Mengambil Keputusan dengan Benar Pancaran Air Hidup Junior 19 November 2021

19 November 2021

Bacaan: 1 Raja 3:16-28
Nats: Ketika seluruh orang Israel mendengar keputusan hukum yang diberikan raja, maka takutlah mereka kepada raja, sebab mereka melihat, bahwa hikmat dari pada Allah ada dalam hatinya untuk melakukan keadilan (1 Raja-Raja 3:28)

Ada satu deklamasi yang diajari guru TK dan sampai sekarang saya masih mengingatnya. Judulnya : KELINCI DAN KERA.

Dua ekor kelinci berebut sepotong roti. Mereka minta tolong kepada kera
Kera membelah roti menjadi dua. Ditimbang-timbang berat yang kanan dimakan,
berat yang kiri digigit. Lama-lama rotipun habis.
Dua ekor kelinci tinggal menangis

Menurut kalian, apakah perbuatan yang dilakukan oleh kera benar? Bukankah roti itu bukan miliknya tetapi ia menghabiskannya. Kera dimintai tolong untuk membagi roti dengan adil agar kedua kelinci itu mendapatkan bagian yang sama. Tetapi sayang…….rotinya malah dihabiskan oleh kera.

Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh raja Salomo. Raja Salomo tidak mengambil bayi yang diperebutkan itu, tetapi ia mencari cara bagaimana menemukan ibu kandung bayi yang masih hidup. Dan akhirnya ia mendapatkan ibu kandung bayi itu. Raja Salomo dapat mengambil keputusan dengan tepat karena Tuhan telah memberinya hikmat sehingga dapat mengambil keputusan dengan benar.

Teman-teman…..kita belajar di sekolah, pergi beribadah ke Gereja dan mendengarkan pengajaran orang tua bertujuan untuk melatih kita bisa mengambil keputusan dengan benar. Mengambil keputusan dengan benar sangat dibutuhkan agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Mengambil keputusan dengan benar membuat kita tidak menyesal di kemudian hari.

Yuk….kita cari perbedaan yang ada pada dua gambar di bawah ini:

Doaku: “Tuhan, ajarlah aku untuk melatih diri dalam mengambil keputusan agar tidak salah mengambil keputusan, Amin.”

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak