Berjaga-jaga Pancaran Air Hidup Junior 26 Oktober 2022

26 October 2022

Bacaan: Markus 13: 33 – 37
Nats:Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!” (Markus 13 : 37)

Teman-teman….pernahkah kalian mendengar kasus pencurian di suatu rumah, toko atau bank? Mengapa bisa terjadi pencurian? Salah satunya karena tidak ada penjaga, atau bisa jadi ada penjaga namun ketika pencuri datang dia sedang tidak berjaga-jaga.

Berjaga-jaga itu berarti waspada dengan apa yang terjadi di sekitar dan dengan cermat mengawasi keadaan termasuk dan diri sendiri agar berbuat benar. Orang yang berjaga-jaga akan mengetahui bila ada keadaan yang tidak biasa, bahkan keadaan yang salah. Ketika para penjaga itu berjaga-jaga dengan benar, kecil kemungkinan akan terjadi pencurian.

Dalam hidup ini kita diajak untuk selalu berjaga-jaga, karena kita semua tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan kita. Namun demikian, dalam berjaga-jaga kita tidak bisa bertahan dan kuat jika mengandalkan kekuatan diri sendiri saja. Oleh karena itu, kita harus mengandalkan Tuhan dengan berdoa dan bersandar pada-Nya supaya beroleh kekuatan dalam berjaga-jaga.

Nah….teman-teman, mari terus menjadi anak-anak yang berjaga-jaga senantiasa. Mari ingat, bahwa Tuhan menolong setiap orang yang selalu berjaga-jaga dengan apa yang dia lakukan. Salah satu bentuk berjaga-jaga adalah selalu berhati-hati dan tidak sembrono dengan apa yang dilakukan.

Bacalah Markus 13 : 33 dan lengkapilah kalimat di bawah ini. Hafalkanlah !

Hati-_ _ _ _ _ _ _ dan berjaga-_ _ _ _ _ _ _ !
Sebab kamu tidak _ _ _ _ bilamanakah _ _ _ _ _ _ _ _ tiba.

Doaku:Tuhan penjagaku, mampukan aku untuk selalu berhati-hati dan berjaga-jaga dengan apa yang aku lakukan.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak