Bacaan: Lukas 16: 10-13
Nats: “Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar…” (Lukas 16:10a)
Dido: Ma, kenapa sih setiap hari ada PR kan di sekolah sudah belajar?
Mama: Ya supaya kamu makin paham pelajarannya kak.
Dido: Tapi kan malas ma, capek!
Mama: PR itu diberikan bukan hanya supaya kita lebih menguasai materi, tetapi juga supaya kakak belajar tentang ketekunan dan kesetiaan!
Teman-teman, apa yang dikatakan mama Dido benar bahwa belajar itu melatih kita untuk menjadi tekun dan setia. Karena orang yang tekun dan setialah pada akhirnya berhasil meraih apa yang dicita-citakan. Jika kita malas belajar berarti kita menolak untuk latihan tekun dan setia.
Masih ingatkah kalian ketika belajar naik sepeda? Agar bisa naik sepeda, apakah kalian melatihnya setiap hari? Yach…saya yakin kalian metaihnya setiap hari. Tiada kenal lelah. Setiap ada kesempatan, kamu pasti berusaha belajar naik sepeda. Meskipun kamu jatuh berkali-kali dan mengalami luka, tetapi tidak membuatmu berputus asa. Kamu tetap ambil sepedamu dan belajar mengayuhnya. Tahukah kamu ketika kamu belajar naik sepeda, sesungguhnya kamu juga sedang belajar tekun dan setia. Maka, jangan malas belajar, sebab kamu juga sedang melatih diri menjadi tekun dan setia.
Hitunglah berapa total kata “Setia” dan “Tekun”
BASETIAKATEKUNMSETIACATEKUNMSETIADALSETIAKISSETIALAS
SETIAPTEKUNAKSETIAMTEKUNALSETIAKAWANSETIATEKUNUN
- Jumlah kata “Setia” ada: …. kata
- Jumlah kata “Tekun” ada: … kata
Doaku: “Tuhan Yesus, sertai aku untuk selalu bersikap setia, Amin”.