Boneka atau Teman? Pancaran Air Hidup Junior 21 Februari 2023

21 February 2023

Bacaan: Yeremia 10:3-5
Nats: Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun tidak dapat (Yeremia 10:5c)

Dengan kesal, Nia bercerita pada boneka kesayangan tentang sikap Desi hari ini. Desi telah mengabaikan dirinya. Desi lebih suka bermain dengan Rasya dari pada dengan dirinya. Itulah yang membuat hati Nia kesal sepanjang hari ini.

Ibu mengamati gerak-gerik Nia, lalu bertanya pada Nia apa yang sedang terjadi pada dirinya, tetapi Nia diam saja. Ia tidak mau bercerita apa yang sedang dialaminya. Lalu kata ibu kepada Nia, “Anakku, jika kamu tidak mau bercerita pada ibu, tidak apa-apa. Yang penting jangan sampai hatimu sedih berlarut-larut, sehingga ibu tidak lagi melihat senyum bahagiamu.” Lalu kata Nia pada ibunya, “Akh…ibu. Mengapa ibu berkata demikian? Aku sudah bercerita apa yang terjadi pada boneka kesayanganku.” Dengan lembut ibu berkata, “Apa kata bonekamu tentang apa yang kamu rasakan?” Jawab Nia, “Waduh…ibu ini aneh. Tentu saja boneka tidak bisa memberi jawab. Khan nggak bisa berbicara.” Dengan tersenyum, ibu menjawab, “Betul….katamu. Boneka tidak bisa merespon apa yang kamu rasakan. Jika kamu hatimu kesal, mengapa tidak bercerita pada ibu. Siapa tahu ibu bisa bantu memecahkan masalahmu”.

Teman-teman, setiap orang membutuhkan teman untuk mendengarkan cerita sedih maupun gembira. Jika kita bercerita pada benda mati, seperti boneka maka kita tidak mendapat respon dari benda mati itu. Sebaliknya, jika kalian bercerita pada teman atau orang tuamu, maka kamu akan mendapatkan jalan keluar jika mendapatkan masalah.

  • Dengan siapakah kamu berbagi cerita? ….
  • Mengapa kamu senang bercerita padanya? …

Doaku: Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah mengirimkan seorang teman yang setia mendengarkan cerita suka dan dukaku, Amin.

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak