Menabur Kebaikan Menuai Sukacita Pancaran Air Hidup Junior 31 Agustus 2022

Bacaan: 2 Korintus 9: 6-8
Nats:Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.“ (2 Korintus 9:6)

Seorang petani yang menanam benih di sawah, ia akan menuainya ketika sudah menjadi tumbuhan padi yang menguning. Semakin rajin dan banyak benih yang ia tabur dan tanam, akan semakin banyak pula padi yang akan ia tuai. Meski begitu petani tentu mempunyai kekuatan yang terbatas dalam menabur dan menanam padi. Karena itu seorang petani akan menabur dan menanam benih sesuai dengan kekuatan dan luas tanah yang ia miliki. Apabila petani itu melakukannya dengan sukacita dan bersyukur, maka ia juga akan merasa cukup dengan padi yang akan ia tuai nanti.

Demikian juga dengan hidup kita. Rasul Paulus mengajak kita belajar dari orang yang menabur benih. Kita diajak untuk menabur benih kasih dan kebaikan dengan sukacita. Membantu dan menolong orang lain dengan tulus dan rela hati dan tidak dengan paksaan.

Ketika kita banyak berbuat baik dan kasih kepada sesama kita, kita tidak akan kehabisan persediaan kebaikan dan kasih. Bahkan semakin banyak kita berbuat baik dan kasih, maka kita akan semakin merasakan sukacita dan damai sejahtera dalam hidup kita karena itu mari semakin banyak menabur kebaikan dan kasih dengan tulus, dan kita akan menuai banyak sukacita.

Ambilah selembar kertas lalu gambarkan ekspresi kalian ketika melakukan sesuatu dengan tulus.

Doaku:Ya Tuhan, tuntun aku untuk semakin banyak berbuat baik dan kasih dengan tulus kepada sesamaku.
Aku percaya bahwa Engkau akan memberikan sukacita yang berlimpah kepadaku. Amin.

 

Bagikan Entri Ini: