Just Jesus Tuntunan Ibadah Remaja 1 Agustus 2021

19 July 2021

Tahun Gerejawi: Bulan Pembangunan GKJW
Judul: Just Jesus
Tema: Gereja Kristus sebagai Awal dan Akhir

Bacaan Alkitab: Kolose 1: 7-23
Ayat Hafalan: Yeremia 17: 7 – “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!”

Lagu Tema: Yesus Pokok dan Kita Carangnya

Tujuan: 

  1. Remaja dapat menunjukkan bahwa Kristus adalah Kepala (Pimpinan) Gereja.
  2. Remaja dapat menjelaskan bahwa tujuan bergereja, dan segala kegiatan gereja ada di dalam Kristus sebagai Kepala Gereja.
  3. Remaja dapat menganalisa karena Kristus sebagai kepala (pimpinan) maka kita harus dapat setia kepada Kristus di dalam kegiatan pelayanan gereja. 

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Memang jemaat Kolose bukanlah Paulus sendiri yang menyebarkan Injil, namun pelayan-pelayan dari Efesus (ibukota Roma). Paulus mendapatkan informasi dari Epafras, bahwa ada permasalahan di jemaat Kolose. Paulus merasa ikut bertanggungjawab terhadap apa yang terjadi di jemaat Kolose. Permasalahan tersebut dikarenakan ada pengajaran-pengajaran yang tidak sesuai dengan Injil, yakni menyembah roh-roh yang menguasai alam semesta, dan menjalankan pantangan-pantangan tertentu (sunat, berpuasa, hari buruk, dsb). Paulus mengingatkan bahwa Kristuslah yang menjadi kepala jemaat. Oleh karena itu gereja harus berpusat dan berorientasi kepada Kristus. Karena Kristuslah kita dipanggil untuk menjadi gereja dan Kristuslah yang menjadi tujuan bergereja kita.

Pendahuluan   

  1. Ajak remaja sharing dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3 orang menyampaikan pemahaman mereka tentang:
    1. Mengapa Anda berdoa?
    2. Mengapa Anda pergi ke gereja?
    3. Mengapa Anda berperilaku baik?

      Catatan:
      Bagian ini memberikan kesempatan para remaja untuk berlatih berbicara di depan orang lain, serta sekaligus memberi ruang bagi remaja untuk menyadari apakah segala hal yang mereka lakukan ada kaitannya dengan Yesus yang dipercaya sebagai Kepala Gereja.
      Bagian ini juga bisa dilakukan pun ketika pertemuan dilakukan secara online.
  2. Selesai sharing kelompok, Pamong memberi pertanyaan untuk dipergumulkan dalam hati masing-masing, “Adakah Yesus dalam pertimbanganku?”
  3. Ajak remaja membaca Kolose 1: 7-23!

Cerita
Sahabat remaja, 

Pencarian jati diri dan pembentukan karakter, inilah fase remaja dalam kehidupan seorang manusia. Di fase remaja ini seorang manusia dihadapkan menjadi manusia yang dipenuhi rasa ingin tahu teramat dalam. Sering juga dikatakan masa remaja adalah masa di mana seorang manusia menabur benih yang akan ia panen di masa depan. Dengan kata lain, masa-masa remaja adalah masa yang sangat fundamental karena proses pencarian jati diri dan pembentukan karakter terjadi pada fase ini.

Sahabat remaja, 

Dalam suratnya ke jemaat Kolose ini, Rasul Paulus mengingatkan orang-orang percaya di kota Kolose untuk tidak keliru dalam memilih pengajaran. Dalam konteks jaman kala itu, orang percaya di jemaat Kolose dihadapkan pada ajaran palsu atau bidah yang hendak meruntuhkan dan menggantikan Yesus Kristus sebagai inti kepercayaan Kristen. Pada intinya ajaran tersebut adalah suatu campuran yang aneh yang terdiri atas ajaran Kristen, tradisi-tradisi Yahudi tertentu di luar Alkitab dan filsafat kafir. Sebagai orang percaya yang telah menerima Kristus, maka mereka tidak seharusnya mengikatkan diri lagi pada ajaran/ajaran atau hikmat lain. Pilihannya hanyalah mengutamakan ajaran Kristus/Injil yang sudah mereka dengar dari Epafras. Ini menjadi jaminan bagi orang percaya di Kolose untuk mereka dikuatkan dalam menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, seperti yang disebutkan dalam ayat 11. 

Sahabat remaja,

Seperti orang-orang percaya di jemaat Kolose, para remaja di fase pembentukan karakter ini sedang berada di tengah konteks hidup yang menawarkan banyak pilihan hikmat. Pilihan hikmat saudara di masa sekarang akan menentukan siapa dan bagaimana anda di masa depan nanti. Memilih pengajaran Yesus dan menjadikannya sebagai hikmat akan menuntun saudara menjadi seorang yang tangguh, yang tidak akan mudah koyak di kala menghadapi kesulitan hidup. Menjadikan Yesus sebagai dasar serta alasan dalam melakukan segala aktifitas hidup, maka aktifitas apapun itu akan mendatangkan berkat bagi orang-orang yang kita jumpai. Demikian sebaliknya, ketika kita menjatuhkan pilihan pada tindakan, pikiran serta tujuan yang tidak sesuai dengan kehendak Kristus, maka pilihan kita itu akan mendatangkan keprihatinan/dukacita orang lain. Bagaimana saudara-saudari, sudahkah anda menjadikan Kristus dan ajaran-Nya sebagai dasar serta tujuan dalam saudara menjalani masa remaja? Renungkan….dan jawablah dalam keseharianmu! Amin.

Aktifitas

  1. Ajak remaja membuat refleksi tentang pengakuan bahwa Yesus adalah Kepala Gereja.
  2. Refleksi ini bisa diwujudkan dapat bentuk catatan harian, puisi, lagu, narasi pendek, kata-kata bijak, Quote, tik tok dan lain-lain.
  3. Refleksi ini selanjutnya bisa di upload/di posting di media sosial mereka sebagai salah satu konten kreatif.

Catatan: karena sudah berurusan dengan posting memposting di media sosial maka hasil refleksi harus didiskusikan kan dulu dengan pamong/pendamping remaja.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak