Bacaan: Efesus 4:26-27
Nats: “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis” (Efesus 4:26-27)
Teman-teman, pernahkah kamu sangat marah sampai kamu tidak bisa menguasai rasa marahmu? Lalu…apa yang kamu lakukan ketika kamu tidak bisa menguasai rasa marahmu?
Dalam Efesus 4:26-27, rasul Paulus memberikan nasihat bijaksana tentang mengelola kemarahan: “Apabila kamu marah, janganlah berbuat dosa; janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu, dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.” Dari ayat iniada 2 hal penting yang perlu diperhatikan ketika marah. Pertama, marah bisa membawa kita pada dosa, oleh sebab itu kita harus mengendalikan rasa marah kita.
Kedua, jangan menyimpan rasa marahmu terlalu lama. Mengapa? Karena marah berkepanjangan merusak hubungan baik dengan orang lain oleh karena itu, mari kita kenali tanda-tanda meningkatnya emosi sejak awal. Ketika kita merasakan amarah, tarik napas dalam-dalam, berhenti sejenak, dan renungkan perbuatanmu sebelum bereaksi lebih lanjut.
Ingatlah tips berikut ini disaat emosimu mulai memuncak!
- Duduk atau berbaring dengan nyaman dan letakkan ujung lidah di langit-langit mulut, tepat di belakang gigi depan atas.
- Tarik napas perlahan melalui hidung selama 4 detik.
- Tahan napas selama 7 detik.
- Buang napas perlahan-lahan melalui mulut selama 8 detik, dengan suara mendesis.
Doaku: Tuhan Yesus, jangan biarkan iblis menguasi hati dan pikiranku, melainkan kuat kuasa-Mu saja ya Tuhan yang berkuasa atas diriku, Amin