Bacaan: Lukas 24 :1-12
Nats: “Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja.” (Lukas 24:12)
Ibadah Paskah di gereja Roni dilaksanakan jam 5 pagi. Wah….waktu yang sangat enak untuk tidur. Beberapa kali Roni dibangunkan oleh ibunya untuk segera mandi dan bersiap-siap pergi ke gereja, tetapi Roni segera memutar tubuhnya dan menutupi tubuhnya dengan selimut. Untuk terakhir kalinya, ibu mendekati Roni dan berkata, “Roni, Tuhan Yesus rela berkorban untuk menebus dosa kita. Dan sekarang kita akan memperingati kemenangan-Nya melawan maut. Yesus sudah bangkit, apakah kamu tidak ingin menyambut kebangkitan-Nya?” Mendengar perkataan ibunya, dengan segera Roni bangun dari tidurnya dan berkata pada ibunya, “Baik ibu. Aku mau menyambut kebangkitan-Nya. Maafkan aku karena tidak mampu melawan rasa malasku”.
Seperti Petrus yang tadinya tidak percaya bahwa bahwa Yesus bangkit, kemudian dia bangkit dari duduknya dan pergi untuk membuktikan perkataan para perempuan itu dan ternyata benar bahwa kubur Yesus telah kosong. Yesus benar-benar telah bangkit.
Hayo….siapa yang pernah bersikap seperti Roni atau Petrus? Berilah pendapatmu atas sikap Roni dan Petrus dengan menuliskannya pada selembar kertas.
Doaku: “Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk selalu mengingat firman-Mu, Amin.“