Tahun Gerejawi: Paskah
Tema: Paskah
Judul: “Aksi Reaksi”
Bacaan: Matius 28: 1-10
Ayat Hafalan: “Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.” (2 Timotius 2: 8)
Lagu Tema: Kidung Jemaat 383 : 1, 5 “Sungguh Indah Kabar Mulia”
Tujuan:
- Remaja dapat menunjukkan reaksi para perempuan dan para murid ketika Tuhan Yesus bangkit.
- Remaja dapat menyebutkan contoh-contoh perbuatan baik sebagai orang yang telah ditebus oleh Yesus.
- Remaja dapat menyebutkan hambatan untuk berbuat baik sebagai wujud syukur atas pengorbanan Yesus di kayu salib.
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Tidak ada seorang pun yang menyaksikan kebangkitan Yesus, begitupun Matius tidak mengisyaratkan adanya seorang saksi. Penjelasan makam yang kosong adalah bahwa Yesus bangkit dari kematian (ayat 6). Para wanita yang melihat Yesus meninggal dan tahu tempat dimana Dia dimakamkan pada Jumat Sore, kembali ke makam pada Minggu (ayat 1). Mereka bertemu seorang malaikat yang menyingkirkan batu besar yang menutupi makam dan yang menyebaban ketakutan para prajurit (ayat 4-6). Malaikat itu mengingatkan bahwa apa yang sedang terjadi adalah bentuk penggenapan atas nubuatan yang disampaikan oleh Yesus sendiri, Matius 16:21, Matius 17:23 dan Matius 20:19, yakni Anak Manusia akan bangkit pada hari yang ketiga.
Dengan penuh kegembiraan, para wanita itu ingin segera menceritakan apa yang mereka alami (ayat 8). Mereka terdorong rasa sukacita bahwa Yesus telah bangkit, sebagaimana yang telah dinubuatkan-Nya. Kata-kata-Nya bukan angin lalu, Dia sungguh menggenapi janji-Nya. Sehingga tak ada dusta, dan semua ajaran dan perintah-Nya adalah benar adanya. Hal ini adalah petunjuk penting bahwa Yesus adalah benar Mesias yang telah datang dari Allah untuk menyelamatkan manusia. Sebuah berita yang menggembirakan dan layak untuk segera dikabarkan, terutama pada para murid yang saat itu tengah diliputi duka.
Sukacita rombongan Maria Magdalena dan Maria yang lain dalam menyatakan kabar itu nampak dalam keterangan berlari cepat (ayat 8). Keinginan untuk segera memberitahu “saudara-saudaranya” semakin besar ketika mereka bertemu dengan Yesus sendiri dan mendengar salam-Nya (ayat 9). Terlebih Yesus sendiri menitip pesan melalui mereka, bahwa akan segera menemui para murid di Galilea (ayat 10). Gerak lari mereka semakin kencang, meraka semakin tak sabar ingin segera bercerita tentang karya TUHAN yang begitu ajaib dan besar yang baru saja mereka saksikan, yakni kebangkitan Yesus. Bagi mereka tak ada hal lain yang dapat mereka lakukan selain segera memberitakan berita yang membahagiakan itu.
Pendahuluan
- Ajak remaja untuk berdoa dan membaca Matius 28: 1-10!
- Ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Siapa saja tokoh yang muncul dalam bacaan?
- Apa peran mereka masing-masing dalam bacaan?
- Siapa dan bagaimana reaksi mereka yang mendengar berita kebangkitan Yesus?
- Berikut tabel yang dapat memandu Pamong:

Cerita
Ada dua bentuk reaksi yang muncul karena kebangkitan Tuhan Yesus. Reaksi pertama ditunjukkan oleh para penjaga yang gentar ketakutan. Para penjaga itu adalah suruhan dari Pilatus yang telah mendapat pengaduan dari para orang Farisi. Orang-orang Farisi itu mendengar nubuatan kebangkitan Tuhan Yesus pada hari ketiga dan kecurigaan kalau-kalau para murid mencuri tubuh Tuhan Yesus dan membuktikan kebangkitan-Nya (27:62-66). Namun para penjaga itu menjadi ketakutan karena melihat Malaikat Tuhan yang menggulingkan batu penutup kubur. Tentu mereka juga mendengar ketika Malaikat itu memberitahu para perempuan tentang kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian, dan mereka ketakutan.
Selanjutnya, reaksi kedua adalah reaksi para perempuan yakni Maria Magdalena dan Maria yang lain. Reaksi yang mereka nyatakan adalah reaksi yang baik dan positif. Mereka jauh dari rasa takut, terlebih setelah mendengar penjelasan malaikat Tuhan (ay. 5-7). Malah, dengan penuh sukacita mereka berlari cepat demi mengabarkan berita yang sungguh menyenangkan. Sukacita mereka bertambah setelah bertemu dengan Tuhan Yesus (ay. 9-10). Dengan segera mereka menemui murid-murid, sebab apa yang Tuhan Yesus katakan benar adanya, “pada hari yang ketiga Anak Manusia akan bangkit dari antara orang mati”. Kesedihan yang mereka rasakan segera berubah menjadi sukacita dan semangat menjalani kehidupan dan menjadi pengikut Kristus yang setia.
Tuhan Yesus telah mati dan bangkit bagi manusia yang berdosa dan yang percaya kepada-Nya, termasuk teman-teman remaja sekalian. Jika kebangkitan Kristus mampu membuat para perempuan, Maria Magdalena dan Maria yang lain bersukacita, demikian pula kalian juga harus bersukacita atas kebangkitan Tuhan Yesus. Kebangkitan-Nya adalah bukti Tuhan Yesus mengalahkan dosa dan maut. Sekarang saatnya bagi kita bereaksi atas kasih Tuhan yang besar kepada kita. Mari kita berupaya berbuat baik sebagaimana kita mewartakan kebaikan Tuhan pada kita. Amin
Aktivitas
- Pamong membagikan tabel berikut untuk diisi oleh para remaja dengan menyebutkan perbuatan-perbuatan baik dan apa yang menjadi hambatannya.
Perbuatan Baik dan Hambatannya
Perbuatan Baik Hambatannya 1. 2. 3. 4. 5. …dst - Ajak remaja berdoa untuk dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan melakukan perbuatan-perbuatan baik, sebagaimana orang yang telah ditebus oleh Yesus.