ketahui, bahwa Tuhan,Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia” (Ulangan 7: 9a)
Lagu Tema : NKB 154

Penjelasan Teks
Kisah tentang pengkhianatan Yudas Iskariot memberikan banyak pertanyaan di benak orang Kristen pada saat ini. Apa sebenarnya alasan Yudas Iskariot menyerahkan Yesus? Dalam Lukas 22:3-6, tidak terlalu jelas apa yang menjadi alasan Yudas menyerahkan Yesus selain karena iblis yang masuk ke dalam pikirannya. Matius (Matius 26: 14-16) memberikan sudut pandang yang berbeda tentang tujuan Yudas Iskariot menyerahkan Yesus. Dalam sudut pandang Matius, seolah-olah tujuan Yudas meyerahkan Yesus adalah uang.

Yudas pertama kali disebutkan dalam catatan Injil dalam daftar nama para rasul beberapa saat setelah Paskah tahun 31 M dan kira-kira satu setengah tahun setelah Yesus memulai pelayanannya. (Mrk 3:19; Luk 6:16) Oleh karena itu, secara masuk akal dapat disimpulkan bahwa Yudas sudah menjadi murid selama beberapa waktu sebelum Yesus mengangkatnya menjadi rasul. Banyak penulis memberikan gambaran yang sepenuhnya negatif tentang Yudas, tetapi kelihatannya untuk beberapa waktu ia adalah murid yang mendapat perkenan Allah dan Yesus; terpilihnya dia menjadi rasul menunjukkan hal itu. Lagi pula, ia diberi kepercayaan untuk mengurus uang milik bersama, yaitu kepunyaan Yesus dan ke-12 rasul. Hal itu secara positif memperlihatkan bahwa pada waktu itu ia dapat diandalkan dan bahwa ia cakap atau berpendidikan; khususnya demikian, mengingat bahwa Matius tidak mendapat tugas ini padahal dia sudah berpengalaman dalam hal keuangan dan angka.

Menurut beberapa ahli, arti nama Yudas Iskariot yakni dalam bahasa Aram, Iskariot menjadi “Isqarya’a”, artinya “pembunuh” atau “pengacau bersenjata” (bdk Kis 21:38). Sebuah manuskrip kuno menghubungkan kata “Iskariot” dengan kata Latin “Sicarius”, artinya “pembunuh”. Ada kemungkinan bahwa Yudas Iskariot sebelum menjadi murid Yesus pernah bergabung dengan kelompok revolusioner seperti kelompok zelot yang menghalalkan darah orang Roma, serta darah orang-orang Yahudi yang mendukung Roma. Bukan hanya Yudas, Simon orang Zelot adalah juga murid Yesus yang tergabung dalam kelompok revolusioner. Ini adalah hal yang menarik sebab hanya Yesus yang bisa membuat Yudas Iskariot dan Simon Zelot yang adalah mantan gerombolan revolusiner bisa duduk berdekatan dengan Matius seorang pemungut cukai yang mantan antek-antek Roma? Beberapa ahli mencoba menafsirkan tujuan Yudas sebenarnya adalah karena kekecewaannya kepada Yesus karena Yesus tidak sejalan dengan pemikirannya tentang kerajaan Israel di masa datang. Harapannya Yesus semestinya dapat menjadi seorang pemimpin dan raja yang bebas dari Roma.

Apapun tujuan Yudas menyerahkan Yesus bukanlah sesuatu yang penting, karena itu adalah rahasia antara Yudas dan Tuhan. Yang penting untuk kita perhatikan adalah tindakan pengkhianatan Yudas kepada Yesus. Pengkhianatan adalah tindakan yang tidak terpuji, terlebih bahwa tindakan tersebut sampai menghilangkan nyawa. Arti kata berkhianat menurut kamus besar Indonesia adalah melakukan tindakan melanggar janji atau perbuatan yang tidak setia kepada seseorang.

Sebagai pamong, kita juga diperhadapkan pada banyak situasi yang bisa membuat kita untuk berkhianat pada panggilan kita, yaitu melayani Tuhan melalui anak-anakNya. Bisa saja hal itu dikarenakan situasi tidak nyaman dengan sesama pamong, dengan orang tua anak atau mungkin dengan pejabat khusus gereja. Yang perlu diingat adalah kita melayani Tuhan dalam diri anak-anak. Bisa jadi juga bahwa kita berkhianat kepada Yesus karena ekonomi atau jodoh. Jika kita mencari kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka Tuhan sendiri yang akan menambahkan pada diri kita segala sesuatunya. Mempertahankan kesetiaan memang tidak mudah: diperlukan komitmen, kesungguhan hati dan kesabaran dalam menghadapi tantangan yang ada. Tuhan sendiri setia kepada umat-Nya demikian janji-Nya dalam kitab Ulangan 7:9a.


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah Yudas mengkhianati Yesus

Persiapan Cerita :
Pamong membuat Kotak cerita
Bahan :

  1. Kardus bekas dari mie instant/ air mineral
  2. Lem
  3. 3 lembar kertas kado atau cat dan kuas
  4. Kertas manila
  5. Selotip
  6. Gambar kisah pengkhianatan Yudas (gambar ada di CD)

Alat : Gunting, Cutter, spidol besar

Cara membuat :

  1. Selotip / rekatkan semua bagian dari kardus agar tidak terbuka.
  2. Jika menggunakan kertas kado maka lem selurus permukaan kardus dan tempelkan / bungkus kardus dengan kertas kado.
  3. Lalu ukur 5 cm dari setiap sisi tepi pada bagian lebar kotak lalu hubungkan semua garis, dan potong hingga menyerupai Kotak TV.
    Jika menggunakan cat, setelah kardus diisolasi lalu dipotong dan seluruh permukaaan kotak dicat.
  4. Pada bagian atas kotak ukur 3 cm dari sisi lebar. Lalu geser ke kiri 2 cm begitu sampai dengan 4 Titik buat lagi pada sisi lainnya. Buat garis memanjang sepanjang lebar kotak untuk menghubungkan ke 4 titik tersebut. Lalu cutter garis-garis tersebut
  5. Selanjutnya ukur panjang garis yang sudah dicutter gunakan ukuran tersebut untuk memotong kertas manila. Menjadi 4 lembar. Tambahkan 1 Cm dari tinggi kotak untuk pegangan kartu agar mudah di keluar masukkan dari kotak cerita.
  6. Print gambar cerita dari CD
  7. Pada manila pertama tuliskan nama YUDAS dengan huruf yang besar dan menyala. Manila ke-2 yang ditempelkan adalah gambar 1, manila ke- 3 adalah gambar 2 dan manila ke-4 adalah gambar 3.
  8. Masukkan potongan manila ke garis yang sudah dicutter dengan urutan yang sudah di jelaskan di nomor 7. Kotak cerita siap digunakan

Contoh Cerita

Selamat pagi adik-adik semua, senangnya pagi ini bisa bertemu adik-adik semua. Nah sekarang saya mau bercerita tentang seseorang ( kotak sudah disiapkan di depan). Orang itu bernama….Coba lihat kotak ini. Itu ada banyak huruf. Mari kita sebutkan satu persatu Y…U…D…A…S, sekali lagi…. Wah luar biasa kalian semua bisa menyebutnya dengan baik.

Mari kita ulangi sekali lagi lalu kita baca. Y…U…D…A…S…YUDAS ( diulangi 3X lalu bertepuk tangan untuk memuji kehebatan anak-anak). Yah…kita akan bercerita tentang YUDAS.

Ambil manila pertama lalu nampaklah gambar 1 di kotak cerita :
Yudas adalah murid Yesus. Sayangnya Yudas bukan murid yang baik. Yudas melaporkan Yesus kepada para Imam yang dak suka kepada Yesus. Lalu para Imam itu memberi YUDAS uang 30 keping uang perak. Mari dihitung bersama-sama ya

Ganti gambar 1 lalu nampaklah gambar 2 yaitu 30 keping uang
Mari kita hitung banyaknya uang yang diterima oleh YUDAS. Wah banyak sekali ya. Bagaimana caranya YUDAS menunjukkan kepada orang-orang yang akan menangkap Yesus bahwa itu adalah YESUS ?

Ganti gambar 2 dan nampaklah gambar 3
Tandanya, Yudas akan mencium Yesus. Orang yang dicium Yudas itu adalah Yesus, maka semua orang yang akan menangkap Yesus tahu yang mana Yesus. Nah adik-adik sekarang saya mau bertanya. Tadi kita bercerita tentang siapa ya ? YUDAS Berapa banyak uang yang diberikan kepada YUDAS? 30 keping perak. Wah luar biasa kalian semua pintar. Yudas sudah berbuat jahat kepada Yesus. Apakah boleh menirukan YUDAS? Benar dak boleh. Kita harus sayang kepada Tuhan Yesus.

 

Aktivitas Penutup
(Untuk membuat pesan menjadi lebih nyata)

Menyanyikan lagu SETIA NKB NO 154, buatlah gerakan dari lagu tersebut.

[2] Setialah, setialah mengikut Tuhanmu.
Bersaksilah di dunia tentang Penebusmu
yang mati disalibkan di bukit Golgota,
tetapi Dia bangkitlah, besar kuasaNya.

[3]Setialah, setialah menjadi hambaNya.
Meski besar rintanganmu, tetap percayalah.
Selalu ‘kau dibimbing ke air yang tenang,
kelak mahkota milikmu di sorga yang terang.

Alat dan bahan : lem, gunting, kertas
Copy tulisan di bawah ini lalu dipotong-potong. Minta tiap anak menyusun nama YUDAS. Pamong memberikan contoh tulisan di papan tulis. Tiap anak dapat satu set tulisan YUDAS dan kertas untuk menempel huruf-huruf tersebut.

“YYYYUUUUDDDDAAAASSSS”

Catatan: Persiapan minggu depan : pamong menyiapkan daun palem sejumlah anak.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah Yudas menghianati Yesus

Persiapan Cerita
Alat dan bahan :
Kertas manila, ballpoint/spidol, gunting, amplop panjang (bisa dengan ukuran yang lainnya)
Kertas manila dipotong 7 Cm X 15 Cm sebanyak 32 lembar.
Lalu tulis:

– IMAM KEPALA (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– MENDAPAT 30 (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– KEPING (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– PERAK (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– TIDAK SETIA (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– YESUS (4 lembar) lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– MURID (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.
– DATANG KEPADA (4 lembar)  lalu masukkan 4 lembar ini dalam 1 amplop.

Masing-masing amplop yang sudah berisi kertas manila dengan tulisan tersebut, diletakkan pada 8 tempat berbeda ( bisa disebut juga pada 8 titik atau 8 pos).

Contoh cerita
Selamat pagi adik-adik. Bagaimana semua sehat ? wah luar biasa. Sebelum kita membaca Alkitab hari ini, kita akan bermain terlebih dahulu.
Cara bermain:

  1. Anak-anak dibagi menjadi 4 kelompok.
  2. Siapkan amplop (seperti keterangan di atas) dan letakan pada 8 tempat/titik/pos .
  3. Bagi tempat mulai/ START dari ke-4 kelompok di amplop yang berbeda-beda. Beri aba-aba agar mereka memulai bersamaan.
  4. Minta ke-4 kelompok untuk mendatangi setiap amplop dan membaca isinya. Jika sudah selesai kertas manila harus dimasukkan kembali ke dalam amplop dan mereka harus berpindah ke amplop yang lain.
  5. Tugas tiap kelompok adalah : Kertas dalam tiap amplop adalah kata kunci. Dan tiap kelompok harus mencari tahu apakah atau siapakah yang dimaksud oleh kata kunci – kata kunci tersebut.
  6. Jika ada kelompok yang sudah jawabannya, mereka boleh menjawab. Bila benar maka itulah kelompok pemenangnya.
  7. Jawabannya: YUDAS ISKARIOT MENGKHIANATI YESUS.

Wah kalian memang luar biasa kalian bisa menebaknya. Lalu ajak mereka membaca Alkitab dari bacaan hari ini di Lukas 22:3-6 .

Cerita hari ini tentang seorang murid Yesus yang bernama Yudas Iskariot. Ia telah berkhianat kepada Yesus dengan melaporkan Yesus kepada para imam kepala. Sebagai upahnya, Yudas Iskariot mendapatkan 30 keping perak. Pada zaman itu,uang sejumlah itu nilainya sangat banyak.

Yudas menunjukkan kepada para prajurit yang akan menangkap Yesus dengan cara menciumNya. Maka para prajurit akan menangkap orang yang dicium oleh Yudas sebab itulah Yesus. Apa yang dilakukan Yudas bukanlah sesuatu yang baik. Kita tidak perlu mencontohnya. Seharusnya kita saling mengasihi dan saling menjaga, sebab Tuhan saja setia kepada umat-Nya demikian juga kita harus setia kepada Tuhan. Mari kita baca Ulangan 7:9a. Ayat ini harus diingat-ingat ya. Mari kita ulangi sekali lagi. (Bisa diulang-ulang sampai anak-anak hafal )

Aktivitas Penutup
Adik-adik sekarang mari kita susun kata –kata yang tertulis dalam amplop tadi sesuai urutan cerita dalam Alkitab. Perwakilan dari setiap kelompok silahkan siap di garis start. Kalau saya sudah memberi aba-aba mulai maka kalian akan segera mulai. Di setiap pos (1-8) anak-anak akan mengambil satu kata dari setiap amplop (1 lembar manila). Setelah ke delapan kertas terkumpul silahkan disusun kata-kata dalam kertas manila agar menjadi satu kalimat yang tepat. Siapa yang terlebih dahulu selesai adalah pemenangnya. Sekarang silahkan mengambil kertas-kertasnya dan susun dengan benar menjadi kalimat yang tepat. Baik kita akan mulai, pada hitungan ke-3 dimulai ya 1…2…3

Kalimat yang benar adalah :

Murid Yesus tidak setia datang kepada imam kepala mendapat 30 keping perak

Lagu Tema : NKB 154 :1-3

Catatan: Persiapan minggu depan : Anak-anak diminta membawa daun palem kecil
Pamong bisa membuat pengumuman kecil yang diketik dan dibagi ke anak-anak untuk diberikan kepada orang tua


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan : Anak dapat menyebutkan alasan Yudas Iskariot mengkhianati Yesus

Alat dan bahan :

• Kertas Manila 1 lembar
• Kertas bufallo 4 lembar 2 warna yang berbeda, masing-masing warna 2 lembar
• Spidol warna-warni
• Gunting

Kertas kode A
Potong kertas bufalo dengan warna yang sama seukuran KTP sebanyak 10 lembar. Tuliskan kalimat pertanyaan-pertanyaan ini di atas kertas tersebut.

  1. Siapakah nama murid Yesus yang menyerahkan Yesus ?
  2. Kepada siapakah murid tersebut menyerahkan Yesus ?
  3. Berapakah nilai uang yang diterima Yudas Iskariot ?
  4. Menurutmu apakah alasan Yudas Iskariot meyerahkan Yesus kepada imam kepala ?
  5. Menurutmu sifat apakah yang dimiliki Yudas Iskariot ketika mengkhianati Yesus ?
  6. Berikan contoh sikap berkhianat kepada Tuhan dan setia kepada Tuhan yang pernah kalian lakukan!
  7. Berikan contoh sikap berkhianat kepada keluarga dan setia kepada keluarga yang pernah kalian lakukan!
  8. Berikan contoh sikap berkhianat kepada teman dan sikap setia kepada teman yang pernah kamu lakukan!
  9. Pada hari Minggu, Piku bersiap-siap pergi ke gereja. Lalu ia pamit kepada ibunya untuk pergi ke gereja. Di tengah jalan ia bertemu dengan Piki. Piki mengajak Piku untuk bermain bola. Jika kalian menjadi Piku apa yang akan kalian lakukan, jika ikut sepak bola kalian tidak ke gereja. Jika ke gereja kamu akan dituduh tidak setia kawan. Kalian pilih yang mana ikut sepak bola atau ke gereja ? Berikan alasan.
  10. Piku membuat janji kepada Piki akan pergi berlatih bola bersama pada hari Sabtu pukul 11 siang sepulang sekolah. Tiba-tiba ibu memberi tahu bahwa Piku harus ikut ke rumah nenek sebab nenek sakit keras. Bagaimana sikapmu, mana yang kamu pilih ? Berikan alasan !

Pada kertas ini beri kode “A” pada salah satu sisi kertas. Di samping kode “A” berikan angka sesuai urutan pertanyanan. Sedangkan di sisi yang lain tuliskan pertanyaan.

Kertas kode B

Pada ketas bufallo yang berwarna lain tuliskan yang seperti di bawah ini:

  1. Nyanyikan lagu kambing mbek-mbek dengan gerakan
  2. Sebutkan 4 kitab pertama di Perjanjian Baru
  3. Nyanyikan lagu kingkong badannya besar dengan gerakan
  4. Sebutkan bunyi Doa Bapa Kami
  5. Sebutkan bunyi Injil Yoh anes 3:16
  6. Nyanyikan Happy Ya Ya dengan semua huruf vokalnya diganti huruf U
  7. Sebutkan 5 nama pamong Kebaktian Minggu
  8. Sebutkan bunyi hukum kasih
  9. Sebutkan nama pendetamu
  10. Nyanyikan lagu Indonesia tanah air beta.

Pada kertas ini beri kode “B” pada salah satu sisi kertas. Di samping kode “B” berikan angka sesuai urutan pertanyanan. Sedangkang di sisi yang lain tuliskan pertanyaan.

Keterangan :
• Kertas A adalah soal untuk dijawab anak-anak sedangkan kertas B adalah hukuman jika mereka tidak bisa menjawab. Setiap kali anak-anak tidak bisa menjawab pertanyaan A maka minta mereka mengambil satu lembar kertas B. Jika sudah selesai maka kertas B harus diletakkan kembali di bagian terbawah dalam susunan tumpukkkan kertas B.

• Jika jumlah anak-anak sangat banyak. Maka pemain permainan ini bisa dibuat lebih dari satu dan pamong yang berada dalam kelas bisa ditambahkan untuk mendampingi anak-anak dalam diskusi.

Cara Bermain:

  1. Letakkan kertas kode A di tempat persegi panjang A dan kertas kode B di tempat persegi panjang B. Letakkan kertas-kertas tersebut dengan posisi tertutup sehingga pertanyaan-pertanyaan tidak terbaca anak-anak. Urutkan penempatan kertas sesuai nomor soal. Nomor satu paling atas dan yang paling bawah no 10. Supaya cantik kertas manila bisa dihiasi dengan gambar-gambar dengan spidol warna-warni.
  2. Minta anak-anak duduk melingkar dan kertas di tengah.
  3. Tunjuk pada siapa yang akan memulai permainan. Anak yang ditunjuk akan mengambil kertas dengan kode A. Anak tersebut membaca soal dan menjawab pertanyaannya. Jika tidak bisa menjawab maka ia harus mengambil kertas kode B sebagai hukuman dan melakukan instruksi dalam kertas kode B tersebut.
  4. Ketika anak-anak menjawab pertanyaannya sendiri teman-teman yang lain boleh menanggapi.
  5. Setelah soal no 3 ajak anak-anak membaca Alkitab sesuai bacaan.

Contoh cerita :
Adik-adik selamat pagi. Saya berharap kabar kalian baik semua pagi hari ini. Sebelum kita membaca Alkitab mari kita bermain-main dulu.
(Ajak anak-anak bermain seperti instruksi di atas )
Setelah no 3 ajak anak-anak membaca Alkitab. Setelah no 4 dijawab oleh anak-anak jelaskan menurut Lukas 22 ayat 5 dan 6 bagaimana Yudas menyetujui menerima sejumlah uang untuk menyerahkan Yesus kepada imam kepala. Artinya alasan Yudas mengkhianati Yesus karena keserakahan dan cinta akan uang. Anak-anak juga bisa tergoda menjadi tidak setia kepada Tuhan, keluarga dan teman jika mudah tergoda dengan kesenangan dan keserakahan.

Lalu lanjutkan permainan sampai kode A Habis. Jika pamong merasa pertanyaan perlu ditambah silahkan menambahkan pertanyaan sesuai konteks di jemaat masing-masing.

Kalian sungguh luar biasa kalian sudah tahu alasan Yudas mengkhianati Yesus dan bisa membuat keputusan dengan baik untuk menjadi setia kepada Tuhan dan keluarga yang diutamakan. Setia kepada teman itu baik asal tidak mengganggu kesetiaan kepada Tuhan dan kepada keluarga. Mengutamakan Tuhan dan keluarga di atas kesenangan kita sendiri adalah sesuatu yang baik. Inilah tanda kita mengasihi Tuhan dan menghormati orang tua. Anak-anak seusia kalian memang sangat senang bermain dengan teman-teman. Kalian memang sangat membutuhkan teman-teman kalian. Tapi ingatlah bahwa jangan sampai kebutuhan kalian untuk dekat dengan teman-teman akan membuat kalian tidak setia kepada Tuhan dan keluarga. Jika kalian lebih mengutamakan teman sampai melupakan ibadah dan tidak menghormati orang tua maka kalian juga melanggar hukum Taurat ke-1 sampai ke-5. Ada yang ingat apa isi hukum Taurat pertama sampai ke-5 ? Mari membuka Keluaran 20: 1-12.

Kadang kita bisa berkhianat kepada Tuhan, kepada keluarga dan teman karena keserakahan dan keinginan untuk mencari kesenangan kita sendiri. Mari menjaga supaya kita bisa tetap setia kepada Tuhan Yesus dengan rajin kebaktian, rajin membaca Alkitab dan rajin berdoa. Kalau di sekolah ada pelajaran agama maka kalian juga harus rajin untuk datang. Dengan demikian maka kalian menunjukkan kasih kepada Allah. Seharusnya kita saling mengasihi dan saling menjaga, sebab Tuhan setia kepada umat-Nya demikian juga kita harus setia kepada Tuhan. Mari kita baca Ulangan 7:9a. Ayat ini kita hafalkan ya. Mari kita ulangi sekali lagi. (Bisa diulang-ulang sampai anak-anak hafal )

Lagu Tema : NKB 154 :1-3

Catatan: Persiapan minggu depan : Anak-anak diminta membawa daun palem kecil

Renungan Harian

Renungan Harian Anak