Persembahanku Tuntunan Ibadah Anak 27 Desember 2020

Tahun Gerajawi : Minggu Setelah Natal
Tema : Minggu Setelah Natal
Bacaan Alkitab : Matius 2:1-12
Ayat Hafalan : Roma 12:1 
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”
Lagu Tema : KJ 302 Ku B’ri Persembahan

Penjelasan Teks
Siapakah orang majus itu?

Alkitab menyebut orang-orang yang mengunjungi bayi Yesus di Matius 2:1-12 sebagai magoi (bentuk jamak dari magos), tetapi Alkitab tidak memberitahukan siapa sebenarnya mereka. Para penerjemah biasanya mempertahankan istilah yang dipakai atau menerjemahkannya dengan “orang-orang bijaksana” (“wise men”, KJV/ASV/RSV/ESV). Kata magos ini tidak sering ditemukan dalam Alkitab. Kalau pun ditemukan, pemunculan hanya terbatas pada konteks-konteks tertentu. Dalam Perjanjian Baru kata ini hanya muncul di Kisah Para Rasul 13:6,8 dan dikenakan pada Baryesus atau Elimas yang adalah seorang tukang sihir. Dalam Perjanjian Lama kata yang sama muncul beberapa kali di Kitab Daniel untuk para ahli nujum atau tafsir mimpi di Kerajaan Babilonia (2:2, 10, 27; 4:7; 5:7, 11, 15). Di berbagai tulisan kuno di luar Alkitab, kata magos juga memiliki arti yang variatif, walaupun tetap berdekatan. Kata ini bisa merujuk pada suku tertentu di antara bangsa Median, orang-orang yang bijaksana, ahli perbintangan dan ilmu lain, atau tukang sihir.

Menurut Herodotus, orang majus adalah salah satu suku orang Media yang berprofesi sebagai penafsir mimpi dan bertanggung jawab atas ritus-ritus suci. Singkatnya, mereka adalah golongan imam dan kaum terpelajar dan dianggap memiliki keahlian berupa pemahaman supernatural akan peristiwa-peristiwa di masa depan, yang diperoleh dengan mempelajari buku-buku dan mengamati bintang-bintang (astronomi). Penyelidikan selanjutnya lebih condong untuk menunjukkan bahwa Babilon dan bukan Media dan Persia, adalah pusat dari paham orang majus yang telah berkembang penuh. Pada mulanya, para imam Media tidak disebut orang majus. Akan tetapi, mereka menerima nama majus dari orang-orang Kasdim (Khaldea) untuk kasta keimaman mereka dan itulah penjelasannya mengapa Herodotus mengatakan bahwa orang majus adalah suku orang Media. (http://www.sarapanpagi.org/orang-majus-vt249.html)

Berdasarkan konteks Matius 2:1-12, kita sebaiknya memahami magos sebagai “orang-orang yang memiliki kapasitas pemahaman yang istimewa berdasarkan ilmu perbintangan”. Mereka sangat bergantung pada penampakan bintang (Mat 2:1). Ketika lokasi persis yang ditunjuk oleh bintang itu tidak bisa diketahui, mereka menggunakan cara-cara yang alamiah dan logis untuk mengetahuinya, yaitu dengan bertanya kepada para pemimpin Yahudi (Mat 2:2). Seandainya mereka adalah ahli sihir mungkin mereka akan melakukan ritual-ritual tertentu untuk mengetahui posisi Tuhan Yesus.

Darimana orang-orang majus berasal?
Alkitab hanya memberi keterangan bahwa
hoi magoi berasal dari Timur, itu pun secara tidak langsung. Matius 2:2 hanya mencatat bahwa orang-orang majus telah melihat bintang itu di Timur, lalu memutuskan untuk mengikutinya sampai ke Yerusalem. Kata anatolē (LAI:TB “Timur”) sendiri secara hurufiah berarti “tempat terbitnya matahari”, sehingga tepat jika diterjemahkan “Timur”.

Keterangan ini sebenarnya tidak banyak membantu. Ada beragam alternatif tempat di daerah Timur. Walaupun demikian, sebagian besar penafsir Alkitab menduga para majus berasal dari Babilonia atau Persia. Selain dari sisi geografis memungkinkan (baik Babel maupun Persia sama-sama terletak di sebelah Timur), dua kerajaan ini juga terkenal karena ilmu perbintangannya, apalagi di kemudian hari negara Babel juga dikalahkan oleh Media-Persia.

Berapa jumlah orang majus yang datang?
Drama-drama dan lukisan-lukisan Natal umumnya menampilkan tiga orang majus yang datang menjenguk bayi Yesus. Tradisi kekristenan bahkan menyebutkan nama mereka masing-masing: Gaspar, Melkhior, dan Balthasar. Tidak heran, banyak orang Kristen berpikir bahwa jumlah orang majus di Matius 2:1-12 adalah tiga.

Pembacaan Alkitab yang lebih teliti menunjukkan bahwa dua hal tersebut – jumlah dan nama orang majus – hanyalah dugaan semata-mata. Alkitab tidak pernah menyebutkan jumlah orang majus secara spesifik. Kata magoi (2:1) hanya menunjukkan jumlah mereka yang jamak.

Jumlah “tiga” sangat mungkin didasarkan pada jenis persembahan yang diberikan kepada Tuhan Yesus, yaitu emas, mur, dan kemenyan (2:11). Persoalannya, Alkitab hanya memberitahukan jenis persembahan, bukan jumlah persembahan mereka. Siapa yang bisa memastikan bahwa emas yang dibawa hanya sebatang? Siapa yang tahu berapa banyak kemenyan dan mur yang dipersembahan? Bahkan, sekalipun tiga hal ini dianggap sebagai jumlah persembahan, kita tetap tidak dapat memastikan bahwa satu orang majus hanya membawa satu persembahan.

Berdasarkan bacaan kita, kita sebaiknya tidak membatasi jumlah orang majus yang datang kepada Yesus. Jumlah mereka bisa tiga atau lebih!

Kapankah orang-orang majus datang?
Kita terbiasa menyaksikan orang-orang majus sedang berlutut di depan bayi Yesus yang sedang dibalut kain lampin dan terbaring di palungan. Gambaran ini merupakan penggabungan dua kisah Natal yang berlainan (Matius 2:1-12 dan Lukas 2:8-20). Sayangnya, upaya ini tidak tepat.

Kisah orang-orang majus sedikit berbeda. Matius 2:10-11 mencatat bahwa para majus menemui bayi Yesus di sebuah rumah, bukan di palungan. Lagipula, keputusan Herodes untuk membunuh semua bayi yang berusia di bawah 2 tahun berkaitan dengan waktu yang diberitahukan oleh para majus (Matius 2:16). Ini menyiratkan bahwa pada saat orang majus sampai di Yerusalem atau Betlehem, Yesus bukan lagi seorang bayi mungil yang terbungkus dengan kain lampin. Ia kemungkinan besar sudah bisa berjalan dan bermain-main, karena usianya sudah di atas satu tahun.

Dengan menampilkan kisah kedatangan orang-orang majus, Matius ingin menandaskan status Yesus sebagai Raja Israel. Kekuasaan-Nya bukan hanya terbatas di wilayah Israel. Bangsa-bangsa lain pun datang untuk menyembah Dia. Ini sesuai dengan penutup Injil Matius: “Pergilah jadikanlah semua bangsa murid-Ku” (Matius 28:19). Penyertaan-Nya kepada murid-murid sampai kesudahan zaman (Matius 2:20) cocok dengan nama yang dilekatkan pada saat kelahiran-Nya, yaitu Imanuel, Allah beserta dengan kita (Matius 1:23).

Sangat penting bagi kita mengetahui bahwa, kehadiran Tuhan Yesus itu bukan hanya kabar sukacita bagi orang Israel tetapi juga bagi bangsa lain. Kita bisa mengetahuinya dari kedatangan mereka yang membawa persembahan bagi Tuhan. Jika bangsa lain saja mempersembahkan sesuatu bagi Tuhan Yesus, pertanyaannya adalah apa yang bisa kita persembahkan? Tentu saja adalah hidup yang kudus, benar dan berkenan kepada Tuhan ( Roma 12 :1)

Sumber:http://rec.or.id/article_604_Misteri-Orang-orang-Majus:-Siapa,-Darimana,-Berapa,-Kapan,-dan-Mengapa?


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan : Anak data menceritakan kembali kisah orang Majus yang datang memberitakan kelahiran Yesus.

Alat Peraga: Cerita bergambar kedatangan orang Majus

Pendahuluan
Anak-anak ketika Tuhan Yesus lahir, ada orang-orang yang datang membawa hadiah, siapa ya mereka? (Biarkan anak-anak menjawabnya) ya benar orang-orang Majus begini ceritanya:

Inti Penyampaian

  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 1)
    Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. Karena melihat bintang kelahiran raja di Timur.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 2)
    Mereka bertanya -tanya: dimanakah Dia raja orang Yahudi yang baru dilahirkan sebab kami melihat bintang-Nya di Timur.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 3)
    Maka Herodes mengumpulkan semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 4)
    Imam kepala mengatakan bahwa: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 5)
    Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 6)
    Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Penerapan
Anak-anak, tadi para orang Majus memberi hadiah kepada Yesus. Bagaimana dengan kalian hadiah apa ya yang bisa diberikan kepada Tuhan Yesus? Hadiahnya adalah rajin ke gereja, sayang kepada orang tua, saudara dan teman-teman. Tadi anak-anak juga sudah gelar talenta itu juga adalah persembahan anak-anak kepada Tuhan. Itu adalah persembahan kita.

Dalam Roma 12: 1 dituliskan:
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Aktivitas

  • Anak-anak gelar talenta
  • Gelar talenta diadakan sebelum cerita dan sesudah cerita.

TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:

  1. Anak dapat menjelaskan tujuan orang Majus dari Timur.
  2. Anak dapat menyambut kedatangan Tuhan dengan mempersembahkan hidupnya.  

Alat Peraga: Cerita bergambar kedatangan orang Majus

Pendahuluan
Anak-anak ketika Tuhan Yesus lahir, ada orang-orang yang datang membawa hadiah, siapa ya mereka? (Biarkan anak-anak menjawabnya) ya benar orang-orang Majus begini ceritanya:

Inti Penyampaian

  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 1)
    Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. Karena melihat bintang kelahiran raja di Timur
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 2)
    Mereka bertanya -tanya: dimanakah Dia raja orang Yahudi yang baru dilahirkan sebab kami melihat bintang-Nya di Timur
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 3)
    Maka Herodes mengumpulkan semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 4)
    Imam kepala mengatakan bahwa: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 5)
    Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 6)
    Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Penerapan
Anak-anak, tadi para orang Majus memberi hadiah kepada Yesus. Bagaimana dengan kalian hadiah apa ya yang bisa diberikan kepada Tuhan Yesus? Hadiahnya adalah rajin ke gereja, sayang kepada orang tua, saudara dan teman-teman. Tadi anak-anak juga sudah gelar talenta itu juga adalah persembahan anak-anak kepada Tuhan. Itu adalah persembahan kita.

Dalam Roma 12: 1 dituliskan:

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Jangan lupa ayat ini dihafalkan yaa…

Aktivitas:

  • Anak-anak gelar talenta
  • Gelar talenta diadakan sebelum cerita dan sesudah cerita.

Lagu Tema : KJ No. 302


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menjelaskan tujuan orang Majus dari Timur.
  2. Anak dapat menyambut kedatangan Tuhan dengan mempersembahkan hidupnya.

Alat Peraga: Cerita bergambar kedatangan orang Majus

Pendahuluan
Anak-anak ketika Tuhan Yesus lahir, ada orang-orang yang datang membawa hadiah, siapa ya mereka? (Biarkan anak-anak menjawabnya) ya benar orang-orang Majus begini ceritanya:

Inti Penyampaian

  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 1)
    Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. Karena melihat bintang kelahiran raja di Timur
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 2)
    Mereka bertanya -tanya: dimanakah Dia raja orang Yahudi yang baru dilahirkan sebab kami melihat bintang-Nya di Timur
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 3)
    Maka Herodes mengumpulkan semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 4)
    Imam kepala mengatakan bahwa: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 5)
    Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
  • (Pamong menunjukkan GAMBAR 6)
    Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Penerapan
Anak-anak, tadi para orang Majus memberi hadiah kepada Yesus. Bagaimana dengan kalian hadiah apa ya yang bisa diberikan kepada Tuhan Yesus? Hadiahnya adalah rajin ke gereja, sayang kepada orang tua, saudara dan teman-teman. Tadi anak-anak juga sudah gelar talenta itu juga adalah persembahan anak-anak kepada Tuhan. Itu adalah persembahan kita.

Dalam Roma 12: 1 dituliskan:
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Jangan lupa dihafalkan yaa…

Aktivitas

  • Anak-anak gelar talenta
  • elar talenta diadakan sebelum cerita dan sesudah cerita.

Lagu Tema: KJ No. 302
Dengan menyanyi lagu ini juga melakukan gerakan pada waktu gelar talenta Contoh : yang tadi main gitar, pura-pura main gitar, yang menari memperagakan menari.

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •