Bacaan: Daniel 5:31 – 6:23
Nats: Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya (Daniel 6:23)
Daniel adalah salah satu pegawai kesayangan raja Darius. Hal ini menyebabkan pegawai-pegawai lainnya iri hati pada Daniel. Lalu mereka berupaya membuat Daniel celaka. Adapun cara untuk mencelakai Daniel, yaitu dengan cara meminta raja Darius mengeluarkan surat perintah ke seluruh negeri agar seluruh penduduk harus beribadah kepada raja Darius, tidak boleh menyembah pada yang lainnya, jika kedapatan melanggar perintah raja maka akan dihukum.
Apakah Daniel menaati perintah itu? Pada ayat 10 dikatakan tiga kali sehari ia (Daniel) berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. Rupanya Daniel tidak takut pada perintah raja Darius, sebab ia sangat taat beribadah kepada Tuhan. Ia tidak mau menyembah raja karena yang memberi kehidupan bukanlah raja tetapi Tuhan.
Raja Darius sedih ketika Daniel melanggar perintahnya, tetapi hukuman pada Daniel tidak bisa dicabut. Akhirnya Daniel dimasukkan ke dalam gua singa. Sungguh ajaib. Singa-singa yang ada di dalam gua itu tidak memakannya. Itu semua terjadi karena Tuhan menyertai Daniel. Dan betapa senang hati raja Darius ketika dijumpainya Daniel dalam keadaan baik-baik saja.
Teman-teman, Daniel dengan berani melawan perintah raja Darius meskipun ia tahu hukumannya sangat berat, tetapi cintanya pada Tuhan tidak bisa dihapuskan. Yuk….kita meneladani sikap Daniel yang sangat mencintai Tuhannya. Daniel tidak pernah absen beribadah kepada Tuhan. Tentu kamu juga tidak mau absen beribadah kepada Tuhan khan?
Hayo….tulislah pada selembar kertas apa saja yang membuatmu malas atau lupa berdoa kepada Tuhan:
- …
- …
- …
Doaku: “Tuhan Yesus, aku ingin seperti Daniel rajin menyembah-Mu setiap waktu. Ampunilah aku jika selama ini aku kurang rajin beribadah, Amin.”