Bacaan: Lukas 10:25-37
Nats: “Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?” Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” (Lukas 10:36-37)
Suatu hari, seorang anak bertanya kepada ibunya bagaimana agar ia dapat bertemu dengan Tuhan Yesus.
- Anak : Bu, gimana caranya supaya aku bisa ketemu Tuhan Yesus?
- Ibu : Berdoalah sayang…
- Anak : Bukan Bu, aku ingin ketemu Tuhan Yesus di Surga!
- Ibu : Kalau begitu, kita harus menerima Keselamatan dari Tuhan Yesus agar kita bisa masuk surga dan bertemu dengan-Nya di sana…
- Anak : Bagaimana caranya agar aku bisa mendapatkan keselamatan itu, bu?
- Ibu : Suatu hari, ada seorang yang hendak pergi ke kota Yerikho. Namun di tengah perjalanan ia dirampok, dipukuli dan ditinggalkan dalam keadaan hampir mati. Beberapa waktu kemudian, datanglah seorang yang pemuka agama melewati jalan itu, tetapi ia justru menjauhi dan tidak menolongnya. Kemudian, lewatlah juga seorang pejabat gereja di sana, namun ia juga tidak memberikan pertolongan, malah justru melewatinya dari seberang. Padahal… orang yang hampir mati itu adalah sesamanya. Tidak lama kemudian, datanglah seorang asing yang lewat jalan itu, lalu menolongnya sampai ia sembuh. Belas kasih orang asing inilah yang diteladankan oleh Tuhan Yesus, nak. Keselamatan itu bisa kita dapatkan kalau kita melakukan apa yang telah Tuhan Yesus teladankan dan ajarkan kepada kita. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh orang Samaria yang baik hati tadi, menolong orang asing, yang berbeda dengannya, tanpa pamrih dan totalitas! Kalau keselamatan itu kita terima, cepat atau lambat kita pasti akan bertemu Tuhan Yesus. Amin.
Doaku: Tuhan Yesus, suatu saat nanti aku ingin bertemu denganMu di Surga Baka. Saat ini, tuntunlah aku untuk memiliki hati seperti orang Samaria. Amin.