Bacaan: Kisah Para Rasul 15:1-12
Nats: “Dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman.” (Kisah Para Rasul 15:9)
Gereja Roni dan Andi mengadakan ibadah gabungan dengan gereja lain. Ada yang berasal dari GKI. Ada juga yang berasal dari GPdI. Ada juga yang berasal dari gereja MDC (Masa Depan Cerah). Ada juga dari gereja Mawar Saron dan masih banyak lagi gereja-geraja lain diundang untuk mengikuti KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) Anak. Wao…banyak sekali yang hadir dan semua anak sangat antusias mengikuti ibadah tersebut. Meskipun tata cara beribadah berbeda dengan biasanya, tetapi semua anak yang hadir sangat menikmati ibadah tersebut.
Teman-teman, setiap gereja mempunyai cara beribadah sendiri-sendiri, yang tentu saja berbeda dengan gereja kita, meskipun berbeda kita menyembah hanya kepada Yesus Kristus. Itu berarti di dalam Kristus, semua perbedaan telah disatukan.
Hal ini sama dengan pendapat Rasul Paulus bahwa bangsa-bangsa lain yang sudah percaya kepada Yesus telah disatukan sehingga perbedaan yang ada tidak boleh menjadi pertengkaran. Wah…sungguh menyenangkan mendengarkan cerita Rasul Paulus ya.
Teman-teman, marilah kita saling menghargai setiap tata cara ibadah dari gereja lain, yang tidak sama dengan kita karena kita ini adalah satu tubuh di dalam Kristus.
Teman-teman, tulislah perkataan Rasul Paulus pada semua yang hadir dalam persidangan di Yerusalem, sehingga semua orang setuju bahwa bangsa lain tidak perlu melakukan adat istiadat bangsa Yahudi.
…..
Doaku: “Tuhan ajarkan aku untuk memiliki kerendahan hati dengan menghormati tata cara ibadah dari gereja lain, Amin.“