Bacaan: Matius 18:15
Nats: “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali” (Matius 18:15)
Rangga secara tidak sengaja menjatuhkan vas bunga kesayangan ibunya, karena takut dimarahi ia mengaku bahwa yang memecahkan vas bunga tersebut adalah sang kakak, Aditya. Kebetulan Aditya mendengar perkataan adiknya, tapi Rangga tidak tahu jika kakaknya ada dibalik pintu mendengarkan kebohongannya.
Di saat mereka sedang berduaan, Aditya menegur perbuatan Rangga yang telah berbohong pada ibu. Aditya juga menasihati adiknya apa yang dilakukannya adalah perbuatan dosa, karena ia sudah berbohong atau tidak berkata jujur.
Melalui Firman Tuhan dari Injil Matius 18:15, Tuhan Yesus mengajarkan kita cara menyelesaikan konflik dengan kasih dan kebenaran. Melalui cerita di atas kita dapat belajar bahwa:
- Jangan membiarkan orang lain melakukan perbuatan buruk. Aditya tidak membiarkan adiknya berbohong. Lalu dengan bijaksana ia menegur adiknya dengan kasih.
- Kasih dan kebenaran dapat menyelesaikan konflik. Sebagai kakak yang penuh dengan kasih, ia segera menasihati adiknya, sembari mengendalikan diri untuk tidak marah.
Teman-teman, ingatlah selalu bahwa Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk menangani konflik dengan kasih dan kebenaran. Firman Tuhan mengatakan bahwa: “Jika saudaramu berbuat dosa terhadapmu, tegurlah dia di antara kamu dan dia saja atau secara empat mata.”
Hening Sejenak Selama 1 Menit
Ingat Dan Memohon Ampun Kepada Tuhan Atas Dosa Dan Kesalahan Yang Telah Kamu Lakukan Terhadap Saudaramu selama seminggu ini
Doaku: Tuhan, tolonglah dan mampukanlah aku untuk dapat menyelesaikan konflik dengan kasih dan kebenaran. Amin