Anti Balas Dendam Pancaran Air Hidup Junior 17 Oktober 2026

17 October 2026

Bacaan: 1 Samuel 24:6
Nats: “… Beginilah firman TUHAN: Lakukanlah keadilan dan kebena berkatalah Daud kepada orang-orangnya: ‘Dijauhkan Allah kiranya dari padaku untuk melakukan hal ini… kepada orang yang diurapi TUHAN.” (ayat 6)

Suatu hari, setelah bertahun-tahun hidup dikejar-kejar dan diancam mati oleh Saul, Daud mendapat kesempatan yang sangat langka dan menggoda: Saul masuk sendirian ke dalam gua di mana Daud dan pasukannya sedang bersembunyi. Saul tidak tahu bahwa musuhnya ada di sana! Para pengikut Daud berbisik bersemangat: ‘Inilah kesempatanmu dari Allah! Selesaikan semuanya sekarang!’ Daud memang diam-diam mendekati Saul dan memotong ujung jubahnya sebagai bukti bahwa dia sudah sangat dekat dan bisa berbuat lebih jauh. Tapi Daud tidak melakukan lebih dari itu. Justru sebaliknya, hatinya langsung merasa tidak enak karena sudah berani melakukan itu kepada orang yang diurapi Allah.

Membalas dendam kepada orang yang sudah sangat menyakiti dan menzalimi kita mungkin terasa sangat memuaskan di pikiran kita. Kita bisa membayangkan betapa leganya perasaan itu. Tapi sebenarnya, memelihara dan menjalankan dendam hanya akan membuat hati kita semakin pahit, semakin keras, dan semakin jauh dari Allah. Daud mengajarkan kita pelajaran yang sangat susah dilakukan tapi sangat penting bagi kesehatan jiwa kita: maafkanlah orang yang sudah menyakitimu dengan tulus, dan serahkan semua keadilan sepenuhnya ke tangan Allah. Hati yang bebas dari kepahitan dan dendam adalah hati yang bisa semakin dekat, semakin tenang, dan semakin berdamai bersama Allah setiap harinya. Amin.

Doaku: Tuhan, hapuskanlah segala akar kepahitan dalam hatiku.Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak