Full of Spirit Tuntunan Ibadah Remaja 23 Mei 2021 (Pentakosta)

Tahun Gerajawi: Pentakosta
Tema:
Pentakosta
Bacaan Alkitab: 1 Samuel 10: 1-16
Ayat Hafalan:
Roma 15: 13 – Allah sumber segala pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Lagu Tema: Lagu Populer “Mengalirlah Kuasa Roh Kudus

Tujuan: Remaja dapat mencirikan perilaku kepenuhan Roh Tuhan.

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Siapa yang Tuhan bisa dan mau pakai untuk melaksanakan kehendak dan mewujudkan rencana-Nya? Bukan orang yang pintar atau berpengalaman, tetapi mereka yang rendah hati, mau diajar, dan mau taat pada pimpinan Tuhan.

Saul sedang dipersiapkan oleh Tuhan untuk menjadi raja Israel. Samuel harus mengurapi Saul dengan minyak sebagai tanda pemberian otoritas Ilahi dari Allah. Pengurapan adalah tanda pelantikan Ilahi kepada seseorang untuk melaksanakan suatu tugas khusus. Allah memberikan tugas dan otoritas-Nya kepada hamba yang diurapi. Pertama, oleh pengurapan Allah, Roh Tuhan menyatakan penyertaan dan kepemimpinan-Nya atas Saul sehingga ia dapat melaksanakan tugas panggilannya (ayat 6-7). Kedua, Roh Tuhan mengubah hati Saul (ayat 9). Dia kepenuhan Roh dan bernubuat seperti layaknya nabi (ayat 5-6, 10). Saul diubah hatinya oleh Allah, artinya ia mengalami perubahan sifat batin. Sifat ini bisa dan harus dipelihara melalui ketaatan kepada Allah. Salah satu bentuk ketaatan itu adalah Saul diminta dengan setia menantikan kedatangan Samuel, untuk nantinya ia dilantik sebagai raja di hadapan Allah (ayat 8) dan dikenali oleh umat Israel (ayat 17-27).

Saul sebagai hamba Tuhan. Dengan Saul sebagai raja, bisa terjadi pergeseran pemahaman tentang siapa yang paling menentukan dalam kehidupan umat Israel. Untuk menyadarkan Israel bahwa Tuhan sendiri yang memimpin, Saul dipilih dan diurapi oleh Tuhan bukan oleh rakyat. Tugas Saul terutama adalah menjalankan perintah Allah atas Israel, bukan sebaliknya. Posisi Saul adalah sebagai raja bagi Israel dan sebagai hamba di hadapan Allah.

https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=1+samuel+10%3A+1-16

Pendahuluan

1. Beri tanda √ pada kolom sebelah kanan untuk prasa yang menurutmu sesuai!

2. Ajak remaja membaca 1 Samuel 10: 1-16!

3. Minta remaja menjawab pertanyaan berikut:

  • Siapa Saul?
  • Apa yang terjadi dengan Saul?
  • Apa tanda bahwa Saul kepenuhan Roh?

Cerita – Bahasa Indonesia
Saul bin Kish berasal dari suku Benyamin, suku terkecil dari bangsa Israel. Ia adalah seorang muda yang elok rupanya dan berperawakan tinggi (perikop sebelumnya).

Saul sedang dipersiapkan oleh Tuhan untuk menjadi raja Israel. Samuel harus mengurapi Saul dengan minyak sebagai tanda pemberian otoritas Ilahi dari Allah. Pengurapan adalah tanda pelantikan Ilahi kepada seseorang untuk melaksanakan suatu tugas khusus. Allah memberikan tugas dan otoritas-Nya kepada hamba yang diurapi. Pertama, oleh pengurapan Allah, Roh Tuhan menyatakan penyertaan dan kepemimpinan-Nya atas Saul sehingga ia dapat melaksanakan tugas panggilannya (ayat 6-7). Kedua, Roh Tuhan mengubah hati Saul (ayat 9). Dia kepenuhan Roh dan bernubuat seperti layaknya nabi (ayat 5-6, 10). Saul diubah hatinya oleh Allah, artinya ia mengalami pembaharuan sifat batin. Sifat ini bisa dan harus dipelihara melalui ketaatan kepada Allah. Salah satu bentuk ketaatan itu adalah Saul diminta dengan setia menantikan kedatangan Samuel, untuk nantinya ia dilantik sebagai raja di hadapan Allah (ayat 8) dan dikenali oleh umat Israel (ayat 17-27).

Tugas Saul terutama adalah menjalankan perintah Allah atas Israel, bukan sebaliknya. Posisi Saul adalah sebagai raja bagi Israel dan sebagai hamba di hadapan Allah.

Bentuk dari Saul yang kepenuhan Roh adalah ia yang bernubuat layaknya nabi. Namun bukan hanya itu, ia juga mengalami perubahan sifat batin.

Orang yang dipenuhi oleh Roh Tuhan ia menjadi anak terang. Ia mendatangkan damai sejahtera, ia menyatakan kebenaran,dst.

Apakah kita mau menjadi remaja yang dipenuhi Roh Tuhan?

Coba sebutkan apa ciri orang yang dipenuhi Roh selain yang disebutkan di atas? (dikerjakan di aktivitas)

 

Crita – Basa Jawi
Saul bin Kis kuwi saka suka Benyamin, suku paling cilik bangsa Israel. Dheweke duweni perawakan dhuwur, gagah tur bagus (crita sadurunge). Saul disiapke Gusti dadi ratune Israel. Mangka Samuel kudu njebadi Saul nganggo lenga zaitun sing dadi tanda peparing otoritas ilahi saka Gusti Allah. Dijebadi kuwi tegese duweni tugas khusus saka Gusti Allah. Gusti Allah paring tugas uga panguwasan kanggo abdi sing dijebadi.

Kapisan, dening jebadan Gusti Allah, Roh Suci nyatake pangirid lan pimpinane tumrap Saul dadi dheweke bisa nindake tugas (ayat 6-7). Kapindo, Roh Suci nganyarke atine Saul (ayat 8). Dheweke katedhakan Roh lan  pratingkahe kaya nabi (ayat 5-6, 10). Saul nampa bebuden anyar saka Roh Suci lan manut pangrehe Gusti sing dadi wujude. Salah sijine yaiku Saul kajaluk setya ngenteni tekane Samuel sing bakal nglantik Saul dadi retune Israel ning ngarsane Gusti Allah (ayat 8) lan dadi retu ning ngarepe bangsa Israel (ayat 17-27).

Tugase Saul kang utama yaiku nglaksanake perintahe Gusti Allah kanggo Israel, dudu walikane. Posisi Saul kuwi dadi retune Israel lan abdine Gusti Allah. Saul sing katedhakan Roh Suci dudu mung mratingkah kaya nabi, tapi dheweke ya nampa anyaring ati, anyaring budi. Wong sing katedhakan Roh Suci kuwi dadi pepadhang. Dheweke gawa tentrem rahayu, kebeneran, lan liya-liyane. Apa remaja gelem katedhakan Roh Suci?

Coba sebutna apa cirine wong sing katedhakan? (dikerjake ning aktivitas)

Aktivitas

  1. Minta remaja berpasangan dan menjawab pertanyaan di atas berdasar Alkitab!
  2. Minta remaja menyusun huruf acak di bawah ini menjadi inti dari nats Alkitab Yesaya 59: 2!

Renungan Harian

Renungan Harian Anak