Bacaan: Daniel 3:1-30
Nats: “…tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga kedalam perapian yang menyala-nyala…” (Daniel 3:15)
Di sekolahnya, Tian berteman dengan semua orang tanpa membeda-bedakan. Suatu hari, ada beberapa teman yang mengajak bermain mobil RC di hari minggu jam tujuh pagi. Tian bimbang, hari minggu jam tujuh kan waktunya beribadah di gereja? Padahal teman-temannya itu mengancam, jika tidak datang maka tidak dimasukkan ke dalam anggota kelompok mereka. Tidak punya grup, tidak ada teman dan dikucilkan saat disekolah.
Tian membaca Firman Tuhan hari ini tentang Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang terancam dihukum ke dalam perapian yang menyala-nyala karena tidak mau menyembah patung seperti perintah raja. Mereka akhirnya benar-benar dihukum karena tidak taat pada raja tetapi Tuhan tidak membiarkan Sadrakh, Mesakh dan Abednego celaka. Tuhan mengirimkan malaikat untuk menemani mereka. Dan…ajaib. Sadrakh, Mesakh dan Abednego juga tidak terbakar oleh api. Setelah membaca kisah Sadrakh, Mesakh dan Abednego, Tian memilih datang ke gereja dari pada datang bermain RC. Tian siap tidak mempunyai teman jika teman-temannya akan menjauhinya. Dia juga tidak kuatir atau takut sebab Tuhan pasti akan mengirim teman yang lain yang mau bermain dengannya.
Tantangan: Sadrakh, Mesakh dan Abednego adalah nama yang diberikan orang Babel kepada mereka. Nama asli mereka adalah:
- Sadrakh: ________________________
- Mesakh: ________________________
- Abednego: ________________________
Doa: Tuhan Yesus, sertai aku dalam memutuskan agar setia dengan perintahMu. Amin.