Bacaan: 2 Tawarikh 7:11–22
Nats: Tetapi jika kamu ini berbalik dan meninggalkan segala ketetapan dan perintah-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, maka Aku akan mencabut kamu dari tanah-Ku…. (2 Tawarikh 7:19-20a)
Tuhan berkata kepada Salomo bahwa jika umat-Nya berdoa, merendahkan diri, dan bertobat, maka Ia akan mendengar dan mengampuni dosa mereka. Tuhan tidak menutup telinga-Nya, tetapi Ia menunggu hati yang mau berubah.
Tuhan tahu kita bisa melakukan kesalahan. Tapi Ia tidak langsung marah atau menghukum. Ia ingin kita datang kepada-Nya dan berkata, “Maaf, Tuhan.” Lalu Tuhan akan mengampuni dan membimbing kita kembali ke jalan yang benar.
Kita juga harus memberi kesempatan kepada orang lain untuk berubah. Jangan langsung menilai bahwa mereka selalu salah. Kalau Tuhan memberi kesempatan kedua, kita pun harus belajar melakukan hal yang sama.
Aktivitas: Cermin Pertobatan
Ambil kertas dan gambarlah cermin. Di dalam cermin, tuliskan satu kesalahan yang pernah kamu lakukan dan sudah kamu minta ampun pada Tuhan. Kemudian gambar senyuman di bawahnya sebagai tanda Tuhan sudah mengampuni.
Doaku: Tuhan Yesus, bantulah aku agar aku mempunyai hati seluas samudera agar mampu memaafkan teman yang bersalah padaku, Amin.
