Bacaan: Yosua 2:1-24
Nats: “Tetapi perempuan itu telah menyuruh keduanya naik ke sotoh rumah dan menyembunyikan mereka…” (ayat 6)
Rahab itu penduduk Yerikho. Bukannya melaporkan ada musuh masuk kotanya, dia malah memilih untuk menolong para pengintai Israel, musuhnya, agar terhindar dari kejaran prajurit Yerikho. Rahab tahu bahwa Israel adalah musuh kota Yerikho, tetapi ia mau menolong mereka karena ia telah mendengar banhwa bangsa Israel selalu menang karena disertai oleh Tuhan.
Kalau bagi bangsa Israel ada Rahab, di Indonesia ada Eduard Douwes Dekker. Dia seorang yang berkebangsaan Belanda dan menulis Novel yang mengkritik perlakuan buruk para penjajah Belanda terhadap pribumi.
ternyata, ada orang yang hidup seperti Rahab dan Douwes Dekker. Mereka lebih suka membela yang benar, mereka tidak peduli dengan keselamatannya sendiri. Mereka percaya, dengan menolong orang yang benar, hidup mereka juga akan diselamatkan.
Teman-teman, pinjamlah HP orang tuamu dan carilah informasi sejarah tentang Eduard Douwes Dekker, apa buku yang ditulisnya, juga apa nama samarannya ketika menulis buku itu. Tulislah dengan singkat hasil temuanmu itu dalam selembar kertas.
Doa: “Tuhan, mampukan aku untuk memperjuangkan yang baik bagi siapapun, tidak memandang agama, suku dan perbedaan yang lainnya, Amin.“