Bacaan: 1 Samuel 19:2
Nats: “…Yonatan menceritakan kepada Daud: ‘Ayahku Saul berikhtiar untuk membunuhmu; maka waspadalah besok pagi.” (ayat 2)
Saat Daud sedang berada dalam bahaya maut yang paling serius dalam hidupnya, Yonatan tidak memilih untuk diam, pura-pura tidak tahu, atau bersembunyi agar aman. Dia memilih untuk sangat jujur dan secara aktif menolong sahabatnya meskipun itu berisiko sangat besar bagi dirinya sendiri — karena yang harus dia hadapi adalah ayah kandungnya sendiri, yaitu Raja Saul yang bisa sangat marah dan tidak terduga reaksinya! Yonatan membuktikan melalui tindakannya yang nyata bahwa persahabatannya dengan Daud bukan persahabatan yang hanya ada saat semuanya menyenangkan dan tidak ada kesulitan. Persahabatannya adalah persahabatan yang bertahan bahkan di saat paling berbahaya dan paling berat sekalipun.
Inilah ciri persahabatan yang sejati dan berharga: hadir dan bisa diandalkan bukan hanya saat semua baik-baik saja dan semua orang sedang tertawa bersama, tapi juga — dan terutama — saat keadaan menjadi susah, berat, dan penuh tantangan. Apakah kamu punya teman seperti Yonatan dalam hidupmu hari ini — teman yang berani jujur dan berani membantumu bahkan saat itu berisiko bagi dirinya sendiri? Dan yang lebih penting dan lebih mendasar dari itu: apakah kamu sendiri juga menjadi teman seperti Yonatan bagi orang lain di sekitarmu? Persahabatan yang sejati adalah salah satu hadiah paling berharga dari Allah — jagalah dengan setia dan dengan segenap hatimu!
Doaku: Tuhan, mampukan aku menjaga persahabatan yang kau beri. Amin
