Semua dari Tuhan Pancaran Air Hidup Junior 31 Mei 2022

31 May 2022

Bacaan: 1 Tawarikh 29:10-19
Nats:Ya TUHAN, Allah kami, segala kelimpahan bahan-bahan yang kami sediakan ini untuk mendirikan bagi-Mu rumah bagi nama-Mu yang kudus adalah dari tangan-Mu sendiri dan punya-Mulah segala-galanya.” (1 Tawarikh 29:16)

Nora bingung apa yang harus dilakukan sebab sebentar lagi akan ujian akhir dan ia membutuhkan dana untuk menutupi tunggakan pembayaran sekolah. Ia tidak bisa membayar sekolah karena orangtua tidak mampu membayar. Sejak kasus covid-19 melanda Indonesia, termasuk daerahnya, ayah dan ibunya kesulitan untuk berdagang gorengan. Penjualan sepi. Kadang-kadang tidak ada yang membeli sehingga pulang dengan tangan hampa. Jika hal itu terjadi, Nora sangat sedih melihat raut wajah ayah dan ibunya. Itulah sebabnya Nora tidak pernah berani meminta uang untuk membayar sekolah.

Tanpa disadari Nora, Sinta melihat kesedihan sahabatnya itu. Setiap hari wajah Nora terlihat sedih. Jika ditanya apa yang membuatnya sedih, Nora hanya menggelengkan kepala. Sampai suatu hari, Sinta melihat Nora menangis seorang diri di pojok kelas. Dengan hati-hati, Sinta mendekati Nora dan bertanya apa yang membuatnya bersedih. Karena tidak tahan, akhirnya Nora menceritakan segala kesedihannya dan Sinta mendengarkan dengan seksama apa yang diucapkan Nora.

Keesokan harinya, Sinta mengumpulkan beberapa temannya dan menceritakan apa yang terjadi pada Nora. Akhirnya Sinta dan teman-temannya menggalang dana untuk keperluan Nora sampai terkumpul dana yang dibutuhkan. Setelah terkumpul, Sinta dan teman-temannya menemui Nora dan menyerahkan dana itu. Betapa terkejutnya Nora melihat kebaikan teman-temannya. Ia tak menduga bahwa teman-temannya sangat memperhatikannya. Lalu berkatalah Sinta pada Nora, “ Uang yang terkumpul ini bukan dari kami, tetapi dari Tuhan. Dialah yang sangat baik padamu dan Tuhan ingin menolongmu agar kamu tidak bersedih lagi”. Setelah mendengar perkataan itu, Nora langsung melipat tangannya dan berkata, “Tuhan…terima kasih atas kebaikan-Mu. Terima kasih atas teman-teman yang peduli padaku. Sekali lagi…terima kasih Tuhan”.

Akh…apa yang diarasakan Nora, ternyata dirasakan juga oleh Daud. Yach…Tuhan juga baik pada Daud dan bangsa Israel, sehingga mereka dengan rela hati memberi persembahan untuk pembanguan Bait Allah.

Doaku:Tuhan, aku berdoa untuk teman-teman yang membutuhkan pertolongan. Gerakkanlah hatiku untuk berbagi, Amin.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak