Tegur Dengan Kasih Pancaran Air Hidup Junior 29 Desember 2025

29 December 2025

Bacaan: 2 Korintus 2:5–11
Nats: Sebab itu aku menasihatkan kamu, supaya kamu sungguhsungguh mengasihi dia. (2 Korintus 2:8)

Teman-teman, pernahkah kalian ditegur karena berbuat salah? Teguran itu kadang membuat kita merasa sedih, marah, atau malu. Tapi sebenarnya, teguran bisa jadi tanda kasih sayang. Rasul Paulus menasihati jemaat di Korintus supaya menegur seseorang dengan kasih, bukan dengan kebencian. Tujuannya supaya orang yang salah itu sadar, bertobat, dan bisa kembali merasakan kasih dari saudarasaudara seiman.

Tuhan Yesus juga mengajarkan kita untuk saling mengampuni. Kalau ada teman yang salah kepada kita, jangan terus memusuhi atau menjauhinya. Tegurlah dengan lembut, lalu maafkan dia. Dengan begitu, hati kita tidak dipenuhi kebencian, melainkan kasih. Mengampuni bukan berarti kita melupakan begitu saja kesalahan, tetapi kita memberi kesempatan supaya orang itu berubah menjadi lebih baik.

Kalau kita belajar memberi maaf, kita sebenarnya sedang meneladani Yesus. Ia mengasihi kita, sekalipun kita sering jatuh dalam dosa. Kasih yang kita berikan bisa membuat orang lain merasa dikuatkan kembali. Jadi, mari kita belajar untuk menegur dengan kasih, bukan dengan kemarahan, dan selalu siap memberi maaf.

Aktivitas: Membuat Poster
Buat poster berisi kata-kata penyemangat: “Aku memaafkanmu. Tuhan juga sayang kamu.” Gantung di tempat yang mudah dilihat.

Doaku: Tuhan Yesus, aku berdoa untuk temanku yang hari berlaku kasar padaku sehingga aku menjadi marah padanya, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak