Bacaan: Yakobus 2:1-10
Nats: “Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus kristus, Tuhan kita yang mulia, jangan iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.” (Yakobus 2:1)
Ketika dalam perjalanan menuju ke sekolah, Ria melihat seorang anak yang berpakaian baju dan berpakaian jelek sedang berdiri di pinggir jalan. Mereka berdua hendak menyeberang jalan. Lalu muncullah seorang nenek hendak menyeberang. Nenek tersebut berdiri di tengah-tengah kedua anak tersebut. Ketika lampu merah, kedua anak tersebut menyeberang. Anak yang berpakaian bagus berjalan dengan sampai tanpa menghiraukan sang nenek. Sebaliknya dengan anak yang berpakaian lusuh. Ia kembali dan menuntun sang nenek menyeberang.
Teman-teman, seringkali kita menilai orang lain dari apa yang kelihatan, padahal apa yang kelihatan belum mewakili isi hati seseorang. Seperti peristiwa yang dilihat oleh Ria. Yang satu berpenampilan baru sedangkan lainnya berpenampilan biasa-biasa saja, tetapi yang mempunyai hati yang suka menolong ternyata anak yang berpenampilan biasa-biasa saja.
Melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan untuk berhati-hati menilai seseorang sebab apa yang tampak luar belum tentu mewakili hati seseorang. Jika kamu menjumpai temanmu yang selalu riang gembira bukan berarti ia tidak mempunyai masalah. Mungkin cara dia untuk menutupi masalhnya dengan selalu gembira. Demikian juga jika kamu menjumpai temanmu yang pendiam bukan berarti ia tidak mau didekati. Mungkin dia orangnya pemalu.

Doaku: “Ampunilah aku ya Tuhan sebab sering memandang rendah orang lain karena tampilan mereka yang kurang baik, Amin.”