Bacaan: Yesaya 59:2-3
Nats: “tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Yesaya 59:2)
Teman-teman pada renungan sebelumnya, kita telah mengingat lagu sekolah minggu dengan lirik bohong.. bohong.. bohong.. bohong.. itu dosa! Lagu itu mengingatkan kita bahwa sebagai anak Tuhan kita tidak boleh berbohong.
Firman Tuhan kita hari ini juga mengingatkan kita teman-teman, untuk tidak berbohong. Sebagai anak Allah kita tidak boleh melakukan kejahatan. Kejahatan adalah tindakan yang sangat buruk dan tidak disukai oleh Allah. Itu dapat membuat kita jauh dari Allah. Itu adalah dosa. Pada ayat 3, salah satu kejahatan yang harus kita jauhi karena membuat kita jauh dari Allah adalah mulut yang mengucapkan dusta.
Kita perlu ingat teman-teman bahwa Tuhan itu kudus, suci dan menyukai kejujuran. Itu sangat berbeda dengan dusta yang berarti berbohong, tidak benar. Jika kita terus mengucapkan dusta, itu berarti kita tidak bisa bersama-sama dengan Allah yang kudus, suci dan menyukai kejujuran. Dan pada akhirnya dusta akan menghalangi hubungan kita dengan Allah.
Maka dari itu untuk terus menjadi anak Allah kita harus belajar untuk terus berkata jujur supaya kita tidak terpisah dari Allah.
Aktivitas: menyanyi bersama
“Aku Senang Jadi Anak Tuhan”
Aku senang jadi anak Tuhan(3x)
anak Tuhan tak boleh bohong
bohong.. bohong.. bohong.. bohong.. itu dosa! (3x)
anak Tuhan tak boleh bohong
Doa: Terima kasih Tuhan aku diingatkan untuk selalu jujur agar tidak terpisah dari-Mu. Amin.