Bacaan: Efesus 4:29
Nats: “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia” (Efesus 4:29)
“An**** kamu! “ Ucap Wawan kepada Lukas yang tidak sengaja menabraknya. Walaupun Lukas meminta maaf, Wawan tetap marah besar. Mengapa anak geng banyak yang suka mengumpat? Karena perilaku anak geng suka menular ke anggota yang lainnya, maka banyak sekali anak yang mengumpat.
Apa itu mengumpat? Mengumpat adalah berkata kotor. Kata An**** atau Gob*** atau lainnya mudah sekali keluar dari mulut kalau sedang marah atau kesal. Akhir-akhir ini, perkataan kotor atau mengumpat sering diucapkan oleh siapapun juga. Didengar saja tidak enak, apalagi kalau dirasakan, pasti akan membuat hati tidak tenang. Hati-hati ya, pertama kali mencoba berkata kotor lama-lama bisa keterusan.
Perkataan kotor akan menyakiti hati yang mendengarnya. Sakit hati itu akan dirasakan lebih lama ketimbang sakit di badan. Ibaratnya, kalau luka karena jatuh, sehari atau dua hari luka akan mengering lalu sembuh. Sedangkan luka karena sakit hati bisa dirasakan selamanya. Nah, teman-teman pasti tidak mau kalau ada anak atau orang lain yang sakit hati pada kalian bukan? Jadi, berkatalah yang baik-baik ya!
Doaku: Tuhan Yang baik, bimbinglah aku agar selalu mengingat untuk berkata yang baik kepada sesamaku, Amin.
