Bacaan: Lukas 23:46
Nats: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku” (Lukas 23:46)
Setelah Yesus ditangkap di taman Getsemani, sejak saat itu Yesus menerima siksaan secara fisik, seperti dicambuk. Selain itu, Yesus juga mendapat siksaan secara psikis, yaitu hinaan dan olok-olok orang banyak. Meskipun demikian, tak ada niatan dalam diri Yesus untuk melawan. Semua siksaan fisik dan batin diterima-Nya dengan hati yang lapang.
Yesus rela melakukan semua itu demi cinta-Nya kepada manusia. Harusnya manusia yang menrima siksaan karena dosa-dosa yang dilakukan, tetapi Yesus rela menggantikannya.
Dan…..Inilah ucapan Yesus yang ketujuh ketika Ia berada di kayu salib sebelum Ia mati : “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku” (Lukas 23:46). Perkataan Yesus ini menunjukkan bahwa tugas-Nya telah selesai dan Yesus telah melaksanakan tugas-Nya dengan sungguh-sungguh. Ia siap menghadap Bapa-Nya yang di sorga.
Teman-teman, kita telah belajar ketujuh perkataan Yesus selama di salib. Untuk mengingatnya Kembali, coba kalian tulis ketujuh perkataan Yesus itu beserta dengan ayatnya di selembar kertas:
- _________________________________________________
- _________________________________________________
- _________________________________________________
- _________________________________________________
- _________________________________________________
- _________________________________________________
- _________________________________________________
Doaku: Ya Tuhan, ajarlah aku untuk bertanggungjawab atas tugas yang diberikan kepadaku, Amin