Bacaan: Markus 12: 29
Nats: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah hai orang Israel. Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.” (Markus 12:29)
Teman-teman, dari daftar makanan di bawah ini, coba urutkan dengan diberi nomor ranking dari makanan yang paling favorit sampai yang tidak terlalu disuka:
| Peringkat | Nama Makanan |
| Pecel | |
| Rawon | |
| Bakso | |
| Seblak | |
| Sayur Kangkung | |
| Steak | |
| Mie Instan |
Dari peringkat yang kalian berikan untuk makanan di atas, terlihat makanan apa yang paling penting dan utama bagimu.
Nah, bacaan kita hari ini juga menunjukkan apa yang dianggap paling penting oleh Tuhan Yesus, saat Ia ditanya tentang Hukum mana yang paling utama. Tuhan Yesus tidak memilih satu dari sepuluh Hukum Taurat, namun Ia menyebut kembali Shema Yisrael: “Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa”. Lagi-lagi kita diingatkan, bahwa hukum-hukum yang lain, termasuk dua hukum kasih yang kita kenal itu, merupakan wujud dari pengakuan kita mengenai keesaan Allah. Keesaan Allah bukan masalah jumlah. Melainkan soal kesetiaan. Jadi, kita diminta untuk setia hanya pada Allah dan selalu mengutamakan Allah dalam kehidupan kita.
Teman-teman, yuk kita berusaha terus untuk menempatkan kehendak Tuhan sebagai yang utama dan yang paling penting dalam hidup kita.
Doaku: “Tuhan Yesus, tolong ajar aku untuk selalu mengutamakan kehendak-Mu dalam hidupku. Amin.“