Laban Mengejar Yakub Pancaran Air Hidup Junior 25 Januari 2022

25 January 2022

Bacaan: Kejadian 31:22-42
Nats: Pada waktu malam datanglah Allah dalam suatu mimpi kepada Laban, orang Aram itu, serta berfirman kepadanya: “Jagalah baik-baik, supaya engkau jangan mengatai Yakub dengan sepatah katapun.” (Kejadian 31:24)

 

Ada 2 alasan yang menyebabkan Laban mengejar Yakub. Yang pertama : Rupanya Yakub tidak pamit ketika meninggalkan rumah Laban. Yakub pergi bersama Lea dan Rahel, kedua anak perempuan Laban, serta cucu-cucu Laban. Tentu saja Laban sangat sedih sebab tidak bisa lagi bertemu dengan mereka. Yang kedua, Laban kehilangan terafim dan menyangka Yakub yang mengambil terafim itu. Padahal yang mengambil terafim itu Rahel dan Rahel tidak bilang pada Yakub jika ia mengambil terafim. Agaknya terafim ini sangat penting bagi keluarga Laban sampai-sampai Rahel mengambil kepunyaan ayahnya dan Laban mengejar Yakub untuk mengambil terafim itu.

Ketika dalam perjalanan mengejar Yakub, Tuhan menjumpai Laban dalam mimpi dan mengatakan demikian: “Jagalah baik-baik, supaya engkau jangan mengatai Yakub dengan sepatah katapun.” Mengapa Tuhan meminta Laban agar tidak mengucapkan kata-kata kasar pada Yakub? Tidak lain karena Tuhan sangat menyayangi Yakub. Tuhan menyertai perjalanan Yakub dan tidak membiarkan Yakub celaka atau terluka. Akh…senangnya kalau disayang Tuhan. Tuhan juga tidak ingin kita celaka karena kita disayangi Tuhan. Oleh sebab itu patutlah kita berterima kasih pada Tuhan yang begitu menyayangi kita.

Teman-teman, dalam bacaan tadi Laban kehilangan TERAFIM. Mintalah bantuan orang tuamu untuk menemukan arti kata tersebut. Lalu tulislah pada selembar kertas.

Terafim artinya: ….

Doaku: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sangat menyayangiku. Lindungilah aku dari bahaya seperti Engkau melindungi Yakub, Amin.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak