Bacaan : Kisah Para Rasul 16:19-31
Nats:”Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.” (Kisah 16:25-26)
Saya mau bertanya pada teman-teman, apakah kalian pernah berbicara dengan teman atau ribut sendiri ketika berdoa dalam ibadah anak atau kalian diam saja tidak mau bernyanyi ketika memuji Tuhan ? Jika pernah, mari kita belajar dari bacaan kita hari ini.
Dalam bacaan ini, kita dapat mengetahui bahwa Paulus dan Silas ditangkap dan dimasukkan penjara karena mereka memberitakan Injil Yesus Kristus. Meskipun Paulus dan Silas dimasukkan penjara, mereka tetap berdoa dan memuji Tuhan. Dengan sungguh-sungguh mereka berdoa dan memuji Tuhan. Sungguh ajaib. Doa mereka didengar oleh Tuhan dan Tuhan membukakan pintu penjara. Peristiwa hebat ini membuat para penjaga menjadi percaya kepad Yesus Kristus.
Nah…sekarang kalian tahu bahwa pujian dan doa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh sangat besar kuasanya, maka sekarang jangan malas-malasan ketika berdoa dan jangan diam saja ketika memuji Tuhan.
Aktivitas: Tulislah doa-doa yang akan kalian naikkan kepada Tuhan.
| Hari | Pokok Doa |
| Senin | |
| Selasa | |
| Rabu | |
| Kamis | |
| Jumat | |
| Sabtu | |
| Minggu |
Doa: “Tuhan, ampunilah saya jika selama ini saya hanya ramai sendiri ketika berdoa sehingga banyak teman yang terganggu. Amin.”