Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga.
Tema: Karakter Kristiani.
Bacaan Alkitab: Yosua 24:1-17.
Ayat Hafalan: “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” (Wahyu 2:10B)
Lagu Tema: PKJ 134 – Setiamu Tuhanku, Tiada Bertara.
Tujuan:
- Remaja dapat menyebutkan penyertaan Tuhan pada bangsa Israel.
- Remaja dapat menyadari bahwa penyertaan Tuhan terjadi jika bangsa Israel setia kepada Tuhan.
- Remaja dapat menyebutkan penyertaan Tuhan dalam keluarganya.
- Remaja dapat membiasakan diri mengingatkan keluarganya untuk selalu setia kepada Tuhan.
Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Penting mendengarkan pesan orang yang menjelang ajal seperti yang Yosua berikan kepada umat Israel. Apakah hal yang begitu penting bagi Yosua yang ingin dia tanamkan dalam-dalam pada umat Tuhan sebelum ia meninggal? Keputusan mereka untuk beribadah hanya kepada Allah. Yosua sadar waktunya tinggal sesaat saja, ia tidak akan lagi bersama mereka. Kini mereka harus mengambil keputusan demi kebaikan dan masa depan mereka sendiri, yaitu setia kepada Allah yang setia, kudus, dan cemburu. Itulah visi akan Allah.
Setia beribadah kepada-Nya adalah hal penting menurut Yosua. Setia pada Allah adalah penentu keberlangsungan umat. Yosua peka akan kondisi umat Israel yang lemah dalam hal kesetiaan mereka kepada Tuhan.
Hal fatal karena ketidaktaatan umat bisa menyebabkan Tuhan memusnahkan umat. Kepekaan dan kekuatiran Yosua menuntunnya mengambil langkah-langkah kebangunan umat secara konkret. Kesetiaan dan ketetapan hati umat untuk memilih setia beribadah pada Allah, harus diwujudnyatakan aturannya dalam tindakan dan ketetapan membuang semua ilah lain. Keputusan tersebut harus bersifat pengajaran dan latihan agar mengikat terus di masa-masa mendatang. Yosua kemudian mengambil batu besar yang ia taruh di bawah pohon besar sebagai lambang tempat kudus Tuhan! Keprihatinan Yosua hendaknya memberi teladan kepada semua umat percaya. Semangat hidup zaman ini yang tidak takut kepada Allah sedang mengancam orang tua dan gereja, terutama generasi muda. Pendekatan dan isi pembinaan kita perlu dibuat terus relevan.
https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Yos+24%3A1-17
Pendahuluan
- Ajak remaja membaca Yosua 24: 1-17!
- Berpasangan dengan teman sebelah kanannya menjawab pertanyaan berikut:
- Berdasar bacaan, sebutkan penyertaan Tuhan terhadap bangsa Israel!
- Apakah yang harus dilakukan oleh bangsa Israel agar penyertaan Tuhan selalu ada bagi mereka? Tunjukkan pada ayat mana!
- Tuliskan masing-masing penyertaan Tuhan pada hidup keluargamu!
- Secara bergantian remaja menyampaikan jawaban mereka.
Cerita
Teman remaja yang dikasihi Tuhan,
Kata kunci yang kita pegang pada perenungan kita saat ini dalam tema “Karakter Kristiani” adalah SETIA. Menurut KBBI, setia adalah berpegang teguh (pada janji, pendirian, dan sebagainya); patuh; taat. Kata “setia” atau “kesetiaan” muncul sebanyak 130 kali di dalam seluruh Alkitab. Di dalam Perjanjian Lama kata “kasih setia” muncul sebanyak 167 kali dan “kesetiaan” 52 kali. Di dalam Kitab Mazmur sendiri kata “kasih setia” muncul masing-masing sebanyak 110 kali dan “kesetiaan” 28 kali.
Bacaan saat ini mengisahkan tentang Yosua yang sedang menyampaikan nasehat-nasehat terakhirnya kepada bangsa Israel menjelang kematiannya. Apakah hal yang begitu penting bagi Yosua yang ingin dia tanamkan dalam-dalam pada umat Tuhan sebelum ia meninggal? Keputusan mereka untuk beribadah hanya kepada Allah.
Yosua sadar waktunya tinggal sesaat saja, ia tidak akan lagi bersama mereka. Kini mereka harus mengambil keputusan demi kebaikan dan masa depan mereka sendiri, yaitu setia kepada Allah yang setia dan kudus. Allah dan setia beribadah kepada-Nya adalah hal penting menurut Yosua. Setia pada Allah adalah penentu keberlangsungan umat. Yosua peka akan kondisi umat Israel yang lemah dalam hal kesetiaan mereka kepada Tuhan. Hal fatal karena ketidaktaatan umat bisa menyebabkan Tuhan memusnahkan umat. Kepekaan dan kekuatiran Yosua menuntunnya mengambil langkah-langkah kebangunan umat secara konkret. Kesetiaan dan ketetapan hati umat untuk memilih setia beribadah pada Allah, harus diwujudnyatakan aturannya dalam tindakan dan ketetapan membuang semua illah lain. Yosua kemudian mengambil batu besar yang ia taruh di bawah pohon besar sebagai lambang tempat kudus Tuhan!
Ini menunjukkan bahwa “setia, kesetiaan” menjadi kata yang penting dalam Alkitab dan mestinya dalam hidup umat percaya. Penyertaan Tuhan akan terjadi pada bangsa Israel juga pada setiap umat Tuhan apabila mereka setia. Panggilan untuk setia juga tentunya ada pada setiap anak-anak Tuhan. Di awal tadi sebelum kita merenungkan Firman Tuhan kita telah berbagi tentang semua penyertaan Tuhan dalam hidup kita. Dan kesetiaan kita menjadi kunci agar penyertaan Tuhan kekal ada dalam hidup kita. Setialah!
Aktivitas
- “NOTES”
- Siapkan kertas Sticky Notes seperti gambar di bawah (yang berperekat).

- Siapkan sedotan plastik.
- Minta remaja mencari dan menuliskan ayat tentang setia/kesetiaan yang paling mereka sukai dalam Alkitab pada kertas Sticky Notes.
- Sticky Notes yang sudah ditulisi direkatkan pada sedotan.
- Remaja bisa membuatnya lebih dari satu kemudian diletakkan pada tempat pensil yang terbuat dari tempat bekas snack Pringles atau bambu atau media lain berbentuk tabung.
- Siapkan kertas Sticky Notes seperti gambar di bawah (yang berperekat).
- ALARM
Menyetel alarm setiap pagi sebelum berangkat beraktivitas untuk saling mengucapkan antar anggota keluarga “SEMANGAT SETIA PADA TUHAN”.